Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Puji Tuhan. Terima kasih atas perlindungan bagi keluarga kami selama dalam perjalanan dari rumah sampai kembali lagi ke rumah.
Baian ketiga dari seri jalan-jalan ke Singapore. Kali ini tentang perjalanan ke Singapore nya. Saya juga mau mengucapkan terima kasih buat teman-teman yang kasih info tentang jalan-jalan di Singapore.
Berdasarkan cerita teman, maka terpilihlah tempat tujuan kunjungan kami seperti berikut ini:
- Zoo Singapore
- Singapore Science Center
- Bugis Street
- Merlion Park
- Orchard Road
Perjalanan sangat terbantu dengan adanya situs petunjuk jalan gothere. Dengan adanya situs ini saya bisa merencanakan lama perjalanan dan transportasinya. Thanks buat Riwut Libinuko atas informasi situs ini, membantu banget.
Dari JB kami merencanakan berangkat jam 7.30 pagi supaya bisa sampai di Singapore pagi sekali. Sayang karena satu dan lain hal maka kami baru bisa berangkat jam 8.30, molor satu jam. Dari Terminal Kotaraya II, kami naik bus SBS transit 170 plat biru. Dari sana kami menuju check point Malaysia. Kami harus ngecap passport dan sempat ditanyakan white card Malaysia. Perasaan dulu waktu datang di LCCT ga dikasih white card, jadi agak lama deh ngobrol dulu dengan petugasnya. Setelah itu keluar ke tempat bis lagi.
Di tempat bis, SBS 170 sudah menghilang. Akhirnya kami pilih naik bis CW 1 berwarna kuning sampai check point Singapore. Di sana turun lagi dan harus mengisi white card. Lama nulis eh di imigrasi ada masalah lagi. Ga tau kenapa, passport saya ditahan dulu sedangkan keluarga saya lolos. Saya harus menunggu di ruang interogasi mungkin lebih dari setengah jam. Ngga ngapa-ngapain sih, cuma nunggu doang. Diambil sidik jari dan ditanya tentang i-card Malaysia dan uang. Semua dibawa istri jadi ngga ditanya apa-apa lagi, langsung di cap dan pergi ke tempat keluarga.
Setelah itu ke tempat bis lagi, udah hilang bis CW 1, tapi untungnya ada bis SBS 170 plat biru lagi. Tinggal naik karena sudah punya tiketnya. Sampai di MRT Kranji hampir jam 10. Udah siang. Ongkos ngga sampai RM 10 karena masih pake mata uang Malaysia. Nunggu taksi ke Zoo, sebentar saja. Ongkosnya pun ternyata lebih murah dibandingkan harga yang ditampilkan gothere. Langsung foto-foto dan beli tiket.

Di depan Zoo Singapore
Zoo nya bersih juga dan lumayan menarik. Tapi atraksi yang paling menarik buat anak-anak cuma kidz world nya aja. Binatang mah cuma dilihat sekejap saja. Pertunjukan binatang juga cuma dilihat ga sampai 5 menit. Di kids world hampir habis waktu 2 jam. Akhirnya siang juga deh kami keluar dari Zoo.

Kolam Renang di Kidz World, Zoo Singapore
Dari Zoo, kami naik taksi lagi ke Science Center. Tempat seperti ini ada juga di TMII tapi koleksinya lebih lengkap. Katanya untuk bisa mencoba semua, perlu 7 hari penuh. Karena itu ya kami cuma lihat-lihat saja. Buat anak-anak rasanya lebih menyenangkan main di Zoo daripada Science Center.

