Puisi

Sepuluh tahun yang lalu, aku terkagum melihat CV mu

Ku bayangkan, indahnya hidupku bila bisa memiliki istri sepertimu

Tapi sayang, saat itu kondisi belum memungkinkanku untuk memilihmu

Untungnya, waktu yang berlalu mampu membuatku mengikatmu menjadi istriku.

Enam tahun yang lalu, aku ikut menemani ibumu

berjuang belasan jam lamanya untuk memberi jalan padamu

menjadi anak pertamaku

Tiga hari yang lalu

Aku mengantar ibumu

Ke rumah sakit yang jauh di kota itu

Kata dokternya, kamu belum turun

padahal sudah banyak darah yang keluar dari tubuh ibumu

bagaimana ini?

ya sudah, bawa jalan-jalan saja dulu

ternyata ibumu kesakitan sekali saat berusaha membuatmu turun

akhirnya kami bawa lagi ke rumah sakit

eh, ternyata kamu belum turun juga

tunggu lagi 3 jam, ngga turun-turun akhirnya dokter harus memaksamu

kamu ngga tau sih, kalau dipaksa dokter, sakitnya minta ampun

ibumu sampai harus menangis meraung kesakitan

untungnya ngga lama, 24 Maret 2008 pukul 19:47 waktu GMT +8

kamu lahir ke dunia ini anakku yang ketiga

berat juga ya badanmu, 4 kg

panjang juga ya badanmu, 56 cm

mudah-mudahan kamu menjadi anak yang sholeh, sehat, sejahtera, dan bahagia dunia akhirat

mudah-mudahan, kami orang tuamu dan juga kakak-kakakmu mampu mendidik dan menjaga kalian semua sampai nanti kalian bisa berdikari

sekali lagi, selamat datang di dunia

Naila Azka Aqila

Tags:

Aku tak tahu

kalau ada sesuatu

akhirnya keluar kata itu

mungkin menyakiti hatimu

maukah kamu memaafkanku?

Tags:

Syahadat

Karya Gus Mus 

Inilah kesaksianku inilah pernyataan ku inilah ikrarku
laa ilaaha illallaah
Tak ada yang boleh memperhambaku kecuali Allah. Tapi nafsu terus memperhambaku
laa ilaaha illallaah
Tak ada yang boleh menguasaiku tapi kekuasaaan terus menguasaiku
laa ilaaha illallaah
Tak ada yang boleh menjajahku kecuali Allah. Tapi materi terus menjajahku
laa ilaaha illallaah
Tak ada yang boleh mengaturku kecuali Allah. Tapi benda mati terus mengaturku
laa ilaaha illallaah
Tak ada yang boleh memaksaku kecuali Allah. Tapi syahwat terus memaksaku
laa ilaaha illallaah
Tak ada y ang boleh mengancamku kecuali Allah. Tapi rasa takut terus mengancamku
laa ilaaha illallaah
Tak ada yang boleh merekayasaku kecuali Allah. Tapi kepentingan terus merekayasaku
laa ilaaha illallaah
Hanya kepada Allah aku mengharap. Tapi kepada siapapun, masya Allah, aku mengharap
laa ilaaha illallaah
Hanya kepada Allah aku memohon. Tapi kepada siapapun, masya Allah, aku terus memohon
laa ilaaha illallaah
Hanya kepada Allah aku bersimpuh. Tapi kepada apapun, masya Allah, aku terus bersimpuh
laa ilaaha illallaah
Hanya kepada Allah aku bersujud. Tapi kepada apapun aku terus bersujud
laa ilaaha illallaah
Masya Allah

Tags:

Ini bukan karyaku, tapi karya Gus Mus yang aku ketik sambil mendengarkannya. Buatku sih, sangat menyindir diriku. Makanya aku mau susah payah mengetiknya dengan kecepatan super :)

Kaum Beragama Negeri Ini

Tuhan lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini
Mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain di negeri negeri lain
Demi mendapatkan ridha Mu mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka
Untuk merebut tempat terdekat di sisi Mu
mereka bahkan tega menyodok dan menikam hamba hamba Mu sendiri
Demi memperoleh rahmat Mu
Mereka memaafkan kesalahan dan mendiamkan kemungkaran bahkan mendukung kelaliman
Untuk membuktikan keluhuran budi mereka
Terhadap setan pun mereka tak pernah berburuk sangka
Tuhan lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini
Mereka terus membuatkan Mu rumah rumah mewah
Di antara gedung gedung kota hingga di tengah tengah sawah
Dengan kubah kubah megah dan menara menara menjulang untuk meneriakkan nama Mu
Menambah segan dan keder hamba hamba kecil Mu yang ingin sowan kepada Mu
Nama Mu mereka nyanyikan dalam acara hiburan hingga pesta agung kenegaraan
Mereka merasa begitu dekat dengan Mu hingga masing-masing merasa berhak mewakili Mu
Yang memiliki kelebihan harta membuktikan kedekatannya dengan harta yang Engkau berikan
Yang memiliki kelebihan kekuasaan membuktikan kedekatannya dengan kekuasaan yang Engkau limpahkan
Yang memiliki kelebihan ilmu membuktikan kedekatannya dengan ilmu yang Engkau kurniakan
Mereka yang engkau anugerahi kekuatan seringkali bahkan merasa diri Engkau sendiri
Mereka bukan saja ikut menentukan ibadah tapi juga menetapkan siapa ke surga siapa ke neraka
Mereka sakralkan pendapat mereka dan mereka akbarkan semua yang mereka lakukan
Hingga takbir dan ikrar mereka yang kosong bagai mulut bedug
Allahu akbar wa lillahi -l hamd

Tags: