Salam

Sekarang mau bikin tulisan yang sedikit nehnik. Kali ini tentang anti virus. Dalam suatu milis yang aku ikuti, banyak sekali pertanyaan atau permintaan tolong untuk “menyembuhkan” komputer yang terkena virus. Pertanyaan yang paling banyak adalah tentang nama virus berdasarkan gejala serangannya, cara ngobatinya, sampai cara memilih anti virus yang bagus.

Virus itu sebenarnya adalah program yang dibuat agar menimbulkan gangguan pada komputer. Selain mengganggu dia juga bisa menduplikasi dirinya sendiri dan menyebar ke komputer lain melalui perantaraan media komunikasi komputer. Media komunikasi ini misalnya: disk (usb flash disk, harddisk, disket) yang ditulis baca di banyak komputer, jaringan baik wired maupun wireless.

Gejala serangannya banyak. Ada yang bisa menghapus file, menampilkan tulisan, dan membebani prosesor, memori, serta jaringan. Ada yang gejala serangannya muncul segera setelah komputer terinfeksi ada juga yang muncul pada tanggal dan jam tertentu.

Kalau tidak mau terkena virus, tentu saja mudah: jangan pernah memakai disk yang pernah ditulisbaca di komputer lain dan jangan terhubung ke internet atau jaringan. Kalau terpaksa melakukan salah satunya, ya ngga mungkin bebas dari terkena virus. Paling banter hanya bisa mencegah, atau kalau sudah kadung terinfeksi ya mengobati.

Mencegah dan mengobati infeksi virus bisa dilakukan dengan bantuan anti virus. Saat ini banyak anti virus yang tersedia. Ada yang harus bayar dan juga ada yang gratis. Lalu mana yang paling baik? Pada dasarnya semua anti virus sama baiknya. Ada kelebihan dan kekurangan dari tiap-tiap produk anti virus.

Milihnya? Kalau aku milih yang gratis dan selalu terupdate definisi virusnya. Hampir semua anti virus komersial memiliki versi gratis. Yang populer diantaranya adalah:

  • avast!
  • AVG
  • AVIRA AntiVir
  • BitDefender
  • F-Secure Anti-Virus 2008 8.0
  • Kaspersky Anti-Virus
  • McAfee VirusScan
  • Microsoft OneCare
  • Norman SS Antivirus & Anti-Spyware
  • Sophos Anti-Virus
  • Symantec Norton Anti-Virus
  • ClamwinAV

Program anti virus biasanya tersedia gratis untuk pemakai komputer rumah. Kecuali mungkin ClamwinAV yang tersedia gratis karena memiliki lisensi GPL.

Aku sendiri pakai avast karena dia memiliki kemampuan anti virus, anti spam, dan adaware program. Contohnya saat menginstall program gratisan, dia mampu mendeteksi program dalam instalasi yang akan mengirimkan data-data pemakai ke server luar atau menerima data-data iklan dari server luar.

Setiap seminggu sekali program anti virus ini akan meminta update. Biasanya sih download di kantor terus instalasi di rumah. Update ini bisa update program maupun update database virusnya.

Tidak perlu menginstall banyak anti virus dalam satu komputer. Ada virus yang bisa di deteksi dan tidak bisa di deteksi. Kalau dengan salah satu anti virus masih ada virus yang masuk bukan berarti anti virus itu jelek. Update saja program dan databasenya. Dalam beberapa hari atau minggu biasanya sih sudah mampu mengenali dan membersihkan virus yang masuk itu.

Tapi kalau dalam keadaan terdesak, perlu yang cepat bisa gunakan distro linux yang khusus untuk maintenance dan membersihkan virus. Ini sih harus masuk dalam bahasan yang lain. Nanti deh disambung lagi.