<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>School of Universe</title>
	<atom:link href="http://www.schoolofuniverse.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.schoolofuniverse.com</link>
	<description>Terima Kasih Allah</description>
	<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 03:45:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Pertanyaan Sebelum Datangnya Kematian</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pertanyaan-sebelum-datangnya-kematian/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pertanyaan-sebelum-datangnya-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 03:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Prayer]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Siap-siap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pertanyaan-sebelum-datangnya-kematian/</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah beberapa kali pertanyaan ini melintas dipikiran saya. Apa yang akan  terjadi ketika saya akan meninggal? Dirunut-runut melihat pengalaman orang-orang  yang meninggal, saya coba list pertanyaan apa saja yang berkaitan dengan proses  meninggal.</p>
<p>Pertama, kalo saya nanti meninggal kira-kira karena apa ya? Sebelumnya saya  pernah bikin tulisan tentang memilih cara meninggal, yaitu suatu pekerjaan yang  kita senangi. Ada yang senang dakwah, meninggalnya ketika berdakwah. Ada yang  senang naik motor gede, meninggalnya juga saat naik motor gede. Tetapi sebab  meninggalnya bukan itu sih. Misalnya Gito Rollies meninggal karena sakit keras  sedangkan Sophan Sopian meninggal karena kecelakaan. Ketika saya mengantar  mertua berobat ke sebuah rumah sakit, di sana juga ada yang meninggal gara-gara  disantet. Ada juga yang sedang ngobrol tiba-tiba meninggal. Ngga ada tanda, ngga  ada sebab. Dulu saya rindu sekali meninggal sebagai syuhada. Entah meninggalnya  karena berperang atau sebab lainnya tapi bisa dikategorikan sebagai syahid.  Sekarang entahlah, saya ngga tau lagi. Punya keinginan sebab mati juga ngga  mungkin, tapi mudah-mudahan tidak memberatkan orang-orang yang dekat dengan  saya. Kasihan kan.</p>
<p>Yang kedua, kalo saya sudah mau meninggal, siapa ya yang kira-kira membantu  membimbing saya mengucap kalimat syahadat? Kalo lihat di film sih, banyak orang  yang meninggal setelah mengucapkan kalimat-kalimat yang baik. Ada yang sebelum  meninggal bersyahadat terlebih dahulu, ada yang bertakbir, ada juga yang bilang:  &#8220;T t t tteruskan pp per juaangan kuuu aaaaaakkkkh&#8221;. Kalo melihat kenyataannya,  tidak semudah itu mengharapkan bisa meninggal dengan kalimat terakhir yang baik.  Kalo perkiraan saya, lagi-lagi berhubungan dengan kegiatan yang sering kita  lakukan. Kalo kita sering berdzikir, sering bertasbih, tahmid, dan takbir, insya  Allah kata-kata itu juga yang terakhir keluar dari bibir kita. Ada yang cerita  seorang kenek yang terjatuh dari bisnya ketika akan meninggal malah keluar nama  tempat yang biasa dia teriakkan ketika sedang menarik penumpang. Ada lagi yang  katanya gerakan tangan dan tubuhnya seolah-olah sedang menghitung uang. Kayaknya  kalo kita berharap ada kata-kata terakhir yang akan keluar dari bibir kita,  harus sudah mulai sering kita ucapkan saat kita masih sadar. Sampai-sampai kalo  kita sadarpun kata-kata itu yang akan sering keluar dari mulut kita. Beberapa  orang yang saya kenal masih berkomat-kamit seperti memuji-muji Allah ketika  mereka menjelang ajal. Biasanya sih, beberapa hari menjelang ajal suka sudah  tidak sadar. Kecuali kalo yang matinya karena kecelakaan ya. Tapi mungkin juga  sih kata-kata yang keluar adalah yang sering diucapkan ketika tidak sadar.  Misalnya kalo orang yang sewaktu hidupnya terkaget-kaget mengucapkan  astaghfirullah atau Allohu Akbar, kayaknya pas kecelakaan dan meninggal juga  akan mengucapkan kata-kata itu. Sekarang bayangkan betapa lucunya seorang yang  sewaktu hidup dan sering kaget mengucapkan nama-nama binatang, terus pas  kecelakaan dan mau meninggal kata-kata itu juga yang keluar hehehe. Naudzu  billah deh.</p>
