Entries RSS Comments RSS

Archive for October, 2008

Sakratul Maut

Monday, October 27th, 2008

Buat setiap manusia, sakratul maut itu adalah peristiwa spesial. Yang bisa menunggui orang yang sakratul maut pun adalah orang-orang terpilih. Tidak semua orang dekat bisa menyaksikan seseorang meninggalkan dunia ini. Begini ceritanya.

Pak Tuo (Uwak, Pak De) dari istri saya adalah adik-beradik 6 bersaudara. Pada saat itu dia sedang melanjutkan studi dengan beasiswa di Amerika Serikat. Biasanya sih kehidupan berjalan biasa saja, apa lagi sudah di semester terakhir kuliah, ya kegiatan di kampus sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Tetapi entah kenapa dalam seminggu itu setiap kali akan masuk ke kelas si pintu selalu terkunci dari dalam. Ketika dia meninggalkan kelas tersebut, orang lain dengan mudah bisa masuk ke ruang kelas tanpa terkunci dari dalam. Pas dia balik lagi ke kelas tersebut pintu sudah terkunci lagi tanpa bisa dibuka. Dia merasa ada sesuatu yang salah dengan kejadian tersebut yang menyebabkan dia berpikir untuk segera pulang ke Indonesia meskipun sekolahnya belum selesai. Sampai-sampai supervisornya juga bertanya kesungguhan dia untuk pulang karena kalau sudah pulang dia tidak akan bisa kembali lagi ke Amerika karena tiket kembali dari program beasiswa sudah dipakai. Akhirnya dia pulang juga ke Indonesia meskipun tidak akan bisa menyelesaikan sekolahnya.

Sesampainya di Indonesia ternyata ibunya sudah sampai tahap terakhir kehidupannya. Semua kegiatan seolah-olah sudah persiapan terakhir saja. Keenam anaknya sudah berkumpul semua. Harapannya sih, semua bisa menyaksikan saat-saat terakhir si ibu, sakratul maut. Tetapi ketika saat-saat terakhir itu kondisi si ibu yang sudah payah membuat tiga orang anaknya pergi keluar untuk mencari dokter sedangkan tiga anaknya yang lain dapat mendampingi si ibu menghembuskan nafas terakhir, salah satunya Pak Tuo istri saya itu. Aneh, tapi memang nyata. Kata-kata pembuka tulisan inilah yang disampaikan oleh Pak Tuo saya ke istri saya saat pulang dua minggu yang lalu ke Indonesia karena ayahnya sudah payah.

Mengenai persiapan terakhir, biasanya di hari-hari terakhir tubuh manusia yang akan meninggal itu sudah mulai membersihkan kotoran dari dalam tubuhnya. Jalan pembersihannya macam-macam. Kasus yang pernah disampaikan ke istri saya, ada yang selalu muntah-muntah. Ada lagi seperti mertua lelaki saya pada lima hari terakhir itu selalu pergi ke toilet untuk buang air besar dan air kecil Padahal ngga makan dan ngga minum. Hari ke lima itu juga sudah mulai menyampaikan salam ke malaikat maut. “Assalamu ‘alaikum malaikat maut, selamat datang”. Begitu katanya sambil menengok ke satu arah. Padahal ngga ada siapa-siapa di arah yang dilihat oleh mertua saya itu.

Beberapa orang meninggal setelah beberapa hari tidak sadar atau pingsan. Ini yang terjadi pada Uwak saya yang kepalanya terbentur lantai setelah jatuh dari pagar. Ayah istri saya juga sudah tidak sadar sejak beberapa hari sebelum beliau meninggal. Mungkin ada baiknya seperti itu. Menurut Rasul, saat paling sakit dalam kehidupan manusia adalah saat sakratul maut. Mungkin kalau tidak sadar rasa sakit sakratul maut bisa lebih ringan sakitnya. Sayang belum ada yang bisa cerita saat-saat sakratul maut ya. Kalau ibu melahirkan, katanya itu sudah dekat-dekat sakratul maut. Sakitnya luar biasa kata istri saya.

Saat-saat sakratul maut juga penuh dengan misteri. Saat Mak Tuo (Uwak perempuan, Bu De) istri saya akan meninggal istri saya sudah berniat ingin menginap di rumah sakit. Sudah siapkan pakaian dan perlengkapan mandi segala. Tapi menjelang jam dua belas malam istri saya kebelet pulang ke rumah. Akhirnya pulanglah dia diantar ayahnya. Sesampainya di rumah ayah istri saya merasa ngga tenang dan merasa harus segera pergi ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit hampir jam satu malam dan saat sampai di pintu kamar kakaknya sudah mulai proses sakratul maut. Untungnya ayah istri saya itu masih bisa mendampingi saat-saat terakhir kepergian kakaknya.

