Wednesday, June 28, 2017

Saudi-Qatar

Hanya dua yang benar2 produk unggulan AS, Inggris dan Prancis yaitu produksi Arsenal dan kendaraan perang. Mereka produsen utama dunia dari peluru sampe rudal dari taktikal mobil sampai kapal fregat.
Senjata laku kalau ada perang dan kaum konservatif juga hawkish barat faham sekali ini.
Mereka memaksa Saudi-Qatar membeli itu arsenal. Duitnya duit Saudi Qatar.
AS, Inggris, Francais buat itu perang proxy di Suriah, Irak, Libya, dan Yaman. Tujuannya agar senjata yg mereka jual segera habis terdistribusikan. Lalu mereka menjual lebih banyak lagi.
Saudi Qatar membutuhkan milisi yang mau berperang dan menggunakan itu senjata.
Sebagian yang dipersenjatai ada dari Inggris, AS dan Francais. Mereka kembali dari front Suriah, Irak atau Libya. Mereka meledakkan itu arsemal di Prancis dan Inggris.
Publik Inggris dan Prancis marah pada kelompok konservatif. Menuduh pemerintah barat sebagai penyedia amunisi bagi kelompok teror
Kaum konservatif barat melempar bola ke kaum serikat kerja. Mereka juga menekan Saudi Qatar sebagai terusannya.
Saudi menuding Qatar sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas aksi aksi terorisme.
Saudi memutus hubungan diplomatik.
Ini namanya, menepak air di dulang, terpercik muka sendiri.

0 comments:

Post a Comment