Entries RSS Comments RSS

Archive for the ‘Malaysia’ Category

Jalan-jalan ke Genting Highland

Thursday, October 8th, 2009

Genting highland adalah sebuah kota hiburan di Malaysia. Di sana ada bermacam hiburan seperti pertunjukan artis, permainan video, judi (hiburan kah?), dan taman tema. Seperti namanya, memang Genting terletak di tempat yang tinggi.

Untuk sampai di sana, kalau tidak punya kendaraan sendiri kita bisa naik bis. Ada bis umum yang bertolak dari Titiwangsa. Tapi, Genting Highland punya layanan bis sendiri yang bisa diakses dari banyak tempat diantaranya adalah Puduraya, KL Sentral, dan Gombak.

Layanan bis ini bisa dibeli terpisah atau secara paket dengan layanan lainnya. Misalnya bisa dibeli dengan cable car atau di Indonesia juga dikenal sebagai kereta gantung atau gondola. Malah kalau mau lebih murah, beli saja paket Go Genting yang menawarkan ongkos pergi pulang dan taman tema luar.

Kebetulan ketika saya ke sana, saya pakai paket Go Genting yang berharga RM 140 untuk 4 orang. Jam keberangkatan dan jam pulang bisa dipilih sendiri. Untuk kenyamanan, pergi nya pagi dan pulangnya sore. Jangan pulang terlalu malam.

Perjalanan bis, sekitar 45 menit dari KL Sentral ke Genting Cable Car. Dari sini kami naik Cable Car terpanjang di Asia tenggara katanya. Cable car menuju ke atas. Cukup mengerikan bagi yang takut ketinggian. Makanya, lebih baik pulang sore hari ketika kita masih bisa melihat sinar matahari. Kalau malam, suasana seram ketinggian bertambah besar dengan kegelapan di luar cable car.

Pagi hari orang belum begitu ramai, jadi ngga terlalu lama menunggu giliran untuk sampai ke atas. Di stasiun atas, ternyata banyak kabut yang menyelimuti kompleks hotel dan taman permainan.

Setelah sampai di atas, mencari taman tema agak susah. Ternyata taman tema berposisi setelah kasino (tempat main judi). Kalau mau masuk sini, selalu di tanya kartu identitas (IC) kalau berwajah asia. Soalnya warga negara Malaysia yang beragama Islam dilarang masuk ke dalam kasino. Tapi ada teman saya yang iseng masuk, ditanya IC dia kasih passport. Ternyata boleh tuh masuk ke dalam. Artinya, agama apapun boleh masuk ke sana asal bukan warga negara Malaysia. Ngga tau deh sekarang masih bisa seperti itu atau ga.

Kembali ke taman tema. Paket yang saya ambil termasuk taman tema luar (Outdoor Theme Park). Jumlah mainan cukup banyak. Kebanyakan bisa untuk keluarga / anak-anak. Daftar permainan lengkap bisa dilihati di websitenya.

Untuk permainan yang agak menyeramkan, biasanya ada syarat tambahan. Misalnya ketinggian dan berat badan. Enaknya di sini yang antri ga terlalu banyak seperti di Dunia Fantasi. Jadi kalau mau coba yang asyik-asyik, cukup ngantri ngga sampai sejam sudah bisa masuk. Apalagi kalau sudah sore dan bukan hari libur, biasanya makin sedikit yang antri.

Harga makanan standar saja. Hampir sama dengan harga makanan di KL. Jadi ngga usah terlalu khawatir kelebihan belanja makanan. Harga KFC pun sama dengan yang lain.

Harga paket Go Genting terhitung murah, karena untuk ongkos pulang pergi saja sudah lebih dari RM 18. Artinya kalau kita naik dua permainan, harga yang dibayar sudah impas. Apalagi seperti anak-anak saya yang main bumper car (bom bom car di dufan) sampai 7 kali, belum terhitung permainan lainnya, tentu sudah sangat murah.

Oh iya, biar jangan kecewa, coba lihat jadwal maintenance anjungan permainan di website genting. Jadi jangan sampai sudah berharap banyak pingin main sesuatu eh ngga kesampaian gara-gara sedang diperbaiki. Setidaknya saat saya ke sana, ada 3 anjungan yang sedang diperbaiki tapi secara umum kami sekeluarga sudah cukup menikmati permainan yang ada.

