Kebaikan

Udah deh diselesaikan saja dulu bertengkarnya. Kalau memang punya ide untuk kebangkitan Indonesia, coba kirimkan ke google melalui website ini:

http://www.project10tothe100.com/

Google akan mengeluarkan uang sebesar 10 juta dollar US untuk membiayai ide yang anda berikan menjadi kenyataan. Ide itu haruslah sesuatu yang dapat membantu sebanyak mungkin orang. Membantu di bidang apa? Ada dibidang budaya, energi, pendidikan, menolong diri sendiri dan orang lain, tempat tinggal, lingkungan, peluang, dan lainnya. 

Ini terjemahan dari http://www.project10tothe100.com/how_it_works.html

Bagaimana Cara Kerjanya

Project 10100 (diucapkan “Project 10 to the 100th”) adalah sebuah panggilan untuk ide-ide yang dapat mengubah dunia dengan menolong sebanyak mungkin orang. Begini nih cara joinnya:

1. Kirimkan ide anda sebelum tanggal 20 Oktober 2008.

Isi formulir pengiriman ide anda. Anda dapat menambahkan proposal ide anda dengan video sepanjang 30 detik.

2. Voting terhadap ide-ide akan dimulai 27 Januari 2009.

Kami akan menerbitkan seleksi dari ratusan ide dan akan meminta anda, publik, untuk memilih dua puluh semi finalis. Lalu  dewan penasihat akan memilih lima ide final.  Kirimkan saya pengingat untuk memilih.

3. Kami akan menolong ide-ide ini menjadi kenyataan.  

Kami berkomitmen untuk memberikan 10juta dolar untuk mengimplementasikan proyek tersebut, dan tujuan kami adalah untuk menolong sebanyak mungkin orang yang bisa kami tolong.  Jadi ingatlah, uang bisa menjadi batu loncatan tapi idelah yang penting.

Semoga beruntung, dan orang yang menolong lebih banyaklah yang akan menang.

Ingat, deadline 
October 20th, 2008

Panduan

Tujuan kami adalah memberikan sesedikit mungkin aturan. Tapi kami minta agar anda menempatkan ide anda pada kategori-kategiri berikut dan perhatikan kriteria penilaiannya di bagian bawah.

Kategorie:

  • Community/Komunitas: Bagaimana kita dapat menghubungkan orang, membangun komunitas, dan melindungi budaya yang unik?
  • Opportunity/Kesempatan: Bagaimana caranya kita dapat menolong orang agar mereka dapat menafkahi diri mereka sendiri dan keluarganya.
  • Energy/Energi: Bagaimana kita dapat menggerakkan dunia ini ke arah energi yang aman, bersih, dan murah?
  • Environment/Lingkungan: Bagaimana kita dapat mempromosikan ekosistem global yang bersih dan berkesinambungan?
  • Health/Kesehatan: Bagaimana kita menolong orang mendapatkan hidup yang sehat dan lebih lama?
  • Education/Pendidikan: Bagaimana kita dapat menolong orang mendapatkan akses kepada pendidikan yang lebih baik?
  • Shelter/Tempat Berlindung: Bagaimana kita bisa menolong memastikan setiap orang memiliki tempat yang aman untuk tinggal?
  • Everything else/DLL: Kadang kala ide terbaik tidak masuk di kategori manapun.

Kriteria:

  • Reach/Jangkauan: Berapa banyak orang yang akan terpengaruh oleh ide ini?
  • Depth/Kedalaman: Berapa dalam impaknya? Seberapa penting kebutuhannya?
  • Attainability/Keberjangkauan: Dapatkan ide ini diimplementasikan dalam setahun atau dua tahun?
  • Efficiency/Efisiensi: Seberapa sederhana dan efektif ongkoskah ide anda?
  • Longevity/Kelamaan: Berapa lama impak dari ide anda akan terasa? 
Udah siap? Yak kirimkan saja. Mudah-mudahan kalo di implementasikan di Indonesia bisa membantu Indonesia bangkit. 
Ayo buruan ikutan. Sebarin ya ke yang lain.
Tambahan untuk pengiriman ide, ada pertanyaan ini:
1. Satu kalimat apa yang sangat baik menjelaskan ide anda (max 150 karakter)
2. Jelaskan ide anda lebih dalam (max 300 kata)
3. Masalah atau isu apa yang dituju oleh ide anda (max 150 kata)
4. Jika ide anda menjadi kenyataan, siapa yang akan meraih keuntungan dan bagaimana? (max 150 kata)
5. Apa langkah pertama agar ide ini bisa diimplementasikan? (max 150 kata)
6. Jelaskan outcome optimal ketika ide anda dipilih dan diimplementasikan. Bagaimana cara mengukurnya? (max 150 kata)

Ini saya ambil dari milis yang juga mengambil dari milis lain sehingga tidak diketahui asal-usulnya tetapi baik untuk disebarluaskan.

1. Jangan menggunakan listrik untuk penerangan atau peralatan kecuali jika anda benar-bnar sedang menggunakannya, jika tidak menggunakannya matikanlah !

2. Menggunakan lampu luorescent (neon) yang hemat energi.

3. Pergunakan penerangan, pembangkit listrik, unit-unit pemanas bertenaga surya.

4. Manfaatkan lebih banyak penerangan cahaya alam.

5. Pergunakan ventilasi yang struktural untuk penyejuk ruangan daripada menggunakan Air Condition (AC) 6. Pergunakan air dingin, bukan air panas.

7. Pastikan peralatan bertenaga listrik tetap efisien dan terawat dengan baik 8. Pengendalian penerangan, alat pendingin udara secara otomatis, misal dengan alat sensor cahaya 9. Pergunakan alat-alat pematul cahaya untuk menggantikan lampu penerangan.

10. Pergunakan film pelapis kaca atau rayban untuk mengurangi panas matahari.

11. Tanamlah tanaman sebanyak mungin di kebun anda untuk mengurangi karbondiosida.

12. Jangan membakar apa saja, bahkan rokok.

13. Lengkapi mobil atau motor anda dengan katalisator.

14. Jika anda menghentikan kendaraan dalam waktu yang tidak lama, jangan matikan mesin kendaraan anda.

15. Kurangi bawaan pada kendaraan anda untuk mengurangi beban, bahkan mengeluarkan sebatang pensil dari kendaraanpun akan membantu.

16. Jangan membuang sesuatu yang dapat di daur ulang, seperti kaleng aluminium dan kertas. Simpan dan berikan pemulung untuk dijual kembali.

17. Meminimalisir penggunaan styrofoam (gabus

sintetik) untuk bungkus makanan.

18. Lihat dan periksa kembali jika anda menggunakan aerosol, cat, AC, apakah mengandung khlorofluorokarbon (CFC).

19. Jangan beli barang apapun yang langsung dibuang sesudah dipakai sekali, jika ada barang sejenis yang dapat dibeli sebagai investasi jangka panjang.

20. Belilah produk yang anda sukai sehingga produk tersebut tidak perlu diganti sampai benar-benar rusak dan tidak dapat dipakai kembali.

21. Cobalah untuk tidak memiliki barang yang hanya memiliki nilai estetika saja.

22. Berhati-hati dengan barang plastik yang anda beli karena ada beberapa jenis plastik tidak dapat di daur ulang.

23. Bawalah tas anda sendiri jika hendak berbelanja yang terbuat dari kain atau kanvas untuk mengurangi produk plastik.

24. Katakan pada seseorang jika anda melihatnya membuang sampah secara sembarangan.

25. Jangan sekali-sekali memotong tanaman atau menebang pohon karena tetumbuhan membantu menyelamatkan bumi.

26. Sirami taman anda dengan air hujan, buat sistem tadah hujan.

27. Pergunakan air sehemat mungkin untuk mencuci kendaraan dan menyiram kebun anda.

28. Pisahkan sampah yang dapat di daur ulang dan tidak.

29. Jangan membuang sampah kedalam saluran air, terusan air, sungai dan laut.

30. Jangan gunakan bahan kimia terutama bahan detergen dan bahan pembersih yang mengandung phospat.

31. Pakailah bahan pengganti zat kimia dalam rumah misal jus lemon dicampur dengan garam,cuka dan amoniak.Jangan menggunakan air lebih dari yang anda perlukan.

32. Apabila mungkin, air di daur ulang.

33. Jangan menggunakan air untuk membersihkan halaman jika dapat dibersihkan dengan sapu.

34. Pastikanlah agar keran bekerja dengan baik dan pergunakan pancuran yang mengalir pelan.

35. Periksa pembilas toilet berada dalam keadaan baik untuk menghindarkan pembilasan yang tidak perlu.

36. Simpan air bekas dan mesin cuci pakaian untuk mencuci kendaraan anda.

37. Biasakan meminum air dengan tidak menyisakan air dalam gelas.

38. Jangan melakukan perjalanan, kecuali anda terpaksa melakukannya.

39. Jangan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, kecuali jika anda memang terpaksa.

40. Pergunakan kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan, karbon monoksida dan ongkos parkir.

41. Pergunakan sepeda, jika jarak yang ditempuh relatif dekat.

42. Pergunakan bahan bakar yang bebas timah (unleaded

fuel)

43. Pergunakan bahan bakar beroktan rendah.

44. Mengkonversi mesin kendaraan anda untuk memakai gas alam yang dipadatkan.

45. Merawat mesin dengan teratur.

46. Pilih kendaraan yang menggunakan bahan bakar paling efisien.

47. Jika hendak mencetak (nge-print) periksa setting print terlebih dahulu, pergunakan cetak draft untuk menghemat tinta.