<p>Ketiga, kalo pas meninggal siapa yang ngurusin ya? Ngerepotin ngga ya  kira-kira? Kalo meninggalnya siang hari dan hari kerja, mungkin ngga nyusahin  yang ngurus. Mau beli kain kafan dan kapas gampang. Mau mesen kubur juga ngga  susah. Kalo meninggalnya jam 12 malam? Masa harus ditunggu sampai siang dulu sih  baru diurusin. Mertua saya sudah menyiapkan kain kafan dan kapas sejak berbulan  sebelum meninggal. Alhamdulillah, ketika meninggal malam hari tidak merepotkan  keluarga untuk mencari keperluan pengurusan jenazah, sehingga bisa langsung  diurus malam itu juga dan siap untuk dikuburkan pagi-pagi sekali. Pengurusan  jenazah berkaitan dengan pemandian dan pensholatan. Meskipun saya sudah beberapa  kali ikut kursus pengurusan jenazah, kayaknya tetap mesti buka kamus dulu deh  untuk pelaksanaannya. Banyak yang lupa. Lah kalo keluarga ngga ada yang bisa  gimana? Siapa yang mau mandikan dan menyolatkan? Bisa sih dimandikan oleh orang  lain, tapi kan lebih baik kalo dimandikan oleh keluarga sendiri. Senang juga  kalo anak sendiri yang bisa mengimami sholat jenazahnya.</p>
<p>Keempat, siapa yang akan mengantarkan jenazah dan mendoakan? Sewaktu tetangga  saya meninggal, yang mengantarkan sampai ke kubur bisa dihitung dengan jari.  Soalnya sudah tua dan tidak terlalu aktif di masyarakat. Kalo saya, paling ya  teman kantor aja sama tetangga. Itupun kalo ada yang mau. Maklum deh, saya kan  belum terasa kehadirannya oleh orang lain. Kalo orang yang sudah terasa  kehadirannya, kehilangannya pun akan terasa dan orang akan memperjuangkan waktu  dan tenaga untuk mengantarkan. Seperti yang saya lihat ketika uwak saya  meninggal, begitu banyak orang yang datang untuk menyolatkan dan mengantarkan.  Begitu juga ketika seorang aktivis meninggal, banyak kawan sesama aktivis yang  ikut mengantarkan. Pak Harto, meskipun banyak yang benci ternyata banyak juga  yang mengantarkan. Artinya Pak Harto adalah orang yang terasa kehadirannya.  Ketika mertua saya meninggal, banyak juga yang mau ikut mengantarkan ke kubur.  Tapi kebetulan tempat tinggalnya bukan berisi orang-orang berada yang punya  kendaraan pribadi, sedangkan jarak ke pekuburan umum juga cukup jauh. Mau ngga  mau harus disiapkan kendaraan untuk mengangkut para pengiring ini. Biasanya sih  biar banyak daya muatnya disiapkan bis atau truk. Keluarga harus rela keluar  uang sedikit yang penting almarhum banyak yang mengantarkan dan mendoakan.  Apalagi katanya setelah 40 langkah pengiring meninggalkan kubur, maka sudah  harus bersiap-siap berhadapan dengan malaikat yang bertanya dalam kubur.</p>
<p>Kelima, kira-kira keluarga mendoakan terus ngga ya? Menurut ajaran Islam,  semua amal sudah terputus setelah kita meninggal. Ngga ada lagi usaha yang bisa  kita lakukan untuk menambah pahala atau mengurangi dosa. Yang tinggal adalah  ilmu yang bermanfaat, amal jariah, dan doa dari anak. Mudah-mudahan anak-anak  saya selalu ingat untuk mendoakan orangtuanya. Jangan sampe deh, punya anak yang  cuma bisa berkelahi berebut warisan setelah ortunya meninggal. Saya setuju  dengan keputusan untuk membuat masjid atau jadi tabung abadi penyantunan orang  yang membutuhkan daripada sekedar diwariskan ke anak. Biar deh ditinggalkan  secukupnya saja, anak juga sudah punya rejeki sendiri, ngga harus dari orangtua  terus. Mudah-mudahan sempat menyiapkan anak menjadi anak yang sholeh dan ngga  bergantung dengan suapan orangtua terus. Jadi ketika saya nanti meninggal,  mereka bisa jadi jalan penghapusan dosa saya dan juga mereka bisa meneruskan  hidup dengan baik sepeninggal saya. Aamiin. Gimana dengan anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pertanyaan-sebelum-datangnya-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pharmacist Knows Better</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pharmacist-knows-better/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pharmacist-knows-better/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 03:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pharmacist-knows-better/</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya saya pernah tulis di sini tentang sikap dokter Melayu yang ada di  sini. Kebanyakan bersikap dingin apalagi yang bekerja di poliklinik milik  pemerintah. Cool banget. Pernah ketika saya memeriksakan anak saya yang sakit si  dokter ngga nanya apa-apa. Cuma diem aja dan terus menuliskan resep untuk pasien  tanpa sepatah katapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasanya saya pernah tulis di sini tentang sikap dokter Melayu yang ada di  sini. Kebanyakan bersikap dingin apalagi yang bekerja di poliklinik milik  pemerintah. Cool banget. Pernah ketika saya memeriksakan anak saya yang sakit si  dokter ngga nanya apa-apa. Cuma diem aja dan terus menuliskan resep untuk pasien  tanpa sepatah katapun terucap dari mulutnya.</p>
<p>Ngga cuma sekali kejadian itu terjadi. Gara-gara ngga sembuh juga sakit batuk  saya bawa anak ke tempat praktik dokter bebas. Di sana juga sama saja, baik  pasien maupun orang tua ngga ditanya macam-macam. Dokter diem aja mendengarkan  keluhan dari pasien tanpa bertanya atau memberikan saran. Ngga ada senyum  sedikitpun.</p>
<p>Kejadiannya beda kalo kita pergi ke dokter swasta yang biasanya diisi oleh  dokter India atau China. Secara alaminya keturunan non Bumiputera yang ada di  Malaysia memang dibatasi untuk memasuki jurusan-jurusan tertentu termasuk  kedokteran (sama juga dengan di Indonesia kali ya). Karena itu bagi mereka yang  ingin menjadi dokter biasanya sekolah di luar negeri seperti di Indonesia  (banyak di kedokteran UNPAD, UNBRAW, dll), India, dan Rusia. Dokter-dokter ini  biasanya lebih ramah dan mau menyapa termasuk ke anak-anak. Sewaktu kami periksa  kehamilan istri di rumah sakit swasta di Ipoh, anak saya juga diajak ngobrol dan  diberi permen oleh dokternya langsung.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman di atas, kalau harus periksa ke dokter yang bayarnya  hampir sama ya kami lebih baik pergi ke rumah sakit swasta dari pada ke  poliklinik. Tapi sayangnya rumah sakit swasta cukup jauh dari rumah sewa kami.  Karena itu kalau ada sakit apa-apa biasanya kami langsung pergi ke apotek saja  untuk nanya ke apotekernya.</p>
<p>Biasanya si apoteker juga punya pengetahuan tentang penyakit dan obatnya.  Cukup bawa orang yang sakit dan ceritakan apa keluhannya si apoteker bisa  memberikan saran obat apa yang harus dimakan dengan sekalian takarannya. Ini  jauh lebih murah karena kita ngga perlu bayar si apoteker hehehe. Saya pernah  bawa anak saya yang kena sakit jari akibat sering digigitin sendiri ke apotek.  Di sana saya cuma ceritakan sedikit keluhan dan sebab terjadinya penyakit itu ke  apoteker. Eh ternyata jawaban si apoteker jauh lebih panjang dan lebih  informatif dibandingkan kalo saya pergi ke dokter. Ya udah, sekarang apotek jadi  langganan saya kalo ada penyakit. Tapi mudah-mudahan ngga perlu banyak ke apotek  deh. Bagaimanapun hidup sehat lebih baik dari pada sakit. Mendingan saya bayar  asuransi kesehatan tapi ngga pernah menggunakannya daripada saya dapat pelayanan  kelas satu di rumah sakit. Iya ngga? Biar deh orang lain saja yang menggunakan  asuransi kesehatan yang saya bayar, yang penting keluarga saya sehat wal  afiat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/pharmacist-knows-better/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita Muda yang Cantik Ingin Menikahi Pria Kaya</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/wanita-muda-yang-cantik-ingin-menikahi-pria-kaya/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/wanita-muda-yang-cantik-ingin-menikahi-pria-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 01:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesejahteraan]]></category>

		<category><![CDATA[cantik]]></category>

		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Ini terjemahan dari sebuah e-mail. Lucu juga sih, makanya saya mau share. Sharing is Caring.
