Entries RSS Comments RSS

Diam Itu Emas?

Home

Mari menyebut nama Allah setiap saat.
Mari melihat yang telah Tuhanmu perbuat
Mari tetap manapaki jalan
Hanya ketika kau hampir tak berharap,
tiba-tiba tabir terbuka
Lihat yang telah Tuhanmu perbuat
Kau berbuat apa?
Dia berbuat apa?

Mari menapaki jalan
Hanya dengan berjalan
Kita menemukan berbagai pengalaman
Diam hanya membuat kita mati membeku

Itu bukan kata-kata saya, tapi kata-kata teman saya, Yoni Hariyadi.
Kata-kata yang patut saya renungkan karena berkaitan erat dengan apa yang sudah saya lakukan selama ini. Saya sudah buat apa? Kalo ngeblog itu, termasuk diam juga atau tidak ya? Meskipun secara aktif keluar pikiran dan pendapat, tapi apa hasil nyata dari blog misalnya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia?

Ada yang bisa tolong jawab?

  • Share/Bookmark

2 Responses to “Diam Itu Emas?”

  1. daae says:

    diam untuk merenung dan introspeksi diri diperlukan sebagai salah satu jalan untuk tidak lupa diri. bagaimana?

  2. yoni says:

    Sang Rasul berkata;” Seorang mukmin yang baik adalah mereka yang bermanfaat,jika dibutuhkan ia berguna jika tidak dibutuhkan ia bisa mengurus dirinya sendiri”.
    Bergerak ketika itu membawa manfaat dan kesejahteraan buat diri dan orang lain itu yang seharusnya tapi ketika tak ada guna apa fungsi gerak? Diam menjadi lebih baik.
    Diam kalau hanya menggenang lama-lama itu hanya akan menebarkan bau busuk. Bergerak dan diam tak ada yang salah ketika itu diawali dengan bismillah,mencari keridoanNya.

Leave a Reply