48. Pergunakan dibalik kertas yang telah terpakai untuk kebutuhan intern.

49. Jangan pergunakan gambar-gambar yang yang tidak dibutuhkan dalam sebuah tulisan, karena gambar membutuhkan tinta yang lebih.

50. Pilih jenis dan ukuran huruf yang standart.

51. Jangan mempergunakan pupuk yang mengandung zat kimia atau penyalahgunaan pestisida.

52. Pergunakan bahan kimia untuk tanaman herbisida dan fungisida seefisien mungkin.

53. Mulailah menanam tanaman dengan teknik hidroponik (ditanam tanpa menggunakan tanah dan hanya memberi gizi secukupnya di dalam air.

54. Untuk pedagang keliling, jangan menghidupkan alat-alat yang menimbulkan suara bising, kecuali untuk memberikan demonstrasi kepada konsumen.

55. Menghindarkan musik pengiring ditempat-tempat publik.

56. Jangan mengoperasikan peralatan pada jam-jam puncak istirahat.

57. Hindari memperdengarkan musik bersuara keras, sehingga mengaburkan bunyi pengumuman yang penting.

58. Pastikan bahwa peralatan benar-benar kedap suara dan diservis untuk memperkecil suara bising.

59. Pakailah alat penutup telinga jika bekerja pada mesin yang bersuara bising.

60. Pastkan agar produk yag menimbulkan suara mengeluarkan suara sekecil mungkin atau diisolasi.

61. Gunakanlah alat-alat musik pada tingkat suara yang wajar dan tidak memekakkan telinga.

62. Jangan menempel poster,atribut organisasi atau hal-hal yang berbau promosi di dinding atau tembok di area publik.

63. Hindari pemasangan tanda penunjuk atau rambu lebih dari satu sehingga orang tidak dibingungan dengan rambu itu.

64. Pasanglah reklame atau baliho pada tingkat kewajaran.

65. Jangan bangun pabrik yang menimbulkan pencemaran di daerah pemukiman.

66. Pastikan adanya prasarana yang memadai untuk pembuangan seluruh limbah.

67. Meminimalisir tingkat asap beracun dan limbah cair yang rendah.

68. Cari informasi dari pemerintah mengenai standar pencemaran udara dan air yang dapat diterima.

69. Pergunakan bahan bakar yang paling sedikit menimbulkan pencemaran.

70. Pergunakan teknologi pembersih atau anti pencemaran yang ada untuk menjaga agar prosesing pabrik anda menjadi bersih.

71. Hindarkan pemakaian bahan-bahan beracun, kecuali jika hal tersebut sangat diperlukan sekali.

72. Jangan menanam limbah beracun tanpa nasehat ahli.

73. membuang limbah beracun di luar pabrik anda.

74. Jangan membakar limbah industri di tempat terbuka.

(Berbagai Sumber)

Tags:

Ada berita bagus nih, untuk anda yang punya anak, sodara, teman, pacar, TTM, atau lainnya dan lulusan SMA. Beasiswa dari Departemen Perindustrian dengan ikatan dinas untuk kuliah di beberapa perguruan tinggi terkenal di Indonesia.  Di antaranya, STT Tekstil Bandung, Akademi Pemimpin Perusahaan Jakarta, Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta, Akademi Analis Kimia Bogor, Akademi Teknologi Industri Padang, Akademi Teknik Industri Makassar, dll.

Buat yang berminat, bisa download pengumuman lengkapnya di situs deperin atau dari:

a. Pengumuman

b. Formulir

Syarat umumnya adalah lulusan setahun yang lalu, juara 1 - 10 (bukti raport), surat pengantar dari pemda, ortu ga mampu.

Beasiswanya untuk transportasi, biaya kuliah, biaya hidup, buku. Lumayan lah, ngga mikir uang lagi sampai lulus kuliah asal belajarnya bener.

Selamat berusaha dan meniti nasib yang lebih baik.