Disebuah kolom konsultasi ada seorang wanita menulis seperti ini:
Saya ingin jujur tentang semua yang saya katakan di sini. Saya akan berumur 25 tahun ini. Saya sangat cantik, bergaya, dan bercita rasa tinggi. Saya ingin menikah dengan seorang laki-laki yang memiliki pendapatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini terjemahan dari sebuah e-mail. Lucu juga sih, makanya saya mau share. Sharing is Caring.</p>
<p>Disebuah kolom konsultasi ada seorang wanita menulis seperti ini:</p>
<p>Saya ingin jujur tentang semua yang saya katakan di sini. Saya akan berumur 25 tahun ini. Saya sangat cantik, bergaya, dan bercita rasa tinggi. Saya ingin menikah dengan seorang laki-laki yang memiliki pendapatan tahunan sekitar US$500000 (Sekitar Rp. 5 Milyar) lebih. Anda boleh bilang saya tamak, tapi seseorang dengan pendapatan tahunan US$ 1 juta di New York hanya masuk kelas pertengahan saja.</p>
<p>Permintaan saya tidak terlalu tinggi. Apakah ada orang di forum ini yang memiliki pendapatan tahunan US$ 500k? Apakah anda sudah menikah? Yang ingin saya tanyakan: Apa yang harus saya lakukan agar dapat menikahi orang seperti anda? Diantara orang yang pernah saya kencani, paling tinggi hanya berpendapatan US$ 250k. Mungkin ini limit tertinggi saya. Jika ada orang ingin pindah ke tempat tinggal berbiaya tinggi di barat Taman New York, US$ 250k tidak akan cukup.</p>
<p>Saya di sini ingin menanyakan beberapa hal penting:</p>
<ol>
<li>Dimana lajang kaya biasanya berlepak?</li>
<li>Grup mana seharusnya menjadi target saya?</li>
<li>Kenapa istri orang kaya biasanya berwajah biasa saja?</li>
<li>Bagaimana cara anda menentukan siapa yang akan menjadi istri anda, dan siapa yang hanya bisa menjadi teman wanita anda?  (Target saya sekarang adalah untuk menikah)</li>
</ol>
<p>Tertanda, gadis cantik.</p>
<p>Dan ini jawabannya:</p>
<p>Saya membaca posting anda dengan rasa ketertarikan yang tinggi. Kiranya banyak gadis di luar sana yang memiliki pertanyaan yang sama dengan anda. Ijinkan saya untuk menjawab pertanyaan anda dengan kedudukan saya sebagai investor yang memiliki pendapatan lebih dari US$ 500k yang tentunya sesuai dengan permintaan anda. Mudah-mudahan orang lain tidak menganggap saya membuang waktu menjawab pertanyaan ini.</p>
<p>Dari sudut pandang bisnis, menikahi anda adalah keputusan yang jelek. Jawabannya sangat mudah, jadi ijinkan saya menjelaskannya. Kita ketepikan detailnya dulu, intinya anda ingin menukar &#8220;kecantikan&#8221; dengan &#8220;uang&#8221;. Orang A menyediakan kecantikan sedangkan orang B menyediakan uang, cukup fair.</p>
<p>Tapi ada masalah yang mematikan di sini, kecantikan anda pasti akan berkurang sedangkan uang saya tidak akan pergi kemana-mana tanpa alasan yang jelas. Faktanya, pendapatan saya bisa bertambah dari tahun ke tahun sedangkan anda tidak akan pernah bertambah cantik bila tahun bertambah. Karena itu dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset apresiasi sedangkan anda adalah aset depresiasi. Bukan sekedar depresiasi normal, tapi depresiasi eksponensial. Jika anda hanya punya aset itu, nilai anda akan mengkhawatirkan 10 tahun ke depan.</p>
<p>Dalam istilah yang biasa dipakai di Wall Street, setiap perdagangan memiliki posisi. Berkencan dengan anda juga merupakan posisi perdagangan. Jika nilai perdagangan jatuh kami akan menjualnya dan juga bukanlah ide yang bagus untuk menyimpannya untuk jangka panjang seperti pernikahan yang anda inginkan. Mungkin kejam kalau saya harus berkata seperti itu, tapi untuk membuat keputusan bijak maka setiap aset dengan depresiasi tinggi harus segera dijual atau disewakan. Setiap orang dengan pendapatan US$ 500k bukanlah orang bodoh; kami hanya akan mengencani anda tapi tidak akan menikahi anda. Saya sarankan anda lupakan mencari petunjuk untuk menikahi pria kaya. Lagi pula, anda dapat menjadikan diri anda orang kaya berpendapatan lebih dari US$ 500 k. Peluangnya lebih besar daripada mendapatkan orang kaya yang bodoh</p>
<p>Mudah-mudahan balasan saya ini dapat menolong. </p>
<p>Tertanda JPM</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/11/wanita-muda-yang-cantik-ingin-menikahi-pria-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sakratul Maut</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/sakratul-maut/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/sakratul-maut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 07:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Siap-siap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/sakratul-maut/</guid>
		<description><![CDATA[Buat setiap manusia, sakratul maut itu adalah peristiwa spesial. Yang bisa menunggui orang yang sakratul maut pun adalah orang-orang terpilih. Tidak semua orang dekat bisa menyaksikan seseorang meninggalkan dunia ini. Begini ceritanya.
Pak Tuo (Uwak, Pak De) dari istri saya adalah adik-beradik 6 bersaudara. Pada saat itu dia sedang melanjutkan studi dengan beasiswa di Amerika Serikat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat setiap manusia, sakratul maut itu adalah peristiwa spesial. Yang bisa menunggui orang yang sakratul maut pun adalah orang-orang terpilih. Tidak semua orang dekat bisa menyaksikan seseorang meninggalkan dunia ini. Begini ceritanya.</p>
<p>Pak Tuo (Uwak, Pak De) dari istri saya adalah adik-beradik 6 bersaudara. Pada saat itu dia sedang melanjutkan studi dengan beasiswa di Amerika Serikat. Biasanya sih kehidupan berjalan biasa saja, apa lagi sudah di semester terakhir kuliah, ya kegiatan di kampus sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Tetapi entah kenapa dalam seminggu itu setiap kali akan masuk ke kelas si pintu selalu terkunci dari dalam. Ketika dia meninggalkan kelas tersebut, orang lain dengan mudah bisa masuk ke ruang kelas tanpa terkunci dari dalam. Pas dia balik lagi ke kelas tersebut pintu sudah terkunci lagi tanpa bisa dibuka. Dia merasa ada sesuatu yang salah dengan kejadian tersebut yang menyebabkan dia berpikir untuk segera pulang ke Indonesia meskipun sekolahnya belum selesai. Sampai-sampai supervisornya juga bertanya kesungguhan dia untuk pulang karena kalau sudah pulang dia tidak akan bisa kembali lagi ke Amerika karena tiket kembali dari program beasiswa sudah dipakai. Akhirnya dia pulang juga ke Indonesia meskipun tidak akan bisa menyelesaikan sekolahnya.</p>
<p>Sesampainya di Indonesia ternyata ibunya sudah sampai tahap terakhir kehidupannya. Semua kegiatan seolah-olah sudah persiapan terakhir saja. Keenam anaknya sudah berkumpul semua. Harapannya sih, semua bisa menyaksikan saat-saat terakhir si ibu, sakratul maut. Tetapi ketika saat-saat terakhir itu kondisi si ibu yang sudah payah membuat tiga orang anaknya pergi keluar untuk mencari dokter sedangkan tiga anaknya yang lain dapat mendampingi si ibu menghembuskan nafas terakhir, salah satunya Pak Tuo istri saya itu. Aneh, tapi memang nyata. Kata-kata pembuka tulisan inilah yang disampaikan oleh Pak Tuo saya ke istri saya saat pulang dua minggu yang lalu ke Indonesia karena ayahnya sudah payah.</p>
<p>Mengenai persiapan terakhir, biasanya di hari-hari terakhir tubuh manusia yang akan meninggal itu sudah mulai membersihkan kotoran dari dalam tubuhnya. Jalan pembersihannya macam-macam. Kasus yang pernah disampaikan ke istri saya, ada yang selalu muntah-muntah. Ada lagi seperti mertua lelaki saya pada lima hari terakhir itu selalu pergi ke toilet untuk buang air besar dan air kecil Padahal ngga makan dan ngga minum. Hari ke lima itu juga sudah mulai menyampaikan salam ke malaikat maut. &#8220;Assalamu &#8216;alaikum malaikat maut, selamat datang&#8221;. Begitu katanya sambil menengok ke satu arah. Padahal ngga ada siapa-siapa di arah yang dilihat oleh mertua saya itu.</p>
<p>Beberapa orang meninggal setelah beberapa hari tidak sadar atau pingsan. Ini yang terjadi pada Uwak saya yang kepalanya terbentur lantai setelah jatuh dari pagar. Ayah istri saya juga sudah tidak sadar sejak beberapa hari sebelum beliau meninggal. Mungkin ada baiknya seperti itu. Menurut Rasul, saat paling sakit dalam kehidupan manusia adalah saat sakratul maut. Mungkin kalau tidak sadar rasa sakit sakratul maut bisa lebih ringan sakitnya. Sayang belum ada yang bisa cerita saat-saat sakratul maut ya. Kalau ibu melahirkan, katanya itu sudah dekat-dekat sakratul maut. Sakitnya luar biasa kata istri saya.</p>
