Sunday, September 17, 2017

DENSUS ANTIKORUPSI

Densus Antikorupsi di bawah Kapolri ditargetkan sudah terealisir akhir tahun ini. Tapi Kejaksaan Agung telah tegas menolak untuk terlibat dalam organisasi ini, karena akan membuat hubungan kelembagaan antara Polri dan Kejaksaan menjadi kacau. Jaksa bukanlah bawahan Kapolri, sehingga pembentukan lembaga yang ingin menyatukan penyidik dan penuntut dalam satu atap di bawah Kapolri tentu saja ditolak Kejaksaan.
Pada masa Kapolri dijabat Jenderal Sutarman, ide tentang Densus ini sebenarnya telah ditutup. Menurutnya, keberadaan Direktorat Tipikor sudah cukup. Apalagi anggarannya juga sudah cukup besar, di mana anggaran tiap kasus dipatok Rp208 juta, meskipun ujarnya tiap kasus bisa selesai hanya menggunakan anggaran Rp50 juta.
Di tengah wacana pelemahan KPK oleh partai-partai pendukung pemerintah, sayangnya ide Densus Antikorupsi ini tak banyak diperhatikan. Padahal gagasan ini penting diawasi.

0 comments:

Post a Comment