Dalam Science Center
Dari Science center kami ke MRT Jurong East. Di sini ada tempat makan yang murah meriah. Nasi Padang Bo, cuma S$ 4.50 saja. Nasi ayam juga cuma S$ 3. Murah dibandingkan di Zoo atau Science Center.
Dari sini kami pergi ke Bugis Junction. Dari MRT, naik satu lantai dan langsung keluar ke Bugis Street. Ga jauh, cuma nyebrang jalan doang. Bugis Street mirip dengan Petaling Street di Malaysia. Kalo pintar nyari, bisa juga koq dapat souvenir harga murah. Misalnya ada gantungan kunci seharga S$ 10 untuk 18 buah. Baju juga ada yang S$ 10 untuk 4 buah dengan kualitas yang cukup baik.
Selesai beli souvenir, kami pergi ke Merlion Park. Sayangnya sudah sore jadi surcharge sudah berlaku. Kalau ga pake surcharge, ongkos taksi ga sampai 5 dollar. Tapi karena ada surcharge, hampir 10 dollar kami harus bayar. Di Merlion Park, kami foto depan patung Merlion, latar Esplanade, dan Singapore Flyer.

Merlion Park
Dari Merlion Park, kami pergi ke Orchard Road di belakang Lucky Plaza. Ongkosnya hampir 20 dollar karena kena surcharge. Kalo ga pake surcharge ga sampe 8 dollar. Untuk menghindari surcharge, jangan pergi terlalu pagi atau terlalu sore. Setelah jam 6 sore kena surcharge yang lebih besar dari ongkos.
Soal makan, ga masalah. Di MRT Jurong East (EW 24) dan Lucky Plaza ada makanan Indonesia yang halal. Bahkan di Lucky Plaza itu kedai makannya dikunjungi juga lho oleh selebriti macam Afghan dan Teddy Syach. Yang beli juga orang Indonesia keturunan China.
Yang membuat saya bangga terhadap saudara keturunan kita, mereka tetap menganggap diri mereka bagian dari Indonesia. Ada teman saya yang kerja di Singapore, tetap menganggap dirinya orang Jawa. Makannya sama seperti kita, suka dengan soto, gado-gado, rawon, dan sejenisnya. Bravo.

Makan di Lucky Plaza
Ternyata cukup juga ya keliling Singapore dalam satu hari. Seandainya datang lebih pagi, kayaknya bisa juga deh pergi ke Pulau Sentosa. Ga ada yang aneh dan berlebihan tentang Singapore. Di bagian yang sepi orangnya, ya terlihat bersih dan teratur. Kalau di tempat rame, ga ada beda dengan KL atau Bandung. Sumpek dan agak kumuh hehehe. Sorry to say, itu kenyataannya. Memang sih, di Singapore jauh lebih aman. Polisi kelihatan di mana-mana dan hukuman untuk penjahat juga cukup membuat orang ngeri.
So, tempat wisata mana yang lebih OK? Bandung tentu lebih OK hehehehe. Visit Bandung Year aja dah. Ke KL dan Singapore, cukup untuk foto-foto aja kalo udah pernah pergi ke sana.
Total jendral 3 hari 2 malam, untuk pergi ke Singapore, masuk tempat wisata, makan, naik kereta, nginep di hotel berbintang 5, dan banyak naik taksi dalam Singapore bahkan di JB, habis sekitar RM 1600. Murah meriah dan menyenangkan.
Tags: Travel
asyik dong, pak, di luar negeri bisa jalan2 terus, hehe … di indonesia malah lagi pada pusing mikirain ambalat, kekeke ….
yang pusing biar tni, presiden, dan deplu aja Pak. Di sini malah ga ada berita apa-apa tentang ambalat. Paling kekhawatiran produksi minyak malaysia akan jauh turun kalo ga ada sumur baru. makanya meureun gara-gara itulah malaysia jadi ngotot. tahun 2014 kayaknya malaysia akan menjadi net importer, kayak Indonesia. jumlah produksi ga bisa mencukupi jumlah konsumsi.
Ke Thailand juga ada kereta apinya ya pak, dari KL?
ada bu. murah meriah. tapi sampai hatyai aja. kalo ke bangkoknya, cape pake kereta. hampir seharian.
mending pake air asia, dihitung ongkosnya sama dengan naik kereta.