Ketika ayah istri saya akan meninggal, di rumah ada beberapa anggota keluarga yang ikut membaca quran. Bahkan mereka sudah datang dari subuh untuk sama-sama membacakan quran buat ayah istri saya. Sore harinya sekitar jam 7 malam beberapa orang pamit pulang. Beberapa orang keluarga lainnya juga sedang keluar membeli barang keperluan tapi tercegat macet di dekat rumah. Baru saja beberapa langkah yang pamit pulang pergi ternyata ayah istri saya meninggal. Akhirnya memang benar, hanya beberapa orang terpilih saja yang bisa ikut mendampingi sedangkan yang lainnya karena satu dan lain hal tidak akan bisa ikut.

Bagaimana sih detik-detik hembusan nafas terakhir itu? Beberapa orang yang akan meninggal sudah terasa dingin bagian bawah kakinya menjelang sakratul maut. Menurut penjelasan dalam agama Islam, nyawa memang dicabut perlahan dari bagian bawah dulu yang dikosongkan. Nafas juga cuma tinggal sekali-kali saja dan selang waktu ke nafas selanjutnya cukup lama. Mungkin sekitar 2 menitan. Ketika nyawa sudah sampai diujung, biasanya ada suara seperti ceklok. Istri saya yang menyaksikan ayahnya meninggal juga memang mendengar suara seperti itu. Setelah itu nafas berat sekali dan tenang. Alhamdulillah ketika meninggal tidak ada kejadian aneh yang berlaku. Pada saat yang tidak terlalu lama tetangga mertua saya juga meninggal. Karena ada penyakit usus, ketika sakratul maut keluar darah dari lubang-lubang tubuhnya. Misalnya dari mulut, hidung, telinga, dan bagian bawah.

Begitu saja sharing cerita sakratul mautnya. Mudah-mudahan bisa jadi pengingat karena kita pun satu saat akan segera menyusulnya. Sudah siap-siap?

In Memoriam, Mertua saya Tamerlan Tores Tahir. Meninggal dunia di Bandung, 15 Oktober 2008, jam 19.15. Mudah-mudahan amal ibadahnya diterima, dosanya diampunkan, urusan kubur dan akhiratnya dimudahkan. Aamiin.

  • Share/Bookmark

Avatar Aang, The Last Air Bender

Sunday, October 19th, 2008

Umur setengah baya masih suka nonton film kartun? Ya itulah saya. Udah kepala tiga seperti ini masih sering terpaku di depan TV atau layar komputer untuk menonton film kartun baik bersama anak-anak maupun sendirian. Suka sih. Dari yang lucu sampai yang seru.

Walt Disney masih jadi kegemaran apalagi dengan film-film barunya yang ngga cuma mickey dan donald aja. Ditambah lagi sekarang ada nickleodeon, dari mulai spongebob, dhany phantom, jimmy neutron, dan yang sekarang sudah nonton sampai akhir adalah Avatar Aang, The Last Air Bender.

Kalau nonton di TV perasaan film Avatar ini ngga habis-habis deh. Kalau udah mau episode belakang sama stasiun TV sering diputar ulang lagi dari awal. Kayak ngga habis-habis aja. Tapi untungnya ada internet yang memungkinkan kita nonton film Avatar tanpa harus menunggu siaran ulang di TV.

Cerita menjelang terakhir adalah perubahan Zuko yang tadinya terobsesi ingin mengejar Aang malah berteman dan menjadi guru fire bending buat Avatar. Jadi musuh besar kelompoknya Avatar tinggal Azula, adiknya Zuko, dan fire lord.

Di film terakhir yang panjangnya hampir satu jam diceritakan kalau kedatangan komet souzin tinggal tiga hari lagi sedangkan Aang belum siap untuk menghadapi fire lord. Teman-temannya sudah mendesak agar Aang bersiap tapi dia belum juga sreg dengan peranan dia yang harus membunuh fire lord. Sebagai seorang biksu dia diajari untuk tidak membunuh dengan alasan apapun.

