Sunday, March 11, 2018

Okelah: Proyek SpaceX ke Batu Susun Cidahu

Ellon Musk mendanai proyek roket isi ulang. Roket pendorong Falcon Heavy dapat kembali ke pangkalan setelah mengantar kapal induk angkasa ke orbit.
Roket yang biasanya jatuh ke laut atau menjadi sampah ruang angkasa kini dapat digunakan lagi. Begitu kira-kira rencana besar proyek revolusioner ini.
Apakah sudah ada roket yang diisi ulang dan digunakan lagi, atau apakah biaya isi ulang lebih murah daripada membeli perdana roket baru itu kita belum terlalu faham.
Sementara itu netizen mentertawakan foto seorang bapak menendang karya susun batu di sungai Cidahu Cibijong Sukabumi
Saiya juga agak aneh kenapa si bapak yang turun sungai seperti ngotot begitu nendangnya. Padahal dulu di kali Cipinang saiya biasa susun batu-batu semacam itu. Cara merusaknya cukup dengan melempar dengan batu dari pinggir sungai.
Lucunya ada yang membandingkan proyek Musk dengan si bapak yang marah pada proyek batu susun Cidahu.
Pada yang pertama disebut sukses kemajuan dan akal pintar sementara yang kedua dipandang sebagai sikap kemunduran.
Okelah.
Tapi sebelum takjub kita harus faham,Musk butuh berita besar agar proyek itu di ACC Kongres (pemerintah AS) untuk skala industri. Ia tidak mungkin mengandalkannya dari hasil penjualan mobil Tesla yang hebot tetapi kurang laku. Apa yang membuat dia mencuri perhatian dengan sistem roketnya? Itu karena sampai hari ini AS masih menggunakan roket atau mesin pendorong buatan Rusia RD 180 yang murah tetapi kuat dan efisien.
John McCain, senator Arizona yang dulu sukses mendorong kongres menyetujui intervensi Afghanistan, Irak, Libya, Somalia, dan Suriah adalah yang paling kuat mendorong AS membatalkan kontrak roket dengan Rusia. Pada tahun 2014 Kongres sempat menyetujui moratorium pembelian produk antariksa Rusia tetapi tidak lama import dilanjutkan AS. Alasan McCain, AS jangan dipermalukan Russia.
McCain kemudian mendorong lobbyst AS membangun konsorsium SpaceX dimana Musk ditaroh sebagai orang penting di dalamnya. Dasar taruhannya adalah harga diri nasionalisme AS dan melepas ketergantungan pada Russia
McCain juga yang mendorong crowd funding proyek yang katanya inovatif dan revolusioner. Dimana pers mencurigai ia dan Musk mengambil banyak dari sana. Musk dikabarkan telah mengeluarkan $ 1.8 juta meloby kongres dan McCain juga mendapatkannya dari Musk.
Jerry Gray, pakar roket AS yang meragukan niat baik SpaceX dan skeptis atas sukses peluncuran Falcon Heavy mengatakan.
"...untuk sampai pada tahap desain, konstruksi, dan integrasi dari sebuah pengembangan, kita masih butuh tahunan lagi."
Okelah. Rusia punya ribuan paten di seluruh sistem dan produk antariksa. Maka melihat berita bombastis SpaceX kita ingat Proyek ini lebih mirip dengan proyek Perang Bintang Reagen di era perang dingin Proyek berbiaya besar yang tidak pernah diwujudkan. Sekedar cara politisi, lobist dan swasta mensiasati cara mengambil uang negara dan membodohi pembayar pajak.

0 comments:

Post a Comment