Entries RSS Comments RSS

Bersih dari Pengunjung

Lama ditinggalkan akhirnya blog ini bersih juga dari pengunjung. Setelah biasanya nongkrong di google pagerank 2 dengan rata-rata pengunjung harian sampai 250 orang, sekarang sudah pagerank 0 dengan rata-rata 100 pengunjung saja tiap harinya.

Sedih? ya gimana lagi, wong sok sibuk sampai ngga diurusin. Pastilah jadi sedikit pengunjungnya. Apalagi ngga ada tulisan yang menyolok mata sehingga mengundang pengunjung datang, hehehe.

Barusan saja, mengurus pemindahan stiker visa multiple entry. Malas rasanya kalau harus ngurus sendiri ke imigrasi. Tempatnya jauh, dan susah dapat kendaraan umumnya. Tadinya niat mau sendiri kesana, akhirnya menyerahkan passportnya saja kepada yang berwenang di kampus.

Sewaktu datang ke Malaysia, sudah bawa dua passport. Satu yang baru, satu lagi yang sudah diguntingi oleh kantor imigrasi Indonesia. Tapi yang diguntingi ini memiliki stiker multiple entry yang sakti untuk keluar masuk Malaysia berkali-kali (padahal mah, cuma sekali doang dipakenya hehehe).

Sama petugas imigrasi Malaysia, saya diminta laporkan passport baru saya supaya bisa ditempel stiker baru. Ya sudah, saya kasihkan petugas di kampus. Cuma ketar-ketir saja, soalnya pulang ke Indonesianya dalam waktu seminggu lagi. Kalau ngga beres cepat, masa sih sampe ga bisa pulang. Langsung aja pesan sponsor, ngga pake lama gitu lho.

Pada hari yang dijanjikan, yaitu Jum’at ini saya datang sore-sore. Nunggu petugasnya datang dari imigrasi. Ternyata saya ngga cuma sendiri, ada lagi seorang mahasiswa yang nampaknya mahasiswa baru dari Sudan menunggu petugas itu juga.

Sekitar jam 6 sore petugasnya datang. Meskipun yang datang duluan saya, tapi mahasiswa dari Sudan ini yang pertama dilayani. Ya udah, yang gede ngalah.

Ternyata visa mahasiswa ini bermasalah. Dia datang ke Malaysia sebelum visa sekolahnya di approve. Passportnya sendiri mendapat special permit untuk tinggal sampai hari Minggu ini, atau dua hari lagi. Dia bingung juga harus bagaimana lagi.

Rumahnya jauh di Sudan sana. Dia ngga ada keluarga di Malaysia. Dia juga ngga ada duit buat pergi-pergi. Mau ke kedutaan juga susah karena akhir minggu. Satu-satunya jalan agar dia bisa tinggal di Malaysia lagi adalah dengan cara pergi ke Indonesia. Tapi mau pakai apa?

Kalau saya dalam posisi mahasiswa itu juga pasti bingung. Secara di luar negeri bawa diri sendirian. Mudah-mudahan saja teman-temannya menolong. Kalau mahasiswa Indonesia sih, di tempat saya sudah terbukti saling menolong kalau ada yang kesusahan. Ngga tau deh orang Sudan kayak gimana. Kalau dulu sih, pergi dan balik ke Sudan biasanya dibiayai oleh pemerintah Sudan. Sekarang sih, sedang gonjang-ganjing di Sudannya juga jadi ya bisa dimaklumi kalau keadaannya sudah berubah. Semoga dapat jalan yang terbaik. Aamiiin.

One Response to “Bersih dari Pengunjung”

  1. Amin says:

    Kunjungan Perdana…Semoga aja blognya segera pulih (banyak pengunjungnya) …saya yakin suatu saat nanti pasti akan lebih baik karena postingnya sangat dibutuhkan kebanyakan orang kok…Salam kenal.

Leave a Reply