Pengen ke sana lagi? Kemungkinan besar iya. Dufan masih terlalu jauh sih, hehehe. Harga lebih mahal dan ngantri lebih lama. Biar dinikmati dulu deh di sini.

  • Share/Bookmark

Wisuda

Sunday, August 9th, 2009

Today is your day

Begitulah, slogan yang selalu ditampilkan iklan foto wisuda di kampus saya dulu di Bandung setiap dekat-dekat acara wisuda. Wisuda adalah acara yang menyenangkan terutama buat wisudawan dan keluarganya.

Prosesi wisuda bukan lagi hanya sekedar seremoni pelepasan mahasiswa dari almamaternya. Kadang jadi hiburan, karena ternyata wisudawan ga cuma bawa ortu. Ada juga yang sewa bis untuk bawa keluarga dan tetangganya, sekedar melihat acara yang mungkin hanya sekali seumur hidup ini.

Jaman saya masih mahasiswa dulu, wisuda ngga cuma rame buat yang diwisuda, tapi juga rame buat yang masih mahasiswa. Dari mulai menyiapkan acara arak-arakan, acara hiburan keluarga, sampai acara tawuran. Tawuran?

Iya, jaman dulu ngga aneh kalo ada tawuran antar jurusan saat arak-arakan wisuda. Biasanya, yang wisuda dimasukkan ke atas truk, atau delman, atau kadang gajah, untuk diputar-putar sekitar Bandung. Nah di depan, samping, dan belakang kendaraan ini biasanya mahasiswa dari himpunan mahasiswa wisudawan ikut mengiringi.

Tawuran terjadi antar pengiring ini, misalnya kalo papasan dijalan saat arak-arakan. Ngga lama sih, paling bak bik buk 5 menit, terus jalan lagi. Meskipun sebentar, ya ada juga sih yang berdarah-darah. Ngga mati. Malah kadang, ada satu jurusan yang tawurannya ngga cuma dengan satu jurusan, tapi berjurus-jurusan lagi. He he he, aneh juga ya, mahasiswa gitu lho, PTN paling beken se Indonesia gitu lho, lagi acara wisuda gitu lho. Tapi mudah-mudahan sekarang sudah ngga ada lagi tawurannya.

Acara arak-arakan juga seru. Apalagi kalo yang ngarak itu dari FSRD. Kalo jurusan lain mah, paling banter pake jaket himpunan. Kalo FSRD ini kadang bisa happening art. Seni jalanan, yang aneh-aneh gitu lah. Ada yang jadi lebah, kadang hantu, atau yang lainnya. Menghibur.

Perjalanan arak-arakan paling banter di depan mall terdekat, Bandung Indah Plaza. Di sana ya cuma sekedar lewat, kadang juga disiram pake mobil pemadam. Have fun aja, buat menampilkan, ini lho wisudawan. Trayek favorit lainnya adalah kampus PTN lain yang kebetulan cuma selemparan batu aja dari kampus kami. Ngga sampe lempar-lemparan batu sih, cuma sekedar cari pasangan buat para wisudawan hehehe.

Lain padang lain belalang, lain kampus lain juga wisudaannya. Di tempat saya sekarang, Universiti Teknologi Petronas, wisuda dikenal dengan nama konvokesyen, terjemahan langsung dari convocation. Senengnya di sini bikin bazaar, bukan arak-arakan. Biasanya sehari sebelum sampai sehari sesudah wisuda ada bazaar dalam kampus atau dekat tempat wisuda.

Ngga cuma bazaar sih, ada juga acara hiburan seperti nyanyi, nari, dan sejenisnya. Selain itu kegiatan outdoor juga diselenggarakan seperti flying fox, kukudaan, kayaking, atau jet sky. Malah pernah juga mendatangkan mobil balap F1 dan pembalapnya sekalian. Maklum, kan punya PETRONAS.

