Aku mau cerita lagi nih, tentang kehidupanku di negeri orang, Malaysia. Sebenarnya perjalanan ke Malaysia dari Indonesia sebentar saja. Dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, atau Surabaya berkisar 2 jam naik pesawat terbang. Kalau dipikir-pikir sih, seperti jalan-jalan dari Bandung ke Jakarta. Dekat dan Cepat.
Tempat tinggalku di Malaysia adalah Kota (Bandar) Seri Iskandar, masuk ke Perak Tengah, Negeri (Propinsi) Perak. Kalau dari Kuala Lumpur sekitar 3,5 jam perjalanan Bis Express. Jadi kalau dihitung waktu perjalanan Jakarta – Seri Iskandar , ya masih lebih cepat dibandingkan dengan perjalanan pulang kampung keluargaku dari Jakarta ke Cijulang.
Tapi tempat ini jauh banget dari tempat hiburan. Bayangkan, kota paling dekat adalah Ipoh yang merupakan ibukota Negeri (Ibukota propinsi) sekitar 50 km atau hampir satu jam perjalanan. Tempat wisata terdekat adalah Pulau Pangkor, jaraknya juga 50 km. Tempat tinggal kami dikelilingi oleh gurun-gurun pasir. Maklum deh dulunya tempat penambangan timah.
Kalau buat aku sih ga masalah tidak terlalu dekat dengan hiburan. Tapi yang kasihan keluargaku. Kalau ada acara jalan-jalan bareng mahasiswa Indonesia, senang sekali mereka. Tapi kalau ga ada acara, ya paling banter main ke kampus lagi. Setidaknya dengan main ke kampus, istriku ngga ketinggalan berita dari Indonesia. Anak-anak sih belum ngerti masalah rindu kampung halaman kali ya, jadi ngga masalah. Yang penting bisa ketemu dengan kawan-kawan dan main bareng.
Udah dulu deh, nanti disambung lagi. Sekarang harus pulang dulu, bantu-bantu kerjaan istriku yang sedang hamil anak ketiga. Do’akan ya mudah-mudahan ibu dan anaknya sehat. Bapaknya juga hehehe.