<p>Saat-saat sakratul maut juga penuh dengan misteri. Saat Mak Tuo (Uwak perempuan, Bu De) istri saya akan meninggal istri saya sudah berniat ingin menginap di rumah sakit. Sudah siapkan pakaian dan perlengkapan mandi segala. Tapi menjelang jam dua belas malam istri saya kebelet pulang ke rumah. Akhirnya pulanglah dia diantar ayahnya. Sesampainya di rumah ayah istri saya merasa ngga tenang dan merasa harus segera pergi ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit hampir jam satu malam dan saat sampai di pintu kamar kakaknya sudah mulai proses sakratul maut. Untungnya ayah istri saya itu masih bisa mendampingi saat-saat terakhir kepergian kakaknya.</p>
<p>Ketika ayah istri saya akan meninggal, di rumah ada beberapa anggota keluarga yang ikut membaca quran. Bahkan mereka sudah datang dari subuh untuk sama-sama membacakan quran buat ayah istri saya. Sore harinya sekitar jam 7 malam beberapa orang pamit pulang. Beberapa orang keluarga lainnya juga sedang keluar membeli barang keperluan tapi tercegat macet di dekat rumah. Baru saja beberapa langkah yang pamit pulang pergi ternyata ayah istri saya meninggal. Akhirnya memang benar, hanya beberapa orang terpilih saja yang bisa ikut mendampingi sedangkan yang lainnya karena satu dan lain hal tidak akan bisa ikut.</p>
<p>Bagaimana sih detik-detik hembusan nafas terakhir itu? Beberapa orang yang akan meninggal sudah terasa dingin bagian bawah kakinya menjelang sakratul maut. Menurut penjelasan dalam agama Islam, nyawa memang dicabut perlahan dari bagian bawah dulu yang dikosongkan. Nafas juga cuma tinggal sekali-kali saja dan selang waktu ke nafas selanjutnya cukup lama. Mungkin sekitar 2 menitan. Ketika nyawa sudah sampai diujung, biasanya ada suara seperti ceklok. Istri saya yang menyaksikan ayahnya meninggal juga memang mendengar suara seperti itu. Setelah itu nafas berat sekali dan tenang. Alhamdulillah ketika meninggal tidak ada kejadian aneh yang berlaku. Pada saat yang tidak terlalu lama tetangga mertua saya juga meninggal. Karena ada penyakit usus, ketika sakratul maut keluar darah dari lubang-lubang tubuhnya. Misalnya dari mulut, hidung, telinga, dan bagian bawah.</p>
<p>Begitu saja sharing cerita sakratul mautnya. Mudah-mudahan bisa jadi pengingat karena kita pun satu saat akan segera menyusulnya. Sudah siap-siap?</p>
<p>In Memoriam, Mertua saya Tamerlan Tores Tahir. Meninggal dunia di Bandung, 15 Oktober 2008, jam 19.15. Mudah-mudahan amal ibadahnya diterima, dosanya diampunkan, urusan kubur dan akhiratnya dimudahkan. Aamiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/sakratul-maut/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Avatar Aang, The Last Air Bender</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/avatar-aang-the-last-air-bender/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/avatar-aang-the-last-air-bender/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 05:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Kartun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/avatar-aang-the-last-air-bender/</guid>
		<description><![CDATA[Umur setengah baya masih suka nonton film kartun? Ya itulah saya. Udah kepala tiga seperti ini masih sering terpaku di depan TV atau layar komputer untuk menonton film kartun baik bersama anak-anak maupun sendirian. Suka sih. Dari yang lucu sampai yang seru.
