islamisasi vs kristenisasi
Di bawah ini, kiriman dari teman saya sehubungan heboh pelem my hope di RCTI tea:
hehe tapi maaf, sangat subyektif dari kacamata saya loh..
ini juga karena melihat begitu “gereng”nya umat islam menghadapi misionaris kristen..
saya gini-gini kan tergolong “korban” islamisasi, ya ga sih??
walau saya tuh memilih islam karena diri sendiri, tanpa intervensi siapapun..
tetap saja dimata keluarga, saya tuh korban islamisasi..
dulu gereja saya di lampung -eka kristi- tuh seberangnya masjid apa gitu..
ga nyangka kalau suara adzan lebih merasuki saya daripada lonceng gereja..
maklum adzan kan 5 kali sehari.. ari lonceng gereja cuma malam natal aja..
misa minggu juga ga pake onceng natal..
emang mau dibom bunyiin lonceng sering-sering??
nah, kalau saya boleh menyimpulkan sedikit.. kurleb:
- kalau kristenisasi sering diidentikkan dengan kasih makan atau indomie..
ga salah juga deh, dan emang iya sih..
masuk islam tuh kelaparan..
sementara masuk kristen tuh malah jadi ga kelaparan..
hampir banyak cerita mualaf, awalnya mereka kelaparan..
dan maaf.. tidak ada tuh zakat tuk mualaf, minimal dari pengalaman saya jadi mualaf..
konon syafi’i antonio itu juga awal islam tidur di emperan toko..
boikot ekonomi itu masalah mualaf dan jarang muslim mau tahu ini..
(mungkin karena muslim sendiri juga susah kali ya??
)
- kalau dibilang kristenisasi itu didanai dunia..
ah, banyak dakwah islam yang juga didanai para raja minyak arab itu..
bahkan islam transnasional itu juga didanai banyak dari timur tengah.. tempat asal gerakan itu sendiri..
konon katanya begitu.. ga tahu deh.. gelap
- kalau kristenisasi dituding lewat pernikahan..
islamisasi juga sama saja..
tetangga sebelah saya mualaf karena nikah..
dan duh, masalah adaptasi dengan komunitas muslim juga jadi kendala loh..
saya merasakannya dan tetangga saya itu juga merasakan..
realitas islam itu benturan keras tuk mualaf..
maka sekarang banyak organisasi mualaf..
baik yang digawangin Irena Handono juga dari kelompok islam thiong hoa..
saya pernah diminta karisma, menolong seorang mahasiswi TL yang akan masuk kristen..
harapannya saya bisa menggugah kembali iman islam nya..
saya ya bicara tauhid saja, wong karena itu saya masuk islam..
giliran dia bilang orang kristen itu hangat, baik, bersahabat, sementara islam kudu gini kudu gitu..
hehe.. saya ga bisa komentar.. karena realitas itu juga punya saya..
salah deh karisma meminta tolong pada saya..
belum lagi, kalau lihat dewi hughes, tamara blesinki, unique pricilla..
mereka tuh kan kandas berumah tangga dengan muslim..
malah terindikasi KDRT..
kurleb begitu..
sementara yang lucu tante temen saya..
dia meninggalkan iman islam demi menikah dengan kristiani..
e, sekarang suaminya yang nashoro itu malah selingkuh dengan mantan pacarnya yang muslim dan mau masuk islam..
aneh bin ajaib..
di keluarga mama saya juga ada dua paman yang nikah dengan wanita orang jawa..
orang jogja dan orang jepara.. pakai ijab kabul ala islam..
hehe, paman saya tetap saja tuh ga sholat dsbnya.. baginya itu hanya tuk nikah saja..
sementara ada suami tante saya dari papa, masuk islam karena jadi kontraktor di jatim..
serius sampai mondok dan belajar kitab kuning..
tapi kembali lagi tuh ke kristen..
kata tante saya sih, ya karena pusing sendiri dengan orang islam..
juga karena masalah ekonomi.. hehe..
saya aja nih yang tergolong “sangat nekad dan taat” berislam di mata keluarga..
berjilbab, berkomunitas di kalangan muslim, juga menikah dengan muslim..
walau mereka ga tahu persis, kalau saya sampai ‘ambruk’ juga berhadapan dengan realitas muslim..
ya begitulah problem pindah agama..
dari melihat semua itu..
kesimpulan saya cuma satu.. “MANDIRI-lah dalam beragama..”
ga sekedar mandiri dalam arti bisa membiayai diri sendiri..
tapi lebih pada mandiri dengan keyakinannya..
maka dakwah itu jangan diarahkan tuk hanya ‘mencari pengikut’..
apalagi cari suara (oops..!)
dakwah harus diarahkan menjadikan umat mandiri dalam keimanan juga mandiri dalam realitas keberagamaannya..
