Tambah Rezeki?
Beberapa waktu lalu ada gosip menyenangkan beredar diantara mahasiswa yang mendapatkan allowance dari universitas tempat saya belajar. Katanya uang allowance akan dinaikkan lebih dari 1/3 jumlah yang didapat sekarang. Tapi tunggu-punya tunggu, sampai awal kuliah semester ini tiba kenaikan itu tidak tampak ujung hidungnya. Namanya juga gosip.
Eh beberapa hari ini muncul lagi kabar angin mengenai kenaikan allowance dari perwakilan mahasiswa. Katanya akan mulai diterapkan awal tahun depan dengan peraturan kerja yang berubah juga. Masa sih, duit nambah tapi kerja ngga nambah. Ngga mungkin lah yaw.
Beberapa teman yang berpikiran untuk segera lulus, malah berpikir ulang. Lumayan lho, bisa nabung cukup banyak kalau seandainya uang bulanan di sini nambah. Kata mereka sih, ngga mungkinlah bisa nabung sebanyak itu kalau mengharapkan pendapatan di Indonesia. Jadi mereka mungkin memperpanjang lagi sekolah di sini, biar lebih banyak tabungannya.
Tapi ada dua issue yang mungkin harus saya cermati mengenai kenaikan pendapatan ini. Pertama, kalau mahasiswanya bertambah penghasilan, tentu karyawan juga ingin tambah. Padahal, kata orang-orang sudah cukup banyak karyawan yang mengundurkan diri karena tidak ada kenaikan penghasilan beberapa tahun terakhir. Padahal biaya hidup sudah berkali-kali naik. Bisa jadi, kenaikan pendapatan mahasiswa akan diiringi kenaikan pendapatan karyawan. Berita baik untuk keduanya. Tapi kalau cuma mahasiswa saja yang naik, kayaknya akan terjadi sedikit protes deh. Logis untuk karyawan kalau mereka berdemo. Yang lebih banyak bekerja, kan sebenarnya karyawan.
Issue kedua, mengenai tabungan. Buat saya sendiri, yang namanya rezeki itu datangnya darimana saja dan sesuai dengan jatah. Kalau memang jatah saya, bisa nabung banyak tentu ngga harus dari beasiswa saja. Bisa jadi dapat dari tempat yang lain di Indonesia. Lebih menyenangkan berada di Indonesia daripada di sini. Ngga perlulah saya memperlambat studi hanya karena pingin nabung uang yang banyak. Kalau bisa, saya ingin lulus dan kembali ke Indonesia secepatnya. Buat yang pingin lama-lama, ya silahkan saja. Tempat masuk dan keluar rejeki itu macam-macam, itu saja yang mau saya bilang.
Sementara ini, ya mencukup-cukupkan yang sudah ada deh. Mudah-mudahan berkah dan membawa kebaikan untuk keluarga saya. Aaamiiin.



This post has 3 comments
August 15th, 2008
Ya nggak apa2 sih biar mahasiswa dapat kelebihan allowance… asal jangan nanti kalau sudah bekerja (apalagi di pemerintahan) jangan melebihkan allowance sendiri untuk masuk kantong sendiri…..
August 16th, 2008
Salam Kak,
tentunya menyenangkan sekali kalau berita gembiranya menjadi kenyataan. Untuk lebih afdholnya, ya lebih baik di tanyakan saja langsung kepada Ketua Programnya, jadi bukan hanya sekedar gosip. Itu menurut saya sih…:-)))
August 21st, 2008
Mudah2an benar berita gembiranya. Untuk kerja di Indonesia, saya lihat ada gap…dari acara ngobrol dengan teman anak-anak saya, yang alumni Fak Ilmu Komputer UI, mereka rata-rata bekerja di Bank asing, di perusahaan minyak asing….dan segala bau asing deh…dan kayaknya mereka happy, gaji lumayan. Jadi, kayaknya bagi yang memang lulus bagus, pekerjaan tetap mudah…namun jadi sulit untuk yang kemampuan pas-pas an.
Add a comment