Walt Disney masih jadi kegemaran apalagi dengan film-film barunya yang ngga cuma mickey dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Umur setengah baya masih suka nonton film kartun? Ya itulah saya. Udah kepala tiga seperti ini masih sering terpaku di depan TV atau layar komputer untuk menonton film kartun baik bersama anak-anak maupun sendirian. Suka sih. Dari yang lucu sampai yang seru.</p>
<p>Walt Disney masih jadi kegemaran apalagi dengan film-film barunya yang ngga cuma mickey dan donald aja. Ditambah lagi sekarang ada nickleodeon, dari mulai spongebob, dhany phantom, jimmy neutron, dan yang sekarang sudah nonton sampai akhir adalah Avatar Aang, The Last Air Bender.</p>
<p>Kalau nonton di TV perasaan film Avatar ini ngga habis-habis deh. Kalau udah mau episode belakang sama stasiun TV sering diputar ulang lagi dari awal. Kayak ngga habis-habis aja. Tapi untungnya ada internet yang memungkinkan kita nonton film Avatar tanpa harus menunggu siaran ulang di TV.</p>
<p>Cerita menjelang terakhir adalah perubahan Zuko yang tadinya terobsesi ingin mengejar Aang malah berteman dan menjadi guru fire bending buat Avatar. Jadi musuh besar kelompoknya Avatar tinggal Azula, adiknya Zuko, dan fire lord.</p>
<p>Di film terakhir yang panjangnya hampir satu jam diceritakan kalau kedatangan komet souzin tinggal tiga hari lagi sedangkan Aang belum siap untuk menghadapi fire lord. Teman-temannya sudah mendesak agar Aang bersiap tapi dia belum juga sreg dengan peranan dia yang harus membunuh fire lord. Sebagai seorang biksu dia diajari untuk tidak membunuh dengan alasan apapun.</p>
<p>Karena merasa tertekan, Aang pergi ke sebuah pulau meninggalkan teman-temannya. Sementara itu teman-temannya pergi ke kelompok white lotus yang dipimpin paman Zuko untuk membebaskan earth nation dari fire nation. Mereka bersiap untuk menghalangi fire nation dari menghancurkan earth nation dan juga mengambil alih tahta fire nation dari Azula. Fire lord sendiri pergi untuk membakar habis earth nation dari skuadron pesawat terbang.</p>
<p>Aang yang berada di pulau bergerak sangat bimbang dan meminta pendapat arwah-arwah Avatar lainnya tentang cara yang harus diambil saat menghadapi fire lord. Semua orang termasuk arwah Avatar menghendaki agar Aang membunuh fire lord. Aang akhirnya tertidur dengan perasaan sedih.</p>
<p>Ketika terbangun dia heran kenapa pulau itu bergerak. Setelah diselidiki ternyata pulau itu adalah penyu harimau raksasa yang mengajarkan Aang suatu ilmu rahasia untuk mengalahkan fire lord. Aang dibawa ke earth kingdom untuk menunggu kedatangan fire lord setelah diajari ilmu rahasia tersebut.</p>
<p>Pada saat yang bersamaan paman Zuko dengan bantuan Bumi dan kawan lainnya sedang menghancurkan kendaraan perang fire nation di earth kingdom. Zuko dan Kitara sibuk mengalahkan Azula. Suko dan Tuck menghancurkan armada pesawat pembakar fire nation. Ketika komet datang memang fire lord berniat untuk membakar habis earth kingdom.</p>
<p>Anyway niat fire lord dihalangi oleh Aang yang seterusnya berhadapan satu lawan satu. Fire lord hanya mengandalkan kemampuan fire bendingnya tapi ternyata sangat menyulitkan Aang. Pada satu saat Aang memiliki kesempatan untuk membunuh fire lord. Saat itu fire lord melancarkan serangan petir ke arah Aang tapi berhasil ditangkap dan akan dikembalikan kepada fire lord. Sayangnya Aang merasa tidak benar kalau membunuh fire lord sehingga melepaskan petir itu ke arah lain begitu saja.</p>
<p>Akhirnya Aang keteteran dan mendapatkan serangan telak yang mengakibatkan punggungnya tertusuk batu. Ternyata tusukan batu itu malah mengaktifkan Avatar State si Aang. Kekuatan Aang jadi bertambah besar dan kemampuan mengendalikan ke empat unsur utama: tanah, api, angin, dan air menjadi sangat hebat. Sekarang gantian si fire lord yang keteteran dan berhasil ditaklukkan Aang. Pada saat fire lord hampir terbunuh Aang melepaskan fire lord lagi. Fire lord menyerang Aang dari belakang tapi berhasil dielakkan oleh Aang dan dia mulai menggunakan ilmu yang dipelajari dari kura-kura ninja, eh penyu harimau raksasa untuk melepaskan kemampuan fire bending fire lord. Akhirnya fire lord berhasil dikalahkan tanpa perlu dibunuh.</p>
<p>Zuko berhasil mengambil alih tahta dari Azula dan mengembalikan perdamaian di dunia dengan menyatakan perang berakhir. Semua hidup bahagia dengan keadaan baru ini. Gitu deh ceritanya. Maaf kalau membuat jalan ceritanya jadi spoiled buat yang belum menontonnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/avatar-aang-the-last-air-bender/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bacaan Favorit</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/bacaan-favorit/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/bacaan-favorit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 05:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Baca Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/bacaan-favorit/</guid>
		<description><![CDATA[Semasa saya masih sangat-sangat muda dulu ada beberapa bacaan yang menjadi favorit. Pertama kali saya senang membaca lembaran bergambar dari koran Pos Kota. Saat itu lemberbar Pos Kota sangat banyak jumlah halaman dan tokoh ceritanya. Satu lembar penuh atau empat halaman dipakai untuk kartun-kartun baik yang cerita selewat ataupun bersambung.
