Menanti (lagi) Datangnya Si Buah Hati
Assalamu ‘alaikum. Apa kabar sahabat? Semoga sahabat semua dalam keadaan sehat, sejahtera, dan bahagia. Begitu juga aku sekarang sehat, sejahtera, dan bahagia.
Bahagia? Ya, saat ini kami, aku dan istriku, sedang berbahagia menanti buah hati kami yang ketiga. Sudah hampir lupa bagaimana rasanya menanti buah hati. Kalau istriku sih, masih agak takut. Soalnya masih terasa susahnya melahirkan. Apalagi, kali ini kami sedang berada di negeri orang. Jauh dari keluarga yang dulu sangat membantu kami dalam mempersiapkan kelahiran anak-anak kami.
Dulu, anak pertama sangat kami nantikan dan memang rencanakan. Pakai acara menghitung-hitung tanggal berapa yang paling baik buat anak kami ini. Tetapi anak kedua tidak dalam perencanaan. Umur anak pertama kami waktu itu baru 6 bulan, masih sangat membutuhkan perhatian yang penuh dari orangtuanya.
Rasanya kaget setengah mati waktu menguji kehamilan anak kedua. Lutut lemas dan perasaan gundah karena belum siap untuk anak kedua. Tapi kami terima titipan Allah yang sangat berharga ini. Mudah-mudahan jadi jalan kebahagiaan buat keluarganya.
Calon anak yang ketiga inipun tanpa perencanaan. Sebelumnya kami pikir cukup punya anak dua. Satu laki-laki satu perempuan rasanya sudah lengkap. Penjagaanpun sudah dilakukan cukup ketat dan selama 3 tahun ini sudah berhasil dengan baik. Mungkin memang rizki kami harus (menanti) punya anak yang ketiga.
Sekarang sih tidak terlalu sekaget waktu punya anak kedua (akunya lho, ngga tau istriku). Mudah-mudahan istriku diberi kesehatan, kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam menjaga janin yang ada dalam perutnya. Mudah-mudahan juga aku diberi jalan rizki yang cukup untuk menjaga dan membiayai pendidikan anak-anakku.
Jadi mau berdoa:
Bismillahirrahmanirrahim
Ya Allah, ampuni dosa kami sekeluarga. Beri kami kemudahan dalam segala urusan kami. Beri kami rizki yang berkah dan cukup untuk menafkahi keluarga dan juga membantu orang lain. Beri kami kesehatan, keselamatan, keberuntungan, ilmu yang baik, dan kebahagiaan dunia akhirat.
Ya Allah, jadikanlah keluargaku, anak-anakku orang-orang yang shaleh. Orang-orang yang selalu dalam perlindungan-Mu. Orang-orang yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi keluarga dan lingkungannya. Beri mereka rizki yang halal dan berkah. Beri mereka ilmu yang bermanfaat. Beri mereka jodoh yang baik dan bisa membahagiakan mereka Ya Allah. Beri mereka kebijaksanaan dan kesehatan.
Rabbana Hablana min Azwajina wa dzurriyatina Qurrata ‘Ayun. Waj ‘alna lil muttaqiina imaama. Robbi zidni ‘ilma war zuqni fahma.
Aamiin Ya Rabbal ‘aalamiin.



Add a comment