Entries RSS Comments RSS

Tempat Menjemur Idaman

Jaman sebelum menikah dan awal-awal menikah dulu, salah satu rubrik yang saya sering lihat baik di media koran, majalah, televisi, atau internet adalah yang berkaitan dengan griya alias rumah. Seperti biasa, menikmati rancangan indah bagian-bagian rumah sangat menyenangkan mata dan hati. Melihatnya, bagaikan melihat rumah impian, rumah masa depan, rumahku surgaku.

Secara umumnya, bagian rumah yang sering dibahas adalah: taman, ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, dapur, ruang makan, ruang belajar, perpustakaan pribadi, ruang ibadah, kamar mandi, dan tempat menyimpan kendaraan.

Bahasannya pun macam-macam. Dari mulai konsep tradisional, konsep modern, konsep minimalis, dan banyak konsep lainnya. Seolah seperti fashion, konsep-konsep rumah berkembang sedemikian rupa.

Sesampainya di tempat tinggal saya sekarang pun, kesenangan melihat rumah tetap berlanjut. Kebetulan di sekitar tempat saya adalah lingkungan perumahan yang baru dibangun. Ini kesempatan bagus, melihat-lihat rumah bukan cuma bentuk ruangnya saja tapi juga pengisinya.

Seperti biasa, di perumahan yang baru dibangun ada rumah contoh. Dari mulai rumah yang paling murah sampai yang paling mahal semua ada contohnya. Tidak cuma rumah yang kosong, rumah contoh yang sudah berisi pun juga tersedia. Misalnya rumah contoh yang foto-fotonya saya sertakan di sini.

Rumahnya bagus, besar, dan bertingkat. Kalau masih kosong sih biasa saja, tidak ada yang istimewa. Tapi begitu lihat rumah contoh yang berisi, waw, indahnya. Baru terlihat kalau berkelas. Memang pemilihan barang juga menentukan tingkat keindahan interior dan eksterior rumah.

Bandar Universiti Lake View

Bandar Universiti Lake View

Ruang Makan dan Ruang Tamu

Ruang Makan dan Ruang Tamu

Ruang Tidur

Ruang Tidur

Dapur

Dapur

Terlihat bagus kan? He he he.

Tapi dari sekian banyak bahasan rumah, belum ada yang membahas khusus tentang tempat menjemur idaman. Kecuali bagi orang yang mempercayakan pengurusan bajunya kepada laundry, saya percaya tempat menjemur adalah tempat yang penting bagi semua penghuni rumah. Bayangkan, kalau punya banyak koleksi baju bagus tapi ngga bisa dipake gara-gara bajunya kotor atau sudah dicuci tapi belum kering. Sedih kan?

Karena itu di sini saya ingin membahas tempat menjemur idaman. Biasanya, kalau orang tidak memperhatikan keindahan rumah jika dilihat dari luar, penghuninya sih cuek aja menjemur pakaian yang terlihat dari depan rumah. Ada yang di taman dan ada juga yang di tingkat atas. Ada yang pakai tempat menjemur permanen, ada juga yang pakai portable. Tapi menurut saya, tempat jemuran yang ditaruh di tempat yang dapat dilihat dari depan rumah itu mengganggu pemandangan bahkan merusak keindahan rumah. Coba bayangkan, rumah bertingkat, bagus, cat mahal, tapi ada kain yang berkibar-kibar warna warni. Dari mulai popok bayi sampai daleman orang dewasa. He he he, geli deh pasti lihatnya.

Tempat menjemur lainnya biasanya ditaruh di belakang rumah. Ini sih bisa menghindari pemandangan menggelikan terlihat dari luar. Tapi kadang-kadang, belakang rumah itu terhalang dinding, baik dinding rumah sendiri maupun dinding rumah tetangga. Akibatnya pemanasan dan pengeringan pakaian berlangsung kurang sempurna. Kadang pakaian yang seharusnya kering dalam tiga jam, tidak kering setelah dijemur seharian. Tidak menggelikan tapi menggemaskan. Apalagi kalau ruangannya tertutup, cenderung menjadi lembab dan akhirnya banyak tumbuh lumut deh.

Tempat menjemur idaman bagi saya, mungkin bisa diletakkan di lantai atas. Tempatnya memang di belakang rumah, terhalang dari pandangan orang yang lalu lalang di depan rumah, tapi cukup mendapatkan sinar matahari dan hembusan angin. Dengan demikian jemuran bisa cepat kering. Selain itu, tempat menjemur juga harus terlindung dari hujan. Kalau seandainya hujan, pakaian yang sudah hampir kering tidak menjadi basah kembali akibat terkena air hujan. Dindingnya pun harus tahan air, supaya tidak lembab akibat air yang menguap dari pakaian yang dijemur.

Coba bayangkan, ada sebuah ruangan yang berukuran 24 meter persegi, beratapkan fiber atau kaca, memiliki cukup jendela atau tempat mengalirnya udara, dan dindingnya dibuat dari beton beraerasi seperti buatan hebel. Wah tentu kegiatan menjemur jadi menyenangkan karena pakaian cepat kering dan aman. Apalagi kalau malam bisa dijadikan tempat kongkow menikmati keindahan langit malam. Setelah pakaian dimasukkan ke tempat setrika, bisa gelar kursi deh buat menikmati malam bersama pasangan. Itu baru namanya tempat menjemur idaman.

Sayangnya, di rubrik griya belum ada bahasan khusus untuk tempat menjemur ya. Kayaknya seru juga kalau ada bahasan tempat jemuran konsep minimalis, tradisional, atau tekno. He he he. Mimpi kali yee. Tapi siapa tau aja ada yang mau bikinin buat saya. 24 meter persegi saja, 30 juta rupiah. Hebel kali ya yang mau bikinin, kan dulu pabriknya yang di karawang juga saya bantuin. Aamiin.

  • Share/Bookmark

Tags:

Leave a Reply