Kalau di tempat lain, atau di Indonesia wisuda dilakukan oleh rektor atau dekan, di sini agak istimewa. Ngga tanggung-tanggung, yang mewisuda adalah Tun Dr. Mahathir Muhammad, mantan Perdana Mentri Malaysia. Beliau masih sangat dihormati oleh orang PETRONAS dan anak perusahaannya.

Saking dihormatinya, bisa dibayangkan begini. Tahun kemarin tidak seperti biasa wisuda dilakukan dari pagi sampai sore karena banyaknya jumlah wisudawan. Karena sudah tua, ngga mungkin semua dilakukan sendiri oleh Tun Dr. Mahathir, jadi beliau pagi, siangnya diteruskan oleh Dirut PETRONAS.

Kalau di kita, misalnya dapat giliran kerja siang paling kita datangya siang juga kan. Ngapain datang dari pagi cuma melihat orang lain diwisuda. Tapi ternyata ngga tuh, Dirut PETRONAS datang dari pagi untuk melihat Tun Dr. Mahathir mewisuda, dan siangnya baru menggantikan. Kebayang kan, betapa masih tingginya penghormatan orang PETRONAS ke Tun Dr. Mahathir.

Wisuda tahun ini beda sedikit. Akibat wabah H1N1, semua jadi agak ga jelas. Kemungkinan ngga datang Dr. Mahathirnya karena kampus ini sempat ditutup akibat ada beberapa mahasiswa yang bergejala terkena H1N1. Jadi semua orang agak berhati-hati untuk beraktivitas. Wisuda mungkin ngga serame wisuda sebelumnya, tapi mudah-mudahan tetap memberi kenangan indah buat wisudawan.

Oke deh, selamat di wisuda terutama teman-teman dari Indonesia. Bawa ortu dan keluarga, jangan lupa pendamping wisudanya yah hehehe.

  • Share/Bookmark

Beasiswa PETRONAS Untuk Lulusan SMA

Thursday, July 30th, 2009

Beasiswa lagi nih, untuk lulusan SMA yang merasa pintar-pintar tapi belum berhasil juga dapat sekolah. Beasiswanya katanya sih lumayan, setidaknya bisa untuk hidup sehari-hari ditambah pulang pergi ke Indonesia kalo pas liburan.

Beasiswa ke Universiti Teknologi PETRONAS. Jurusan yang ditawarkan adalah:

  • Teknik Kimia
  • Teknik Elektro
  • Teknik Mesin
  • Teknik Sipil
  • Teknik Perminyakan
  • Teknik Informatika
  • Sistem Informasi Bisnis
  • Perminyakan dan Geosains

Pengumuman dalam bahasa Inggris, ada di harian kompas tanggal 26 Juli 2009, halaman 33. Yang di sini terjemahan bebasnya saja. Batas terakhir pengiriman berkas adalah 7 Agustus 2009. Syaratnya, umur ga lebih dari 23 tahun, belum menikah, lulus SMA (atau mungkin yang mau lulus juga bisa), bisa boso Inggris karena bahasa pengantarnya English. Kirim berkas penting seperti fc ijasah/raport, kemampuan english, formulir aplikasi dari website utp, 2 foto 4×6, dan dokumen pendukung lainnya ke:

Petronas Representative Office Indonesia
Level 27, Citibank Tower
Bapindo Plaza
Jl. Jend Sudirman Kav 54-55
Jakarta 12190

UTP sudah ada sejak tahun 1997. Mahasiswa di Indonesia di sini ada hampir 200 orang, terdiri dari S1, S2, S3. Dosennya juga ada yang dari Indonesia, bahkan imam masjid UTP adalah orang Indonesia.

Letaknya cukup jauh dari Kuala Lumpur, sekitar 3 jam. Kalau dari lapangan terbang KLIA atau LCCT ya sekitar 5 jam deh. Jauh dari kota karena wilayah sekitarnya masih dalam perkembangan. Kalo mo serius belajar, OK banget deh. Tapi kan, mahasiswa juga manusia perlu hiburan. Kota terdekat sekitar 1 jam kalau naik mobil pribadi. Siapkan waktu sekitar 2 jam kalau naik bis kota.

Tempatnya sekitar 40 km dari Ipoh dan 50 km dari Lumut. Lumut adalah kota transit ke Pulau Pangkor, salah satu tempat wisata terkenal di Malaysia.

Semua mahasiswa S1 diasramakan. Ga bayar lagi. Dapat uang saku sekitar RM 500 sebulan kalo ga salah. Biaya makan sehari-hari sekitar RM 10 – RM 20. Berarti cukuplah uang segitu. Malah kalo masak sendiri bisa jadi lebih murah. Biasanya dapat juga allowance untuk buku dan laptop (kalo ga salah ya hehehe).

Oh iya, jangan terlalu berharap banyak dapat kerjaan di Malaysia setelah selesai karena biasanya recruitment di kampus diutamakan untuk orang Malaysia. Tapi UTP sudah terakreditasi dan ijasahnya diakui Dikti. Bisa dipakai cari kerja di Indonesia. Beberapa mahasiswa lulusan S1 di sini bahkan ada yang langsung masuk program pasca sarjana di Malaysia dan negara-negara Eropa.

Agak beda dengan Universitas lain, kerja praktek di sini waktunya panjang. Sekitar 8 bulan. Udah kayak kerja beneran deh, karena dapat gaji juga. Bahkan dari kampus juga dapat allowance untuk hidup di tempat kerja. Karena itu biasanya ga susah lulusan sini (orang lokal) untuk dapat kerja karena sudah terbiasa dengan lingkungan kerja.

Karena banyak mahasiswa Indonesia, kadang atase pendidikan KBRI datang juga ke sini, nengokin. PPI nya lumayan jalan, tapi yang aktif sih banyakan S1.

Olahraga OK, karena fasilitasnya lengkap. Ada kolam renang, lapangan tenis, bulutangkis, voli, basket, rugby, kayak, silat, bahkan ada fitness center nya juga. Semua gratis, kecuali kalo peralatan macam raket dan cock harus beli sendiri.

Saat ini, mahasiswa Indonesia senang olah raga bareng. Yang paling sering bareng adalah renang, bulu tangkis, dan makan duren (lho makan duren olah raga toh?). Biasanya patungan untuk beli cock. Apalagi kalo menjelang tujuh belasan, suka ada pertandingan olah raga antar mahasiswa Indonesia.

Kehidupan sosial, mungkin agak terbatas karena semua kegiatan dalam kampus. Ga seperti di Indonesia yang bisa kost di luar kampus dan berinteraksi dengan masyarakat hampir tiap hari. Di sini, ya gitu-gitu aja deh. Tapi bukan berarti menutup pintu jodoh, karena ternyata banyak juga yang jadian antar mahasiswa Indonesia. Bahkan ada yang sudah menikah juga.

Kalo ada yang berminat untuk sekolah di sini, silahkan kasih pertanyaan atau komentar. S1, S2, dan S3 juga boleh tanya.

  • Share/Bookmark

Things to Do in KL

Friday, July 24th, 2009

Writing in English? Why not? He he he, after a long long time this is my first attempt to write another English post in School of Universe. Just a rewrite of my previous post in Bahasa Indonesia. It is about my journey in KL with my family.

The first thing you have in mind before you come to Malaysia probably is this: PETRONAS TWIN TOWER. Yes, this is one thing that if you put into your photograph people most likely already know that you are in Malaysia. The same thing goes with Merlion in Singapore, Eiffel Tower in France, or Liberty Statue in USA.

To get to Petronas Twin Tower from Airport is easy. Upon arriving at the airport, you just have to take a feeder bus or rent a car to get to KL. Feeder bus will take you to KL Sentral. This is the biggest train station in KL, with commuter, LRT, and intercity train available.

Feeder bus cost you only a little money. RM 8 to RM 9 ticket fare is available, depending on the bus. Even Star Shuttle bus can take you to places like hotel for only a small additional fare (RM 12 to get to any hotel in KL). It is per person fare. Rented car or taxi is available for more than RM 80.

When you are in KL, you have to decide where to stay. If you go on a budget, you can either take Petaling Street or near KL Sentral for you stay. Both places offer budget hotels or even dormitory style hostels.

If you plan to visit other places by train, such as Singapore, Thailand, or even other Peninsula places of attraction, it is better for you to stay near KL Sentral. Even other places in KL such as Petronas Twin Tower or Genting Highland public transportation is reachable from KL Sentral.