kalau sekedar diarahkan menjadi pengikut..
resikonya ya jelas..
gilliran ada yang lebih menjanjikan -baik secara ekonomi maupun pemikiran-
maka sangat mudah bagi umat tuk pindah dan mengikuti yang menjanjikan itu..
termasuk mengikuti nabi baru tea..
mbok ya o… islam jangan begitu..
maunya, anti kristenisasi.. tapi mualaf aja, ga bisa digarap baik..
padahal mualaf itu kan sedang sangat ingin-inginnya mengenal islam..
apalagi tuk mengurus umatnya yang begitu besar dan beragam ini..
cobalah sedikit bercermin,
dan mau tahu bagaimana dipandang dari kacamata luar..
agar kita obyektif melangkah ke depan..
jangan sampai kesannya umat islam memang ga siap menghadapi globalisasi, liberalisasi, individualisasi dan si-si-si-si lainnya saat ini..
jangan masih bak katak dalam tempurung masa lalunya..
dan satu hal lagi..
hidup itukan pasti ada yang suka dan ada yang ga suka..
jadi ya.. belajar obyektif aja kali ya..
dan terus mengevaluasi diri..
gitu ga sih??



This post has 22 comments
December 21st, 2007
Apapun agamanya (punya ato gak punya) minumnya teh botol sosro!
December 21st, 2007
iklan yah, hehehe. Aku suka air bening ajah, ngga pake es.
December 27th, 2007
pokona mah lakum dinukum waliyadin (buat kamu agama kamu, buat aku agamaku…jangan maksain orang masuk agama lain)…ok
see me on http://myphonex.blogspot.com
January 11th, 2008
Yap….bener tuch LAKUM DINIKUM WALIYADIN (BUAT MU AGAMA MU DAN BUAT KU AGAMA KU)… jangan di lihat dari umatnya ( karena kesempurnaan hanya lah milik Allah SWT, tp lihat dari agamanya.. HANYA SATU YANG BENAR .. ISLAM, mo lebih jelas??? belajar Al-Qur’an
January 19th, 2008
wahh..kalo saya mah hidup IWAN AWALUDIN
February 14th, 2008
klo ente niat masuk islam, ente harus tau klo semua mualaf tuh pasti dapat ujian dari ALLAH SWT, semakin besar ujiannya semakin besar kedudukan ente bahkan ente bisa ngalain orang yang dari lahir uda islam, pesen ane,sebelum jadi mualaf pelajarilah islam.
February 29th, 2008
Saya salut dengan anda. Jujur, sopan, dan tak merendahkan agama lain. Dan itulah sebenarnya makna agama.
Saya seotang Kristiani. Dirumah saya bannyak Muslim. Mereka dan saya selalu bersahabat dan sering guyon masalah agama. Jangan salah!!! Mereka Islam yang yang rajin Sholat
March 5th, 2008
kalo masalah kristenisasi itu sih masalah pribadinya sendiri toh itu kaan hak asasi manusia tapi ……kalo di suruh milih gimana ya?yang penting jangan sampe ngerugiin orang deh.kita boleh milih agama tapi harus konsisten dan bertanggung jawab jadi nga ngerugiin orang intinya toleran deh.so met memilih dengan hati.
April 3rd, 2008
Bagus banget nih artikel.
Tetapi satu hal yg. perlu kita ingat (tanpa perlu mempertimbangkan mana agama yg benar), semua agama punya beberapa benang merah, di antaranya membela kebenaran dan cinta kedamaian(kaya super-hero aja). Lagi pula bangsa kita masih punya bertumpuk masalah yg. perlu kita garap bareng, tanpa perlu memandang beda di antara kita (meskipun sebagian masalah memang urusan pemerintah sih).
Pokoknya, “Majulah Indonesiaku!”
May 5th, 2008
artikel yg sgt menarik. saya adlh seorang muslim. teman2 bnyak jg yg kristen. satu hal yg penting, kita tidak boleh memaksakan suatu agama pd org lain. apalagi dg cara yg tidak bermoral. manusia itu hrs hidup saling menghargai, agr kedamaian dunia ini benar2 terwujud.
May 5th, 2008
Islamisasi ato Kristenisasi yang pasti itu kerjaan dan egonya manusia.Kita belajar dari Yang Maha Kuasa aja,ga ngebeda-bedain,klo kena ujan sama-sama basah.
May 20th, 2008
ente kebanyakan tuntutan tuh!
August 26th, 2008
Wahid said:
All religions insist on peace. From this we might think that the religious struggle for peace is simple … but it is not. The deep problem is that people use religion wrongly in pursuit of victory and triumph. This sad fact then leads to conflict with people who have different beliefs.
saya bukan pendukung gus dur tapi saya rasa kali ini dia benar.
