Sejujurnya, kenapa kamu bikin blog? Coba gimana jawabannya kalo pertanyaan ini ditujukan padamu? Aku? Haiya, kalo sejujurnya, apa ya jawabanku?
Mungkin begini cerita jujurnya. Setelah berada beberapa bulan di kampung antah berantah ini, aku mulai merasa bahwa hidup di sini terkekang juga ya. Sebagai seorang mahasiswa, aku ga boleh cari uang dengan cara yang lain. Ya pendapatanku sudah tetap, dari beasiswa ini saja. Kalo buat hidup seadanya, ya cukup-cukup sajalah.
Tapi kadang-kadang seringnya aku punya keinginan yang lebih dibandingkan kemampuan. Pingin bisa jalan-jalan, pingin pulang ke Indonesia, pingin bisa bantuin ortu, pingin punya laptop canggih. Semuanya perlu uang. Kalo kata orang meskipun uang bukan segalanya, tapi segalanya perlu uang.
Uang dari beasiswa, cuma cukup buat hidup saja. Apalagi sekarang dua anakku sudah mulai sekolah. Wah, uang beasiswa tentu makin peret saja. Kalo dulu di Indonesia, aku bisa cari tambahan dari sana sini, sampai-sampai tambahannya bisa dua atau tiga kali gaji bulananku. Tapi sekarang koq, kayaknya ngga bisa berbuat apa-apa.
Kalo hasil pengamatanku, untuk memenuhi kebutuhan (yang tentu saja makin lama makin mahal) ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama dengan mengurangi kualitas hidup dengan pendapatan yang sama. Yang kedua adalah menambah pendapatan untuk mempertahankan kualitas hidup atau memperbaikinya. Tentu saja aku pilih yang kedua.
Jadi, pada awalnya aku bikin blog ini adalah untuk menambah penghasilan. Cita-citanya menarik uang dengan adsense. Tapi ternyata ngga mudah ya. Wong aku baru belajar menulis, ya sejak punya blog inilah. Lama-lama, tujuan membuat blog malah berubah. Daripada pusing mikirin koq ngga ada duit juga ya dari blog yang sudah susah payah dibuat, ya sekarang dibanting jadi tempat belajar menulis.
Terus terang, menulis bukanlah perkara gampang buatku. Maklum, tidak terbiasa dengan mengungkapkan pikiran dengan cara teratur dan menarik. Cuma, kalo melihat apa yang sudah aku bisa lakukan dengan menulis, ya lumayanlah sudah ada peningkatan.
Selain jadi tempat belajar, aku juga bisa berkenalan dengan banyak orang. Belajar hal lain seperti memahami kepribadian seseorang melalui tulisannya. Dulu, lumayan banyak blog lain yang aku singgahi. Misalnya simplyiyo, ya sempat mendapat bahasan di TV lokal dan cukup terkenal. Atau juga lihat blognya seleb seperti kangtutur, antosalafy, harapandiri, dll. Lumayan bisa belajar dari yang lain.
Tapi ternyata, orang lain juga tumbuh dan gugur blognya. Ada yang bikin blog terus ditinggal. Ada lagi yang sudah bikin blog disikat sama orang lain. Ada juga yang kena sikat sama penyedia jasa blog karena menyalahi term of servicenya. Dan, yang menyedihkan ada yang gugur, karena orangnya sudah ngga suka ngeblog lagi. Contohnya adalah simplyiyo hehehe.
Wah, dulu banyak lho yang nyambangi blog ini, apalagi setelah dapat liputan di TV. Orangnya juga ikutan pesta blogger beberapa waktu lalu. Udah jadi seleblog deh katanya. Tapi kayaknya sudah bosen ngeblog nih anak. Sampe-sampe domain punya dia expire. Sekarang, 3 Desember 2007, si blog cuma memperlihatkan cara mendownload mp3 saja. Memang sih, kalo lihat tulisannya juga semakin lama semakin tidak diupdate.
Nah, kalo blog aku ini gimana ya? Meskipun sudah tidak menjadi tumpuan untuk mencari uang lagi, sekarang sih masih semangat untuk belajar menulis. Masih banyak cita-cita menulis yang belum kesampaian nih. Apalagi sekarang makin sibuk dikejar tenggat tayang simposium, kayaknya bulan ini agak seret dah tulisannya.
Mudah-mudahan bisa tahan lama, sampe anak cucuku bisa melihat apa yang aku sudah kerjakan selama ini. Aaamiiin. Mudah-mudahan punya kamu juga deh, ngga bulukan dan karatan gara-gara ngga pernah disinggahi lagi.
Ayo, tetap semangat nge blog.
