Entries RSS Comments RSS

Main Futsal

Home

Selamat berjumpa hari baru yang ceria.

Cerita ini dimulai kemarin, ketika ada instant message dari kawan yang menanyakan kesediaanku ikut main futsal di kampus jam 8 pagi. Karena sudah lama ngga berolah raga, aku pun langsung menyetujuinya.

Malam harinya, kawanku ini datang lagi untuk pinjam drink jar. Kebetulan di antara mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di sini, kayaknya cuma aku yang punya drink jar. Ah daripada ngerepotin bolak balik bawa drink jar mending aku tawarkan saja biar aku yang bawa minumannya. Akhirnya aku dibekali sirup dua botol dan uang untuk membeli es batu. Sambil diwanti-wanti jam pertandingan adalah jam 8 pagi.

Air minum sudah aku siapkan dari malam, jadi besok pagi tinggal beberes pakaian sama bekal makanan aja. Paginya kami sekeluarga sudah mulai sibuk. Aku sudah mulai senewen karena sudah dekat jam 8 pagi, kami belum siap. Anak-anak masih didandani, bekal masih disiapkan, wah kayaknya ngga akan siap jam 8 pagi nih.

Istriku sih cuma bilang, tenang aja ngga akan terlambat. Memang sih, ketika aku datang pukul 8.30 belum terlihat ada orang yang datang di lapangan. Meskipun demikian aku tetap merasa ngga nyaman. Seharusnya aku bisa datang tepat waktu, regardless sudah ada orang atau tidak setidaknya aku ngga terlambat.

Anyway, setelah istri dan anak-anak didrop ke office, aku langsung ke lapangan lagi. Kali ini sudah ada permainan pemanasan. Setelah itu, barulah kawan-kawan yang tinggal di luar kampus datang berkelompok. Pertandingan futsal yang diadakan adalah antara kawan yang tinggal di luar melawan yang tinggal di dalam kampus.

Langsung saja deh, pertandingan dimulai. Seru juga. Sebenarnya pada awal pertandingan gawangku (aku jadi kiper) sudah sering terserang. Bahkan ada satu tembakan yang lolos dari hadanganku. Tapi aku juga ngga liat, tembakan itu masuk atau tidak. Kalo yang nembaknya sih bilang masuk. Tapi pemain yang lain (maksudnya dari timku) bilang masuk dari sisi gawang, bukan dari depan gawang.

Selepas beberapa menit, akhirnya keluar juga taji para pemain luar kampus. Padahal kami yang di luar kampus sudah bapa-bapa lho, sedangkan yang di dalam kampus mayoritas belum menikah. Sampai terjadi tiga gol dalam waktu yang berdekatan.

Selepas 30 menit main, kami istirahat dan pindah tempat. Tapi kali ini pasukan lawan sudah makin bagus dan gawangku kebobolan sampai dua kali. Ah, bosen deh jadi kiper. Aku minta kawanku untuk menggantikan jadi kiper. Aku maju, ngga punya posisi tetap pokoknya kejar bola sampe cape.

Gawang kami kebobolan lagi untuk kedudukan imbang 3 – 3. Wah, hari udah makin panas dan kami sudah ngga nyaman mainnya. Saking panasnya, kayaknya aku juga udah makin brutal deh hehehe. Sampe ada yang ngeluh aku koq mainnya kasar. Maaf ya, kendali diriku masih kurang kuat.

Supaya cepat berakhir, permainan dibatasi beberapa menit lagi atau sampai terjadi satu gol lagi. Ternyata, timku berhasil memasukkan sebuah gol lagi dari hasil umpanan ke belakang yang disambut tendangan langsung ke gawang.

Selesai deh acara main futsalnya. Foto-foto, dan minum-minum sampai minuman yang kau bawa dari rumah habis tandas. Lumayan cape sih, bahkan aku langsung tertidur di office. Bangun tidur semua badan terasa pegal. Wah, bener-bener udah kelamaan ngga olahraga nih.

Sekarang, tinggal tunggu foto hasil acara itu di upload oleh kawan-kawan. Mudah-mudahan ada acara futsal lagi dilain waktu.

  • Share/Bookmark

Leave a Reply