If you stay in Petaling Street, you can get to puduraya bus station by walking. This is convenient if you plan to go to other places in Malaysia by bus. For example, if you want to go to Melacca so puduraya is the only place to visit since you only can take bus to Melacca from here. You can go around KL if you buy a rapidKL bus ticket only for RM 2 per day. It means that you can re use the ticket as long as the journey is on the same day.

Petaling Street itself is a shopping destination for most tourists. You can buy cheap souvenirs here such as key chain, t shirt, or even imitation bags. A beer corner is also available for European tourists.

Back to Petronas Twin Tower. At least there are 5 things you can do near Petronas Twin Tower. The first one of course, taking pictures of you with the twin tower as the background. The second on is taking a walk around the KLCC park which is considered as a very save place for foreigner. The third one is to see the water laser attraction at the park or you can even take your children to a public swimming poo. The forth one is to visit Petrosains and Dinotrek2. The fifth one is to visit the Petronas Sky Bridge.

KLCC Park from Petronas Sky Bridge

The hardest thing to do is probably to visit Petronas Sky Bridge. You have to ask for free ticket to visit this one. Since it is a free ticket, don’t expect you will get one if you come late. Most smart visitor will come early in the morning even before the ticket counter open. When I came near 8 am, I only managed to get ticket for 4 pm shift. So if you want to get morning shift tickets, please come before 8 am.

Every shift can only take around 20 people. That includes children and babies. So you have to ask a ticket for your baby too. One person can ask for a maximum of 5 tickets.

One shift will take about 20 minutes to finish. That includes a short film before you enter the lift that will take you to level 41 in 41 seconds. There is a guide that will explain the history of Petronas Twin Tower and guide you through the 20 minutes journey.

Petronas Sky Bridge Interior

Other places you might be interested in when you are in KL probably KL Tower, the Royal Palace and Putrajaya. The last two are not accessible by public transportation. But if you insist to go there, you can join a short tour that will cost you more than RM 100 per person. If you can arrange a private tour with your friend, may be it is cheaper to rent a car to take you there. As for the guidance you can join other tourist for some explanation from their guide :) .

If you are not a backpacker or if you prefer a higher class of hotel you can consider The Zon Hotel as your place to stay. If you bring family, you can have a 2 bedrooms suites for a cheap price. Please go to the official hotel website for reservation, it is cheaper than any travel agent’s offers.

There you can have a family room, dining room, and a basic kitchen with a lot of kitchen utensil that can fulfill your needs. Below are some pictures when I stayed there.

Family Room, The Zon

Dining Room, The Zon

Dining Room, The Zon

Kitchen with Toaster, Microwave, Rice Cooker, and Gas Stove

Kitchen with Toaster, Microwave, Rice Cooker, and Gas Stove

So, have a nice trip to KL :) .

  • Share/Bookmark

Berita Beasiswa Lagi

Friday, June 12th, 2009

Beasiswa untuk anak SMP, ke Singapura. Dibiayai dari kelas 3 sampai persiapan kuliah. Berita lengkap di http://www.moe.gov.sg/education/scholarships/asean/indonesia/

Syaratnya, lahir tahun 93 – 95, dan sudah ikut UAN. Pendaftaran terakhir sampai 15 Juli 2009.

Beasiswa untuk lulusan D3 informatika ke S1 di Multimedia University Malaysia dari XL. Berita lengkap di http://www.xl.co.id/tabid/274/newsId/407/Default.aspx

Syaratnya, pokoknya ga lebih dari 23 tahun umurnya dan yang akan lulus tahun ini pun boleh ikut daftar. Pendaftaran paling lambat 30 Juni 2009

  • Share/Bookmark

Pelatahan Blog

Sunday, May 3rd, 2009

Minggu, 3 Mei 2009 kampus saya Universiti Teknologi PETRONAS mendapatkan tamu-tamu penting. Pertama dan kedua, adalah Ibu Fitria Barmawi dari Forum Lingkar Pena Malaysia dan Bapak Raffaell blogger yang tinggal di Malaysia. Peserta pentingnya juga datang dari beberapa PPI universitas di Malaysia seperti APIIT, UUM, USM, UPM, UM, dan UKM.