Tags:

Salam,

Sudah lama ya ngga nulis di blog ini. Kasihan, sudah mulai banyak rumput-rumputnya. Debu juga sudah menutupi hampir semua permukaannya. Sekarang bebersih dulu, sambil nulis tentang artis.

Kata orang, perjalanan hidup manusia itu bagaikan roda yang berputar. Kadang di bawah dan kadang di atas. Kadang baik dan kadang juga tidak baik. Sekarang kita lihat, artis Gito Rollies.

Sebenarnya, aku bukan penggemar dia. Sudah beda angkatannya Bo. Mungkin kalo ortu sempat ngalami masa jayanya Gito Rollies. Tapi, katanya sih dulu artis yang satu ini sangat dekat dengan dunia hitam. Maksudnya dunia malam gemerlap (dugem kali yee).

Tapi, dalam beberapa tahun terakhir ini ada perubahan. Gito Rollies yang sekarang adalah seorang aktivis Jamaah Tabligh. Itu lho, jamaah yang selalu ingin mengajak orang-orang supaya lebih dekat ke Masjid. Aku juga pernah ikutan dulu, dua atau tiga kali.

Setidaknya Gito Rollies yang sekarang adalah orang yang lebih baik. Mudah-mudahan matinya pun dalam husnul khotimah. Baru saja, beliau meninggal dunia. Mudah-mudahan diampuni dosanya, dimudahkan urusan kubur dan akhiratnya, juga ditegarkan keluarga yang ditinggalkannya.

Ngga cuma Gito Rollies, artis yang berubah jadi baik. Kalau yang aku kenal ada Hari Mukti yang jadi mubaligh jamaah Hizbut Tahrir. Ada lagi Ustadz Jefri, dan mungkin masih banyak lainnya.

Kawan-kawanku juga ada yang seperti itu. Dalam satu masa pernah hidup jauh dari agama. Kemudian ada satu titik yang mengembalikan lagi mereka ke dekat Tuhan. Enak juga ya, pernah nyicip nakal dan akhirnya jadi soleh.

Tapi ada juga yang tadinya soleh, eh taunya malah berantakan di akhirnya. Ada anak ustadz, gara-gara kenal dunia selebriti jadi ngaco. Ada jebolan pesantren tapi ngga keliatan lagi hasil gemblengan pesantrennya.

Mudah-mudahan, semua orang tetap husnul khotimah. Yang sekarang bejat, nanti jadi baik dan akhirnya mati husnul khotimah. Yang sudah baik, ngga usah jadi bejat dulu sebelum husnul khotimah.

Penutupnya: Selamat jalan Gito Rollies, semoga aku juga bisa husnul khotimah. Rindu deh diantar dan didoakan beribu orang ketika aku meninggal nanti.

Tags:

Baru saja membaca novel “Ayat-ayat Cinta” karya Habiburrahman. Ada satu paragraf yang membuatku teringat kepada nikmat yang telah Allah berikan kepadaku: MANDI. Dalam novel itu diceritakan betapa si peran utama mendapatkan kenikmatan luar biasa dari mandi setelah seharian berpanas-panasan di Mesir. Wah jelas nikmat dong bisa mandi setelah panas-panasan.

Jadi ingat waktu aku masih kecil. Dulu aku masih tinggal di kampung, Dusun Cibunian Desa Margacinta Kecamatan Cijulang, Ciamis Selatan. Daerah yang terkenal dengan dukun santetnya ini jadi tempat persinggahan sementara karena orangtuaku belum mapan berkarir di Jakarta. Aku dititipkan di rumah kakek dari pihak ayah dan ibuku. Cara mandinya ya disesuaikan dengan keadaan masing-masing.

Di rumah kakek dari ayahku kalau mau mandi aku harus jalan kaki dulu sejauh kira-kira dua ratus meter. Jalannya ngga tanggung-tanggung melewati semak belukar dan pepohonan. Di antara semak belukar yang rimbun itu ada sebuah saluran air yang mengalirkan air dari sungai ke sawah. Kalau kata orang kota saluran itu diberi nama selokan. Nah dibagian semak yang paling rimbun selokan itu diberi batu-batu penahan yang membentuk bak air. Dari bak air inilah aku mandi.

Airnya disesuaikan dengan keadaan sungai. Kalau sungai sedang jernih maka aku menikmati air jernih untuk mandi. Kalau sungai sedang “butek” ya terima aja deh air yang kotor itu. Lagipula aku masih sangat kecil, jadi belum terlalu ngeh lah dengan air bersih dan air kotor. Ketika agak besar barulah di rumah kakekku itu dibuatkan sebuah bak mandi. Bak ini dialiri air dari sungai dengan memakai pipa. Meskipun sudah dibuatkan filter sebelum masuk ke pipa kejernihan air tetap mengikuti keadaan di sungai.