September 4th, 2008
ikut nimbrung nih, sya mau coba jawab mengapa umat Islam sekarang ini sudah sangat jauh dari realitas Islam yang sebenarnya. itu semua karena Islam tidak lagi dipahami sebagai pandangan hidup/Ideologi yang dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh sebuah institusi (baca: Negara) sekarang ini diseluruh dunia sudah tidak ada lagi negara yang benar-benar menerapkan Islam seperti yang dicontohkan Baginda Rosululloh SAW. akibatnya tidak terlihat lagi Islam yang sesungguhnya. sekarang ini diseluruh dunia orang yang mengaku beragama Islam hanya sebagian saja mengamalkan ajaran Islam itu pun hanya menyangkut amal individu padahal buanyak sekali hukum2 Islam yang penyangkut pengurusan masalah-masalah ekonomi, politik, sosial kemasyarakatan dan lain-lain yang diperintahkan dalam ajaran Islam jadi tidak bisa dilaksanakan karena ketiadaan Institusi yang menjalankan negara berdasarkan syariat Islam. orang sekarang kalo ditanya apakah Islam itu? mereka menjawab Islam adalah syahadat, sholat, puasa, jakat, dan haji padahal Islam tidah melulu itu, Islam juga punya solusi sendiri mengurusi masalah ekonomi yang anti riba, Islam punya solusi masalah politik baik dalam maupun luar negeri bahkan seluruh aspek kehidupan ini, Islam punya solusinya sendiri yang khas yang berbeda dari ideologi-ideologi lain (kapitalisme dan komunisme) yang eksis didunia saat ini.
jadi kesimpulannya wajar jika banyak orang diluar Islam yang belum pernah mempelajari Islam dengan benar bahkan mungkin mereka mendapatkan informasi tentang Islam dari sumber yang justru memusuhi Islam, mereka tidak melihat keunggulan Islam dibanding Agama-Agama lain.
Yang jelas, bagi sodara2 yang non Muslim, anda sesungguhnya diseru untuk memeluk Islam dengan kerelaan anda sendiri. Islam tidak pernah memaksa seseorang untuk mengimaninya cuma kalau sudah mengucapkan ikrar Syahadat dan meyakini maknanya maka anda aka dipaksa untuk mentaati seluruh perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya.
yang maksa dalam kondisi sat ini adalah Syara dan keyakinan anda sendiri terhadap Sang Pencipta Allah Azza Wazalla, namun jika sudah ada sebuah institusi yang menjalankan Hukum Syara secara sempurna, maka Negara akan memaksa anda untuk melaksanakan seluruh ajaran Islam dengan benar, seperti sholat misalnya maka jika anda tidak sholat maka anda akan kena sangsi.
mingkin anda yang non muslim akan kesulitan memahami hukum syara, karena memang yang harus anda yakini dulu pertama kali adalah hal-hal yang menyangkut pokok-pokok akidah dulu sebelum beralih ke permasalahan Syara secara keseluruhan.
saran saya, gunakan lah akal anda untuk memahami kebenaran yang sesungguhnya yang berasal dari Sang Pencipta dan ikhlas kan lah hati anda untuk itu, karena hanya dengan hati yang ikhlas dan bersih maka kebenaran itu akan menghampiri anda Insya Allah. berdoalah kepada Tuhan yang sesungguhnya agar ditunjuki jalan yang benar diantara jalan-jalan yang ada yang sangat banyak itu.
Salam hangat dari soudaramu,
Hamba Allah
September 23rd, 2008
akibat dari kristenisasi, orang islam jadi tidak islami, mereka hanya memntingkan perut, tak peduli yang tahu adama, atau bahkan muaaf seklaian, jadi rusaknya sistem yang membentuk ahklakul karimah adalah kristenisasi, dan liberalisasi, sekarang bulan puasa, siapa yang paling banyak tidak puasa, jawabnya orang islam, kenapa? karena perutnya lapar. siapa yang korupasi, siapa yang jadi wts, siapa yang jadi hidung belang, semuanya mayoritas orang islam, lalu kemana ajaran al-Qur’an?. ajaran al-Qur’an telah dihapuslan oleh kenikmatan sesaat yang diciptakan oelh kristenisasi melalui liberalisasi, sehingga sistem kehidupan islam lumpuh. dihancurkan dari dalam, islam di indonesia katanya 90 % tapi berapa yang shalat, puasa, zakat, dan tanpa ma’siat. shalat dianggap katrok (bahasanya tukul).
dahlah pokoknya karena kristenisasi dan liberalisasi dunia islam dan sistem yang berjalan didalamnya hancur. orang tidak lagi peduli dengan tetangga, bahkan agama, banyak orang yang mengaku islam tapi justru melemahkan islam, ya seperti itu tadi.
coba kalau islam tidak dijajah dengan pola pikir kristenisasi dan liberalisasi, tatanan kehidupan akan indah, jujur, dan damai, tetapi dunia ada amerika, ada kristenisasi, ada kepentingan politik sesaat. dan ada setan. jadi begitu deh… tunggu aja jika ajalmu telah datang, baru kamu tahu……!