Tamu-tamu penting ini berkumpul dalam rangka pelatihan “Be A Successful Blogger” yang diselenggarakan PPI UTP dengan sokongan PPI se Malaysia. Isinya kalo dari Bu Tria tentang tips menulis sedangkan dari Pak Raff tentang tips membuat blog.

Di akhir acara pelatihan dibuat sebuah workshop untuk membuat blog berkelompok dan pemenang dari pembuatan blog ini mendapatkan hadiah.

Kecewa juga sih dengan pelatihan ini karena tidak mendapatkan apa yang saya harapkan. Bukan karena materi atau pematerinya kurang bagus lho. Harapan saya adalah ingin mendapatkan petunjuk memperbaiki tulisan saya yang amburadul dan kurang terstruktur ini, misalnya melalui workshop penulisan. Tapi ternyata hanya materi dari Bu Tria saja yang agak nyerempet meskipun ngga sempat praktek. Materi Pak Raff banyak menyentuh sisi layout dan asesori blog yang ngga terlalu berkaitan dengan apa yang saya harapkan dari pelatihan ini.

Kemudian saat lomba juga kriteria penilaian tidak dijelaskan sejak awal. Instruksinya hanya diminta untuk membuat blog dengan isi yang berkaitan dengan pelatihan. Wah banyak juga waktu yang dihabiskan untuk menyiapkan konten sampai akhirnya melupakan layout. Eh pas penilaian yang banyak kontribusi nilai malah layout, bukan konten. Seharusnya kalau tau layout yang menentukan, ya konsentrasi di layout aja. Lagi pula kan layoutnya pakai yang standar diberikan di wordpress, blogspot, atau multiply. Perubahan yang bisa dilakukan juga minimal. Jadi seharusnya sih isi tulisannya yang diberi penilaian yang lebih banyak. Sayang juga terbuang waktu menunggu selesai hanya untuk menyaksikan layout termenarik yang mendapatkan hadiah hehehe. Penonton kecewa, tapi ya sudahlah terima saja.

Buat yang penasaran dengan konten yang saya buat, bisa lihat aslinya di http://gobloginutp.wordpress.com . Tapi saya sertakan di sini juga deh biar lebih gampang aksesnya. Gobloginutp adalah singkatan dari go blog in utp yang artinya kami semua sengaja pergi ke UTP untuk belajar ngeblog. Judulnya seperti judul yang salah, tapi memang itu tujuannya, mendapatkan perhatian dari pembaca terhadap isi tulisan dengan judul yang seperti salah padahal benar. Dan inilah isinya:

PELATAHAN BLOG DI UTP

Trauma itu bisa membunuh potensi seseorang. Contohnya gara-gara trauma tampil di depan umum di masa kecil, kemampuan menyampaikan pikiran dalam bentuk lisan maupun tulisan secara terstruktur menjadi tidak berkembang.

Kacian deh lo! Yang tadinya mungkin bisa jadi presiden, eh malah mentok jadi Pak RT. Ketika seharusnya menjadi direktur bisa-bisa cuma jadi tukang sayur. Sayang banget kan?

Salah satu cara terapi trauma seperti di atas adalah dengan menulis blog. Menurut salah satu pemateri pelatihan “To be a successfull blogger” yang diadakan oleh PPI-UTP bersama dengan PPI Malaysia, blogging adalah salah satu cara untuk mengungkapkan diri.

Buat yang belum pede dengan dirinya, bisa mulai dengan sarana blog yang gratis dengan identitas anonymous. Misalnya make engine blog buatan google di www.blogspot.com atau juga di www.wordpress.com. Kalo pake yang gratis, kita ngga perlu mikir space dan keamanan. Jangka waktu hidupnya juga bisa sangat panjang. Sampe orang yang mati pun, kata Mas Raffaell, isi blognya akan tetep ada selama si engine itu ada.