Karena merasa tertekan, Aang pergi ke sebuah pulau meninggalkan teman-temannya. Sementara itu teman-temannya pergi ke kelompok white lotus yang dipimpin paman Zuko untuk membebaskan earth nation dari fire nation. Mereka bersiap untuk menghalangi fire nation dari menghancurkan earth nation dan juga mengambil alih tahta fire nation dari Azula. Fire lord sendiri pergi untuk membakar habis earth nation dari skuadron pesawat terbang.

Aang yang berada di pulau bergerak sangat bimbang dan meminta pendapat arwah-arwah Avatar lainnya tentang cara yang harus diambil saat menghadapi fire lord. Semua orang termasuk arwah Avatar menghendaki agar Aang membunuh fire lord. Aang akhirnya tertidur dengan perasaan sedih.

Ketika terbangun dia heran kenapa pulau itu bergerak. Setelah diselidiki ternyata pulau itu adalah penyu harimau raksasa yang mengajarkan Aang suatu ilmu rahasia untuk mengalahkan fire lord. Aang dibawa ke earth kingdom untuk menunggu kedatangan fire lord setelah diajari ilmu rahasia tersebut.

Pada saat yang bersamaan paman Zuko dengan bantuan Bumi dan kawan lainnya sedang menghancurkan kendaraan perang fire nation di earth kingdom. Zuko dan Kitara sibuk mengalahkan Azula. Suko dan Tuck menghancurkan armada pesawat pembakar fire nation. Ketika komet datang memang fire lord berniat untuk membakar habis earth kingdom.

Anyway niat fire lord dihalangi oleh Aang yang seterusnya berhadapan satu lawan satu. Fire lord hanya mengandalkan kemampuan fire bendingnya tapi ternyata sangat menyulitkan Aang. Pada satu saat Aang memiliki kesempatan untuk membunuh fire lord. Saat itu fire lord melancarkan serangan petir ke arah Aang tapi berhasil ditangkap dan akan dikembalikan kepada fire lord. Sayangnya Aang merasa tidak benar kalau membunuh fire lord sehingga melepaskan petir itu ke arah lain begitu saja.

Akhirnya Aang keteteran dan mendapatkan serangan telak yang mengakibatkan punggungnya tertusuk batu. Ternyata tusukan batu itu malah mengaktifkan Avatar State si Aang. Kekuatan Aang jadi bertambah besar dan kemampuan mengendalikan ke empat unsur utama: tanah, api, angin, dan air menjadi sangat hebat. Sekarang gantian si fire lord yang keteteran dan berhasil ditaklukkan Aang. Pada saat fire lord hampir terbunuh Aang melepaskan fire lord lagi. Fire lord menyerang Aang dari belakang tapi berhasil dielakkan oleh Aang dan dia mulai menggunakan ilmu yang dipelajari dari kura-kura ninja, eh penyu harimau raksasa untuk melepaskan kemampuan fire bending fire lord. Akhirnya fire lord berhasil dikalahkan tanpa perlu dibunuh.

Zuko berhasil mengambil alih tahta dari Azula dan mengembalikan perdamaian di dunia dengan menyatakan perang berakhir. Semua hidup bahagia dengan keadaan baru ini. Gitu deh ceritanya. Maaf kalau membuat jalan ceritanya jadi spoiled buat yang belum menontonnya.

  • Share/Bookmark

Bacaan Favorit

Sunday, October 19th, 2008

Semasa saya masih sangat-sangat muda dulu ada beberapa bacaan yang menjadi favorit. Pertama kali saya senang membaca lembaran bergambar dari koran Pos Kota. Saat itu lemberbar Pos Kota sangat banyak jumlah halaman dan tokoh ceritanya. Satu lembar penuh atau empat halaman dipakai untuk kartun-kartun baik yang cerita selewat ataupun bersambung.

Tokoh-tokohnya cukup terkenal seperti Ali Oncom yang pernah difilmkan, Doyok yang juga dipakai nama pelawak, dan Dakocan yang sering jadi bahan ejekan. Saya ingat sering membacanya dengan seorang sahabat kecil saya, Heri Purwanto. Dia adalah teman sekelas saya yang kebetulan rumahnya satu arah dengan saya. Jadi setiap pulang sekolah kami pergi dulu ke rumah saya untuk membaca lembergar dan kemudian baru pulang setelah selesai membacanya.

