Entries RSS Comments RSS

Lebaran di Malaysia

Tahun ini insya Allah menjadi tahun ke empat saya berlebaran di Malaysia. Alhamdulillah, meskipun ngga bisa bertemu keluarga besar saya masih merayakan lebaran bersama keluarga sendiri. Sepi ga?

Di kampus sebenarnya banyak mahasiswa Indonesia. Tapi yang membawa keluarga hanya di bawah 30 saja. Jadi sebagian besar pulang ke Indonesia saat lebaran. Yang bawa keluarga, sebagian besar tetap berlebaran di Malaysia. Soalnya ongkosnya gede juga, apalagi libur lebaran paling banter cuma seminggu dua minggu. Rugi katanya kalau pulang cuma sebentar.

Kalau sekedar berlebaran saja sih, ngga sepi dari orang Indonesia. Seperti biasa, kami ngumpul setelah sholat Ied. Tapi tempat tinggal dan kampus kami lumayan sepi karena sebagian besar orang pulang kampung.

Acara standard, setelah sholat ied, makan bareng di kantin. Biasanya disediakan makanan katering oleh kampus. Maklum, hampir semua kantin tutup sedangkan banyak mahasiswa internasional yang ngga mungkin pulang.

Siangnya, sering ada undangan makan. Ada yang dari supervisor, kenalan, atau restoran yang sering dikunjungi orang Indonesia. Sorenya biasanya kami pergi ke rumah imam Masjid Kampus yang memang orang Indonesia, tapi sudah lama tinggal di sini bahkan anaknya pun sudah jadi warga negara Malaysia. Imam ke dua, adalah orang Malaysia tapi lulusan Gontor yang sering bilang orang Malaysia yang berhati Indonesia. Karena letak rumahnya bersebelahan, ya tentu kami kunjungi keduanya bergantian.

Rencananya tahun ini ada acara ngumpul bareng, makan bareng mahasiswa Indonesia. Ibu-ibu sudah bagi tugas untuk buat makanan dan minuman. Mudah-mudahan tidak merepotkan.

Setelah itu, rencananya mau ada acara jalan-jalan bareng. Tapi belum ditentukan mau kemana. Sebelum ini, pernah kami pergi ke pantai atau air terjun setelah lebaran syawal atau lebaran haji. Tapi sering kecewa, karena tempatnya sepi akibat orang ngga ada yang datang dan berjualan.  Untuk tahun ini beberapa keluarga bahkan ada yang sudah punya acara jalan-jalan sendiri, biasanya sih ke Kuala Lumpur.

Kangen juga euy, berlebaran di Indonesia. Tapi harus ditahan dulu nih, sampe kelar kerjaan di sini. Mudah-mudahan do’a ramadhannya dikabulkan jadi saya bisa segera pulang ke Indonesia. Aamiin.

  • Share/Bookmark

4 Responses to “Lebaran di Malaysia”

  1. dhodie says:

    Semoga doa ramadhannya dikabulkan mas :-)

    *salam kenal*

  2. andif says:

    apa bedanya lebaran di daerah asal??
    mohon maaf lahir bathin
    salam,

    • bedanya, di tempat asal selesai sholat ied langsung bertebaran di muka bumi, menjalin silaturahmi dengan saudara lain terutama yang jarang ketemu.
      kalo di sini, selesai sholat ya udah tidur lagi. nanti bangun lagi, hehehe.

  3. Yusahrizal says:

    Bukannya enak? tinggal di Malaysia khan dekat banget, tinggal loncat ke negeri tetangga :mrgreen:

Leave a Reply