Kita pun tidak perlu memikirkan mengisi blog dengan nama asli kita. Kita bisa sembunyikan identitas saat mendaftarkan dan membuat blog. Dengan anonymous juga bukan berarti ngga bisa mengembangkan diri lho. Soalnya dengan blog walking atau kunjungan ke blog yang lain, kita bisa koneksi dengan orang lain. Ngga perlu kenalan bisa langsung ngasih komentar. Ngga perlu ngundang orang datang ke blog kita gara-gara baca komentar kita di blog orang lain. Ini cukup membantu orang-orang yang punya krisis percaya diri.

Makin sering nulis dan makin sering komen, maka makin baiklah kualitas kita. Ini terapi yang bagus untuk yang punya trauma. Yang tadinya kuper karna kurang pede, jadi gaul deh lewat blog! Keren kan? Jaringan antarblog juga bisa dijadikan sarana untuk memperbaiki kualitas pede kita lho. Kita bisa minta orang lain untuk me-review tulisan kita juga dengan sering membaca, kita juga bisa belajar dari tulisan orang lain. Begitu kata ibu Fitria Barmawi, salah satu pembicara dalam acara yang sama yang diadakan di Perak, UTP tanggal 3 Mei 2009.

Blog juga bukan cuma buat terapi lho. Tergantung tujuan masing-masing, bikin blog bisa buat cari uang, cari temen, cari pacar, cari musuh, cari ketenangan hati.. atau cari yang lain. Tapi, kalo ngga punya tujuan, bikin blog sama juga latah.

Pelatahan blog deh jadinya.

  • Share/Bookmark

Virus Jahat

Thursday, April 30th, 2009

Menurut ensiklopedia populer Wikipedia, virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang mampu menginfeksi sel organisme biologis alias makhluk hidup. Ukurannya sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat oleh mikroskop biasa, apalagi oleh mata kita.

Hidup sebagai parasit yang menumpang pada sel hidup, dia mampu merubah isi sel yang ditumpanginya menjadi mirip dirinya. Tentu saja kemampuan sel inang yang ditumpangi akan berkurang, bahkan bisa menjadi suatu penyakit bagi tubuh biologis.

Virus menyerang tumbuhan, binatang, dan juga manusia. Pada awalnya virus tumbuhan hanya menulari tumbuhan. Begitu juga virus binatang dan manusia hanya akan menulari binatang dan manusia saja. Ngga ada yang menular dari tumbuhan ke manusia, binatang ke manusia, atau sebaliknya.

Tetapi virus memiliki kemampuan untuk bermutasi, berubah ke bentuk lain yang merubah pola penyebarannya ataupun sel yang diserangnya. Misalnya HIV yang baru ramai beberapa puluh tahun lalu. Lalu virus flu burung yang mampu menular dari burung ke manusia. Dan sekarang yang ramai, virus flu babi yang bisa menular dari manusia ke manusia.

Jahatnya virus, membuat tubuh biologis yang ditumpanginya menjadi sakit tanpa ada pengobatannya. Sampai sekarang, virus influenza yang sudah ada ribuan tahun lalu juga belum ditemukan obatnya. Akhirnya biasanya manusia yang kena virus ya harus istirahat meredakan gejalanya sampai si virus mati sendiri.

Kejahatan virus juga menyebar di komputer. Mengambil konsep yang sama seperti virus parasit biologis, manusia membuat virus yang kadang jahat juga. Ada virus yang sanggup mengganggu pekerjaan bahkan sampai merusak file.

Contohnya file yang saya punya. Laporan riset tiga bulan terakhir dengan paper-paper dan jurnal yang baru akan disubmit hari ini ternyata musnah gara-gara virus. Sedih sekali karena tidak ada back upnya. Hasil pekerjaan sampai jam 3 malam selama berminggu-minggu hilang. Terus kapan mau lulusnya ya?

Mudah-mudahan kejadian ini ada hikmahnya. Mungkin saya disuruh istirahat dulu sebentar sebelum nanti melanjutkan lagi pekerjaannya. Tubuh pun perlu istirahat juga kan? Biar ngga dimasuki virus biologis.

Mudah-mudahan sehat selalu.

  • Share/Bookmark

Pulau Penang

Monday, March 23rd, 2009

Penasaran mengunjungi berbagai tempat wisata di Malaysia. Pemerintah Malaysia gencar sekali melancarkan kampanye wisata di luar maupun dalam negeri. Kali ini kami sekeluarga mengunjungi Pulau Penang, pulau yang katanya banyak peninggalan sejarah dan di set seperti Singapura.