Selain berlangganan koran, saya juga berlangganan majalah Bobo. Dalam majalah ini saya ingat tokoh-tokoh selain Bobo yaitu Bona, Si Sirik dan Juwita, Husein, dan tak lupa Pak Janggut. Yang paling saya suka tentu Pak Janggut karena cerita serunya tentang petualangan kantong ajaib. Jangan-jangan Doraemon juga terinspirasi oleh cerita Pak Janggut ini ya. Kantong ajaib yang bisa mengeluarkan barang-barang disaat yang diperlukan.

All time favourite comic juga ngga ketinggalan. Superman. He he he. Sayangnya karena keuangan terbatas, maka saya baru bisa beli komik Superman setelah saya terima raport kenaikan kelas. Setahun sekali bo belinya, itupun kalau jadi juara satu. Kasian deh saya hehehe. Selain komik Superman tentu saja saya juga suka komik Batman. Pahlawan luar negeri semua ya? Ngga juga sih, karena saya juga senang kalo dibelikan komik Mahabharata karangan RA Kosasih.

Bicara mengenai komik, saat saya kelas 4 dan 5 adalah saat-saat saya memuaskan dahaga komik. Terutama tentunya komik Indonesia. Ada seorang tetangga yang menyewakan komik-komik cerita silat. Kalau sudah sewa buku ini, wah bisa seharian saya di tempat penyewaan. Soalnya seru sih. Tokoh yang masih saya ingat adalah serial Jaka Sembung, si Buta dari Goa Hantu, dan Pahlawan dari Kandang Haur.

Buku non gambar yang saya suka saat SD adalah cerita Lima Sekawan. Saya ada dua buah buku Lima Sekawan. Maklum lagi-lagi masalah uang yang menghambat saya mengkoleksi mereka. Sudah cukup deh baca dari buku pinjaman teman. Yang saya ingat, Lima Sekawan ini selalu tidak melupakan makan-makan selama petualangan mereka. Atau jangan-jangan semua buku karangan Enid Blyton memang selalu memasukkan makanan sebagai menu utama bacaan hehehe.

Setelah SMP saya bosan juga baca tentang makanan di Lima Sekawan. Selera berubah ke cerita Trio Detektif. Saat itu saya sudah bisa pergi ke Gramedia sendiri. Jaman itu buku di Gramedia belum dibungkusin seperti sekarang. Jadi saya sering pergi ke Gramedia hanya untuk membaca buku-buku Trio Detektif ditambah lagi buku komik Spiderman.

Lepas SMA bosan juga dengan model trio detektif. Buku bacaannya berubah menjadi Serlock Holmes dan si sel abu-abu, Poirot. Tapi ngga lama karena mulai banyak buku manga masuk ke Indonesia. Saya ingat pernah ngendon di Gramedia sampai tinggal motor saya sendiri di tempat parkir. Kayaknya tukang parkir sebel juga nungguin saya selesai baca manga seperti Dragon Ball, Kungfu Boy, dan Boy Action. Kadang kalo baca buku komik suka ngga sadar ada di mana. Pernah saya tertawa terbahak-bahak sendiri gara-gara membaca buku Boy Action di Gramedia.

Sekarang dijaman internet majalah dan komik sudah banyak tersedia di internet. Kalo lagi pengen baca ya bisa lama juga di depan komputer ngeklik manga macam bleach. Heran nih manga, ngga abis-abis kayak sinetron Indonesia. Tapi masih seru sih walaupun udah mulai bosan koq jagoannya ngga pernah kalah lagi sekarang.

Kalo istri saya sempat “tertipu” oleh buku Mallory Towers sampai-sampai nekat sekolah asrama di tempat yang jauh dari orang tua karena terkagum-kagum dengan cerita Mallory Towers. Padahal mah, ya gitu-gitu aja deh sekolah asrama di Indonesia, heheheh.

Lalu apa bacaan favorit anda?

  • Share/Bookmark

Waris Jari Hantu

Thursday, October 16th, 2008

Aktivitas klenik tidak hanya dikenal di Indonesia. Negara lain juga mengenalnya dengan nama yang berbeda. Salah satu contohnya adalah Voodoo yang terkenal di Afrika dan Amerika. Di Malaysia yang cukup kental ajaran agama Islamnya juga ada kegiatan klenik. Bahkan beberapa kegiatan klenik ini sudah dibuat filmnya. Kalau melihat filmnya saya bisa menebak sebenarnya kegiatan klenik untuk ras Melayu ini dibawa dari Indonesia. Ras Cina dan India tentu punya kegiatan klenik sendiri yang saya baru tahu satu saja, yaitu nasi kangkang yang membuat orang lain seperti dicucuk hidungnya setelah makan nasi yang dikangkangi ini.

