Pengalamanku memakai ubuntu adalah sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu. Saat itu komputer di rumahku masih pakai AMD Athlon 1,7 GHz. Cukup menyenangkan memakainya meskipun kadang sebal karena banyak software dan hardware yang tidak kompatibel. Sayang komputer itu hilang dicuri orang sehingga pengembaraan ubuntu ku juga berhenti.
Di Malaysia, percobaan memakai ubuntu dimulai lagi. Awalnya ditawari bikin tulisan tentang aplikasi di ubuntu seperti Open Office dan lainnya untuk sekolah ubuntu yang dibuat oleh Arief Kurniawan dkk. Akhirnya setelah kebeli laptop sendiri pengen juga nyobain lagi. Mudah-mudahan pengalamannya jauh lebih baik daripada percobaan pertama 4 tahun lalu.
Kekhawatiran pertama adalah tentang driver device yang ada di komputerku. Maklum dulunya Linux ngga terlalu bersahabat dengan hardware-hardware terbaru. Ternyata kekhawatiran itu tidak menjadi. Padahal saya install ubuntu di atas flashdisk 4 GB di kampus. Setelah itu dibawa ke rumah untuk dijalankan di laptop Acer Aspire 4520 langsung dari flashdisk. Eh semua proses berjalan dengan gampang. Bahkan soundcard, video card, dan Wifi langsung terdeteksi dengan baik dan bisa dipakai.
Selain kemudahan deteksi perangkat keras, ternyata ubuntu sekarang jauh lebih cepat. Saya sudah aktifkan desktop 3D yang ada videonya di youtube. Ternyata bisa berjalan dengan sempurna di laptopku. Padahal RAM nya cuma 512 MB.
Sekarang sih yakin untuk beralih sepenuhnya ke Ubuntu. Soalnya software di Windowsku lisensinya untuk mahasiswa universitasku, jadi kalo aku selesai sekolah ya sudah ngga berlaku lagi deh lisensinya. Lagipula untuk keperluan yang sekarang semua yang ada di Ubuntu sudah mencukupi. Buat yang ingin mencoba linux, coba deh Ubuntu ini. Selain bisa dijalankan dari Live CD yang bisa dikirim gratis, juga ternyata mudah sekali menjalankannya dari flashdisk. Jadi anda bisa membawa-bawa OS ini kemana-mana.
Oh iya, buat yang ingin mendapatkan CD ubuntu gratis, kunjungi saja website ubuntu dan minta dikirimkan CD nya gratis. Saya dulu pernah minta dikirimkan 100 buah CD ternyata dikirim seratus CD dalam 2 minggu. Lumayan bisa dibagikan ke murid-murid atau teman-teman. Jangan takut untuk mencobanya karena linux yang satu ini cukup mudah penggunaannya.
Tags: kompie
terima kasih infonya, pak iwan. jadi kepikiran lagi utk instal ubuntu. sudah saatnya kita membebaskan dir dari cengkeraman windows *halah*
ass. pak saya sangat tertarik dengan artikel bapak
kebetulan saya menggunakan aspire 4520
saya baru memakai pendrive linux 08 lewt flasdisk 2gb
bisa jalan tapi ngga ada suaranya dan wirelessnya g detek…
itu gimana pak…
mohon pencerahannya
‘alaikumussalam
nah untuk yang masalah sound card dan wireless juga saya belum pernah ngoprek. Kalo bawaan si ubuntu kadang ada yang bisa kedetek kadang juga ngga bisa. saya sudah coba berbagai macam komputer, ya beda-beda hasilnya. Ada yang jalan soundcardnya, monitornya terdeteksi dengan benar, VGA juga benar, ada juga yang ngga bisa.
Kelemahan pendrive/ubuntu versi live, kita ngga bisa rubah isinya sesuka hati. Ada metode khusus. Kalau mau install software, ya harus sediakan flash disk minimal 4 GB supaya bisa diinstall (bukan live) dan melakukan perubahan.
Ada cara lain sih, tapi saya ngga begitu tau.