September 24th, 2008
klo saya mah…. pertanyaannya bukan kenapa orang kristen seperti ini kenapa orang islam seperti ini. orang kristen jadi seperti ini karena ini.. orang islam jadi seperti itu karena itu.
coba deh.. pelajari islam itu bner ga ?? Kristen itu bner ga ?? dimana letak kebenarannya ?? hahaha saya udah belajar mati2an tentang Islam, Kristen, Hindu , Budha. dan ternyata saya mengerti semua perbedaannya. {saya tidak akan menyebutkan agama saya}
pesan nih buat semua orang yang ingin belajar agama apapun. jangan liat manusia yang memeluk suatu agama. tapi liat apa perintah dari agama tersebut. banyak orang Islam malah ga sesuai dengan ajaran Islam, banyak Orang Kristen ga sesuai dengan ajaran kristen. sebenarnya itu salah dari manusianya sendiri bukan salah agamanya..
JANGAN MELIHAT BAGAIMANA ORANG KRISTEN ITU, BAGAIMANA ORANG ISLAM ITU. TAPI LIHATLAH BAGAIMANA AJARAN KRISTEN ITU DAN BAGAIMANA AJARAN ISLAM ITU….
September 24th, 2008
Orang Kristen yang brengsek ada, lebih lagi muslim brengsek di Indonesia buanyak sekali. Sebab Khan kita mayoritas. Tapi yang bikin aku muak ama Rizieq Shihab itu tuh kalau omong sepertinya benar sendiri. Pengikutnya juga pada mabok semua. dikasih perintah masuk sumur aja mau…apalagi masuk neraka… Disebelah rumahku ada gereja sederhana, tapi kasihan betul ketika ada kumpulan umat yang lagi apa itu nggak tahu namanya (pas nyanyi-nyanyi) eh…. anak buah Rizieq dg kata Allahuakbar… lempari batu sambil naik sepedamotor kurang lebih 20 an motor. Pecah tuh kaca jendela…orang2 dan anak2 pada lari ketakutan. Untung Abi keluar rumah dan mengusir mereka. Salah satu peserta front adalah tetangga tahu siapa itu Abi, lalu menyuruh mereka semua melanjutkan perjalanan.
Abi berinisiatif mendatangi pak pendeta yang kurus kering itu. Sambil minta maaf. Tapi yang membuat saya terkesima adalah jawaban pendeta itu ” Saya sudah memaafkan mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang diperbuatnya”.”saya sudah siap pak, sebagai minoritas pasti jadi bahan kalah-kalahan, dan selalu teraniaya, tapi saya tetap mendoakan semua yang menganiaya saya, supaya hidup mereka banyak barokah”.
Kata2 itu sungguh memukul batin saya yang mayoritas di negeri ini. Jadi istilah Kristenisasi ato Islamisasi hanya istilah lain dari Syiar saja. Bukan pemakaan.
October 4th, 2008
buat w sich innaddiina indallaahil islam agama yg paling benar itu agama islam, sama kaya umat lain agama paling benar itu agama yg dianutnya, kalo semua agama itu benar, knapa cuma memilih satu agama, hayo?!
October 6th, 2008
semua agama itu benar bagi pemeluknya. Semua akan lihat hasil pelukannya nanti.
October 16th, 2008
Sudahkah Anda bergabung di milis mualaf indonesia ? Bila belum, kunjungi http://groups.yahoo.com/group/mualafindonesia/
Kunjungi juga : http://amanah-land.blogspot.com/2007/06/tantangan-para-mualaf.html
November 13th, 2008
Agama itu adalah urusan pribadi dengan keyakinannya, bila semua org menjalankan itu yakin ga akan ada bentrokan antar umat beragama. yg jadi masalah adalah bila agama menjadi tameng untuk urusan politik ataupun lainnya… cuih…
November 18th, 2008
Salam,
Saya dari Malaysia, sangat menarik topik yang dibincangkan kalian. saya nak tumpang komen.
Pada pendapat saya, saya sependapat dengan mumet. agama adalah sangat peribadi dan kena diikut dengan keyakinan dan perasaan yang mandiri serta jauh dari pemikiran yang jahat. apa pun agama, x ada yang menyuruh menyakiti tubuh dan pemikiran orang lain kerna ia adalah dosa. saya orang kristen dan punya ramai teman islam. yang penting saya pelajari ialah, kita kena memahami, mengasihi, menghormati, menghargai antara satu dengan yang lain, bertolak ansur. Pasti damai sejahtera ujud dalam dunia ini.
Add a comment