Untuk ras Melayu, dikenal nama-nama seperti susuk, santet, dan ngelmu macan. Film yang sudah beredar misalnya Pontianak bercerita tentang ilmu yang merubah seseorang menjadi semacam makhluk berbadan bolong. Susuk juga sama seperti Indonesia yang bercerita tentang kemampuan membuat seseorang terlihat cantik atau menarik. Film yang sudah saya tonton dari awal sampai akhir adalah Waris Jari Hantu, yang bercerita tentang orang yang memiliki ilmu harimau.

Pada awalnya saya pikir ini macam ilmu khusus dari Malaysia. Tapi mendengar dialog pelakonnya, ilmu ini nampaknya datang dari tanah Minang. Pengamal ilmu ini mampu menyembuhkan penyakit orang seperti tulang patah, sakit kanker, dan lain-lain dengan hanya memakai kulit harimau atau jilatan lidah. Sebenarnya terdengar seperti sesuatu yang mustahil, tapi kemungkinan ilmu ini benar ada dan benar-benar bisa menyembuhkan penyakit.

Tetapi, ada suatu konsekuensi yang diterima si pengamal ilmu ini. Misalnya menurut cerita orang pengamal ilmu ini bisa menyembuhkan penyakit orang tetapi tidak akan bisa menyembuhkan penyakit keluarganya sendiri seperti istri, ortu, atau anak. Biasanya hidupnya juga tidak pernah berkecukupan. Mereka hidup miskin dengan penghasilan utamanya adalah bayaran dari orang-orang yang disembuhkan. Entah kenapa, mungkin karena pantangan.

Tidak semua pengamal ilmu seperti itu menjadi miskin. Saya juga pernah lihat di TV Indonesia bagaimana mewahnya hidup seorang ahli spiritual yang bergelar Ki. Tanah luas, rumah besar, mobil mewah, dan lain-lain tanda kekayaan. Tapi kayaknya itu cuma kasus kecil saja. Kebanyakan pengamal elmu seperti itu hidupnya tidaknya berkecukupan.

Selain itu pengamal ilmu seperti itu biasanya susah meninggal. Meskipun sudah sakit sangat keras, tidak juga meninggal-meninggal sampai ilmunya itu dilepaskan. Ilmu tidak bisa dilepaskan begitu saja. Kadang harus ada pewaris yang memiliki kriteria tertentu. Misalnya harus keturunan langsung dan berjenis kelamin tertentu. Di film waris jaris hantu memang diharuskan pewaris ilmu itu harus perempuan. Belum tentu orang yang akan diwarisi ilmu itu mau. Kadang ada yang memaksakan mewariskan kepada seseorang tanpa sepengetahuan orang tersebut. Jadilah orang itu terkungkung oleh pantangan-pantangan dan konsekuensi yang sebenarnya tidak dia inginkan.

Bagaimana membersihkan diri dari hal-hal semacam ini? Saya juga tidak tahu. Menurut teman yang tahu, katanya hal tersebut adalah sunatullah. Kenapa? Itu sebenarnya perbuatan jin yang jahat. Jin jahat, keturunan iblis memang sudah bersumpah untuk hidup di dunia menggoda manusia. Ilmu-ilmu semacam itu jadi godaan yang sangat menggiurkan untuk manusia. Bayangkan, bisa jadi kebal bisa meloncat tinggi, dan lain sebagainya.

Pada jaman dulu, memang ilmu seperti itu sangat diperlukan. Misalnya saja, kalau dipikir-pikir bagaimana mungkin dengan hanya bersenjatakan bambu runcing bisa mengalahkan senjata api? Bagaimana bisa mengalahkan terjangan peluru panas? Bagaimana bisa membuka lahan pertanian yang luas? Dan pekerjaan lainnya yang kalau dikerjakan oleh tenaga manusia biasa tidak mungkin terjadi. Tapi jaman sekarang apa ya manfaatnya? Tidak ada peperangan bambu runcing dengan peluru, tidak perlu lagi membuka lahan luas untuk pertanian, dan lain sebagainya.

Lebih baik kita hidup sebagai manusia biasa saja. Hidup dengan hanya bersandarkan diri kepada Allah. Minta rejeki kepada Allah, minta perlindungan kepada Allah, minta kesehatan kepada Allah. Mudah-mudahan kita selalu dijauhkan dari hal-hal yang sedemikian supaya hidup kita bisa lebih bahagia. Amin.

  • Share/Bookmark