Langsung ke tujuan wisata aja ya. Begitu datang ke Penang langsung menuju ke Bukit Bendera. Bukit bendera ini sudah buka dari jam 7 pagi. Bagus datang pagi sih karena mungkin masih sepi. Kami datang agak siang, tempat parkir penuh. Perlu putar-putar sekitar setengah jam untuk mencari tempat parkir saja. Belum lagi ketika mengantri tiket kereta bukit, ternyata dapat jatah untuk dua jam lagi. Harga tiket murah, RM 4 untuk dewasa dan RM 2 untuk anak-anak. Itu untuk perjalanan pulang pergi.

Kereta bukit di Penang adalah kereta bukit pertama buatan kerajaan Inggris di seluruh jajahannya. Dibangun tahun 1882, merupakan kereta yang ditarik kabel. Jalan kereta sangat curam. Mungkin kemiringannya sekitar 60 derajat. Perjalanan dari bawah sampai ke puncak bukit memakan waktu sekitar setengah jam dengan dua kali naik kereta. Tinggi puncak bukit itu sekitar 420 m di atas permukaan laut.

Di puncak bukit ada tempat penerowongan. Mungkin jaman dulu bukit ini dijadikan tempat pengintaian ke laut. Selain itu ada kuil Hindu dan juga Masjid yang tidak seberapa besar. Di depan kuil Hindu ada sebuah meriam tua. Tempat lain di bukit ini belum sempat saya kunjungi karena saat itu cuaca sudah hampir hujan.

Selepas itu kami pergi ke Georgetown untuk mencari penginapan. Dalam perjalanan mencari penginapan kami sempat melewati tempat wisata Fort Cornwallis dan Masjid Kapitan Keling. Tempat yang lain kurang menarik karena secara bangunan biasa saja. Bangunan tua seperti itu juga banyak di Ipoh, dekat tempat tinggal saya.

Kami menginap di Berjaya Hotel Georgetown. Ini hotel bintang empat, tapi kami dapatkan harga yang cukup murah dari agen perjalanan. Untuk anda yang senang bepergian, cobalah pesan hotel dari agen perjalanan karena anda bisa dapatkan harga yang jauh lebih murah dari hotel-hotel tempat anda menginap. Saya dapatkan diskon hampir 70% untuk kamar hotel saya.

Pagi hari kedua, kami pergi ke Gurney Drive, tempat pelancongan jalan kaki di tepi pantai. Sayang pantainya sudah tidak menarik lagi. Airnya kotor dan pasirnya sudah banyak berwarna hitam. Selepas Gurney Drive kami pergi ke Pantai Batu Feringghi. Ternyata pantai ini mirip dengan Pantai Teluk Batik baik dari pasirnya maupun kualitas airnya. Jauh lebih baik pantai di Pulau Pangkor. Akhirnya cuma 1,5 jam saja kami di sini. Kami langsung kembali ke hotel untuk check out.

Sewaktu di Gurney Drive, mobil kami mengalami kerusakan. Akinya yang sudah berumur lebih dari dua tahun tampaknya harus diganti. Untung ada pengurus travel di depan hotel yang baik hati meneleponkan bengkel langganannya untuk mengganti aki mobil saya. Padahal hari itu hari Minggu, yang kebanyakan bengkel di sini sedang tutup. Kalau anda punya masalah dengan mobil anda di Penang, saya sarankan telepon saja orang ini di 0164451490 untuk mendapatkan bantuan. Very helpful.

Akhirnya kami bisa pulang dengan naik mobil lagi. Kalau dihitung tanpa kerusakan aki, mungkin biaya satu keluarga berkunjung ke Penang sekitar RM 300. Biaya itu untuk bensin, tol, penginapan, makan, dan tiket kunjungan situs wisata. Tapi kalau di nilai 0 – 10, istri saya membandingkan Penang dan Yogya, maka Yogya dapat 8 atau 9, Penang dapat 2. Lalu kenapa Malaysia jadi tujuan wisata yang lebih baik dari Indonesia? Ngga tau tuh.

  • Share/Bookmark