Kalau di tempat kakek dari ibuku sudah agak lumayan. Di sana ada sumur timba. Untungnya aku masih kecil jadi ngga perlu susah-susah kalau mau mandi. Tinggal tunggu bak air sudah dipenuhi oleh air yang ditimba oleh entah siapa. Airnya selalu jernih karena sudah disaring oleh dinding-dinding tanah sumur. Airnya juga segar, berbeda dengan air sungai yang kadang adem dan kadang hangat. Air sumur mungkin terkena efek seperti air kendi yang menjadi cukup dingin seperti yang sudah masuk kulkas.

Aku paling senang kalau di ajak mandi ke mata air atau sungai yang besar. Air yang melimpah membuatku senang bukan kepayang. Cuma sayang jarak mata air atau sungai besar dari rumah kakekku cukup jauh. Untuk bisa sampai ke sana aku harus berjalan berkilo-kilo meter melalui jalan batu yang licin dan juga terjal. Samping kiri dan kanan jalan ini adalah jurang yang membuat orang yang menjagaku malas mengantar. Malasnya bukan apa-apa, aku ini anak yang agak aktif sehingga agak sulit untuk dijaga.

Setelah pindah ke Jakarta kebutuhan air dipenuhi oleh sebuah pompa dragon. Segala keperluan air mengharuskan aku yang sudah agak besar ikut memompa. Masak, mencuci, dan juga mandi pasti aku jadi andalan. Kadang pompa ini ngadat tidak mau mengeluarkan air. Kalo sudah seperti ini aku harus memasukkan segayung air dulu ke dalam pompa untuk memancing airnya keluar.

Aku senang mandi air pancuran. Kalau mau mandi pancuran aku meminta orang lain memompa untukku. Sebelnya kalau sudah ngga ada lagi orang yang mau memompakan air aku harus “self service”. Cara melayani diri sendiri ini cukup melelahkan karena aku harus memompa airnya dan terburu-buru berlari ke bawah pompa supaya bisa menikmati air pancuran sebelum aliran air dari pompa itu berhenti.

Setelah keluargaku cukup berada, cie ilee, berada, orangtuaku memasang pompa listrik di rumah. Wah dengan ini aku ngga perlu cape mompa lagi. Pancuran air juga tidak menjadi halangan. Pokoknya senang deh punya pompa listrik. Cuma kalau pulang ke kampung balik lagi deh ke jaman batu menimba dan menikmati air sungai. Listrik di kampungku baru ada ketika aku sudah kuliah. Jadi ya, urusan mandi tetap harus manual untuk menyediakan airnya.

Air dalam bathtub dan shower baru aku nikmati setelah lulus sarjana. Ketika aku mulai ikut proyek-proyek dan sering menginap di hotel barulah aku kenal dua benda ini. Kalau sebelumnya sabun, shampoo, dan handuk harus disediakan sendiri sekarang semua sudah tersedia ketika baru masuk kamar.

Air mandi panas di hotel baru aku kenal ketika menjadi panitia seminar internasional di Bali. Sebagai salah satu panitia inti aku diberi fasilitas kamar di hotel Grand Bali Beach yang berbintang lima. Wah pertama kali merasakan mandi di bathtub dengan air panas aku senyam senyum sendiri. He he he, cuma gini aja toh rasanya. Kayak gini aja mah ngga usah bayar berjuta-juta rupiah. Di rumah juga bisa pakai jolang dan masak air sendiri.

Mandi dimanapun sama. Suatu kegiatan yang menyegarkan setelah penat berkegiatan. Dia membuat badan rileks dan fresh. Bisa mandi dengan air bersih tanpa perlu keluar banyak tenaga memang suatu nikmat yang sangat besar. Istriku pernah cerita dulu pergi ke daerah gunung kidul untuk program sosial. Selama satu bulan di sana tidak bisa mandi dengan benar. Soalnya ngga tega memakai air untuk mandi. Air untuk minum saja di jatah satu hari satu gelas, bagaimana mungkin menyediakan banyak air untuk kegiatan membasuh badan yang dinamakan mandi?

Aku bersyukur atas nikmat mandi yang telah Dia berikan kepadaku. Terima kasih ya Allah untuk kesempatan mandi yang telah Engkau berikan.

Tags: