Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Puji Tuhan. Terima kasih atas perlindungan bagi keluarga kami selama dalam perjalanan dari rumah sampai kembali lagi ke rumah.
Perjalanan ke Singapore ini agak panjang ceritanya, jadi kayaknya enak kalo dibikin jadi 3 tulisan. Tulisan pertama ini akan bercerita tentang perjalanan kereta api dari rumah ke tempat tujuan. Tadinya mau dibikin judul JJS ( Jalan Jalan ke Singapura ), tapi takut terlalu pendek, padahal ceritanya panjang. Ngga jadi disingkat deh judulnya.
Perjalanan kami sekeluarga, 2 dewasa, 2 anak, dan 1 bayi diniatkan perjalanan 5 bintang dengan biaya terjangkau. Bahasa Inggrisnya biar keren: 5 stars on a budget. He he he. Nabung 3 bulan biar bisa kebayar semua dengan uang sini, ngga ngambil uang Indonesia. Hidup peret demi perjalanan nyaman.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya ke Penang, perjalanan itu jangan dibikin terburu-buru. Santai saja, nikmati tempat wisatanya. Take your time. Karena itu kami pilih perjalanan 3 hari 2 malam biar sempat jalan-jalan dan juga istirahat. Bagaimanapun, rocker juga manusia. Perlu istirahat yang cukup biar ga sakit dan tetap bisa mengunjungi tempat wisata.
Biar nyaman, kami pilih kereta api untuk mengantar kami ke dekat tempat tujuan. Untungnya ada website Keretapi Tanah Melayu Berhad alias KTMB. Dari sana kami bisa memilih jadwal keberangkatan dan kepulangan yang sesuai.
Sebenarnya, ada kereta api langsung dari kota dekat tempat saya (maklum saya kan di luar kota) ke Singapore. Sayangnya perjalanan dari siang dan sampai di sana cukup malam. Jadwal kereta berangkat jam 11 siang dan sampai jam 10 malam. Wah, buat yang bawa keluarga seperti saya rawan juga, karena kami harus cari tempat tinggal. Urusan cari tempat menginap ini akan jadi tulisan satu lagi.
Akhirnya kami pilih perjalanan putus-putus. Dari stasiun kereta Batu Gajah, berangkat jam 4.30 pagi ke KL Sentral. KL Sentral adalah stasiun kereta api terbesar di Malaysia karena merupakan hub berbagai macam kereta api ke berbagai tujuan. Jadwal sampai jam 7.30 dan bersiap berangkat kereta berikutnya ke arah Singapore jam 8.30.
Ada dua kelas tempat duduk untuk kereta api shuttle dari Ipoh ke KL Sentral ini. Kelas ekonomi (Economy) dan kelas 2 (Second Class). Harga tiketnya untuk dewasa adalah RM 10/RM17 dan anak RM 6/RM 10. Bedanya hanya dikelegaan dan hiburan TV. Kalo dalam gerbongnya sih sama-sama ber air con (kayak judul pelem ajah).
Kelas 2 memiliki ruang yang lebih lapang. Apalagi buat keluarga yang membawa bayi dan baby stroller. Ada ruang yang cukup besar di depan tempat duduk paling ujung yang bisa dipakai menaruh baby stroller dan luggage yang gede-gede. Di kelas economy, ya lega juga sih, tapi agak susah naruh stroller karena tempatnya ngepas banget.
Tempat duduk dalam kereta dibagi dua arah. Dari sekitar 18 – 19 nomor, nomor 1 – 9 dan nomor 10 – 19 menghadap ke arah yang berbeda. Tidak seperti kereta di Indonesia yang bisa dirubah arah tempat duduknya, di Malaysia tempat duduknya fix arah menghadapnya. Kalo ngga bener milih tempat duduk, ya seperjalanan menghadap ke belakang arah tujuan deh.
Dari Utara ke Selatan, arah tempat duduk yang menghadap ke depan adalah nomor yang besar. Perjalanan sebaliknya yang menghadap ke depan adalah nomor yang kecil. Jadi kalau mau ke arah Singapore/KL, pilih nomor besar supaya bisa menghadap ke depan. Ke arah sebaliknya, pilih nomor yang kecil. Biar lebih tepat, tanya saja ke penjual tiketnya tentang arah perjalanan. Request juga boleh koq.
Kereta ke Singapore yang berangkat jam 8.30 akan sampai di Johor Bahru sekitar jam 3 petang. Cukup siang untuk bisa cari penginapan yang sesuai. Sampai di Singapore juga sekitar jam 4 atau 5 petang. Masih cukup waktu untuk lihat-lihat tempat penginapan yang harganya sesuai. Soalnya sering penuh juga sih, apalagi kalau pas musim liburan atau akhir pekan.
Perjalanan pulangnya, dari Johor jam 3 siang sampai di rumah jam setengah dua malam. Kalau dihitung-hitung sih hampir sama juga perjalanan ga putus-putus dengan yang putus-putus. Pilihan nya ada di anda sendiri. Mau datang ga pas jam cari penginapan atau yang agak pas.
Selesai dulu cerita di bagian pertama ke Singapore memakai kereta api. Disambung lagi nanti bagian keduanya ya.
Tags: Travel
menarik. tapi lebih bagus kalau ada foto, juga makanan khas sana