Monday, August 26, 2019

Dari Retaliasi Iran sampai Proklamasi di Reklamasi -Pola Retaliasi dalam Konflik-

Dari Retaliasi Iran sampai Proklamasi di Reklamasi
-Pola Retaliasi dalam Konflik-
Hampir tiga minggu sejak kejadian garda revolusi Iran menahan Tanker minyak Inggris MV Stena Impero dan Inggris-Liberia MV Mesdar di Selat Hormut Teluk Persia belum ada perkembangan baru dialog Timur Tengah.
Iran berdalih tindakan ini diambil untuk pemeriksaan keamanan reguler dari kapal-kapal yang melewati selat. Pengamat sepakat aksi tadi merupakan tit for tat dari aksi Inggris menahan Tanker Grace One milik Iran atas dasar Iran melanggar sanksi embargo Uni Eropa karena mengirim minyak ke Suriah.
Bila kita catatkan maka akan diperoleh poin seperti berikut:
Aksi 1.
-Pasukan Elit Inggris menahan Tanker Iran Grace One di Selat Giblartar, satu tanjung di dekat Spanyol yang berada di pengawasan otorita Inggris.
-Operasi dilakukan dengan mengirim pasukan via udara (helikopter) ke dek kapal.
-Inggris berdalih, tanker Iran melanggar embargo Uni-Eropa terkait sanksi kepada Suriah.
-Aksi dilakukan malam hari dimana Tanker tidak dikawal kapal perang Iran
Reaksi 1
Iran memaksa Stena Impero berpindah haluan di jalur utama selat Hormuz ke wilayahnya.
Pasukan Iran menahannya dengan mengirim kapal patroli serta pasukan elit yang diturunkan lewat helikopter.
Iran berdalih ini merupakan pemeriksaan keamanan
Aksi dilakukan siang hari dimana Tanker di kawal oleh kapal perang Inggris Foxtrot 236.
Reaksi 2
Iran menahan tanker berbendera Liberia yang membawa minyak perusahaan Inggris
Pada pola retaliasi atau berbalasan seperti ini maka pesan yang ingin disampaikan Iran adalah:
1. Kami bisa melakukan apa yang anda lakukan tetapi jauh lebih baik. Kami melakukannya siang hari sementara anda malam hari dengan diam-diam.
2. Kami melakukannya dimana kapal perang Inggris mengawal tanker dengan posisi siap tempur. Sementara tanker kami tidak dikawal sama sekali.
3. Anda menahan satu saiya menahan dua.
4. Tidak satu pun dari negara Uni Eropa yang mendukung aksi penahan tanker Iran. Meskipun mengatasnamakan embargo EU.
5. Kami akan menaikkan tensi x+1 sebagaimana anda menjawabnya, tetapi kami bisa diajak negosiasi.
Sementara itu demi kedaulatan tanah air, maka akan ada upacara tujuhbelas agustus di pulau Reklamasi yang telah direbut dari mandor proyek dan sub-kon truk tanah urugan. Benar-benar heroik.

0 comments:

Post a Comment