Tokoh-tokohnya cukup terkenal seperti Ali Oncom [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semasa saya masih sangat-sangat muda dulu ada beberapa bacaan yang menjadi favorit. Pertama kali saya senang membaca lembaran bergambar dari koran Pos Kota. Saat itu lemberbar Pos Kota sangat banyak jumlah halaman dan tokoh ceritanya. Satu lembar penuh atau empat halaman dipakai untuk kartun-kartun baik yang cerita selewat ataupun bersambung.</p>
<p>Tokoh-tokohnya cukup terkenal seperti Ali Oncom yang pernah difilmkan, Doyok yang juga dipakai nama pelawak, dan Dakocan yang sering jadi bahan ejekan. Saya ingat sering membacanya dengan seorang sahabat kecil saya, Heri Purwanto. Dia adalah teman sekelas saya yang kebetulan rumahnya satu arah dengan saya. Jadi setiap pulang sekolah kami pergi dulu ke rumah saya untuk membaca lembergar dan kemudian baru pulang setelah selesai membacanya.</p>
<p>Selain berlangganan koran, saya juga berlangganan majalah Bobo. Dalam majalah ini saya ingat tokoh-tokoh selain Bobo yaitu Bona, Si Sirik dan Juwita, Husein, dan tak lupa Pak Janggut. Yang paling saya suka tentu Pak Janggut karena cerita serunya tentang petualangan kantong ajaib. Jangan-jangan Doraemon juga terinspirasi oleh cerita Pak Janggut ini ya. Kantong ajaib yang bisa mengeluarkan barang-barang disaat yang diperlukan.</p>
<p>All time favourite comic juga ngga ketinggalan. Superman. He he he. Sayangnya karena keuangan terbatas, maka saya baru bisa beli komik Superman setelah saya terima raport kenaikan kelas. Setahun sekali bo belinya, itupun kalau jadi juara satu. Kasian deh saya hehehe. Selain komik Superman tentu saja saya juga suka komik Batman. Pahlawan luar negeri semua ya? Ngga juga sih, karena saya juga senang kalo dibelikan komik Mahabharata karangan RA Kosasih.</p>
<p>Bicara mengenai komik, saat saya kelas 4 dan 5 adalah saat-saat saya memuaskan dahaga komik. Terutama tentunya komik Indonesia. Ada seorang tetangga yang menyewakan komik-komik cerita silat. Kalau sudah sewa buku ini, wah bisa seharian saya di tempat penyewaan. Soalnya seru sih. Tokoh yang masih saya ingat adalah serial Jaka Sembung, si Buta dari Goa Hantu, dan Pahlawan dari Kandang Haur.</p>
<p>Buku non gambar yang saya suka saat SD adalah cerita Lima Sekawan. Saya ada dua buah buku Lima Sekawan. Maklum lagi-lagi masalah uang yang menghambat saya mengkoleksi mereka. Sudah cukup deh baca dari buku pinjaman teman. Yang saya ingat, Lima Sekawan ini selalu tidak melupakan makan-makan selama petualangan mereka. Atau jangan-jangan semua buku karangan Enid Blyton memang selalu memasukkan makanan sebagai menu utama bacaan hehehe.</p>
<p>Setelah SMP saya bosan juga baca tentang makanan di Lima Sekawan. Selera berubah ke cerita Trio Detektif. Saat itu saya sudah bisa pergi ke Gramedia sendiri. Jaman itu buku di Gramedia belum dibungkusin seperti sekarang. Jadi saya sering pergi ke Gramedia hanya untuk membaca buku-buku Trio Detektif ditambah lagi buku komik Spiderman.</p>
<p>Lepas SMA bosan juga dengan model trio detektif. Buku bacaannya berubah menjadi Serlock Holmes dan si sel abu-abu, Poirot. Tapi ngga lama karena mulai banyak buku manga masuk ke Indonesia. Saya ingat pernah ngendon di Gramedia sampai tinggal motor saya sendiri di tempat parkir. Kayaknya tukang parkir sebel juga nungguin saya selesai baca manga seperti Dragon Ball, Kungfu Boy, dan Boy Action. Kadang kalo baca buku komik suka ngga sadar ada di mana. Pernah saya tertawa terbahak-bahak sendiri gara-gara membaca buku Boy Action di Gramedia.</p>
<p>Sekarang dijaman internet majalah dan komik sudah banyak tersedia di internet. Kalo lagi pengen baca ya bisa lama juga di depan komputer ngeklik manga macam bleach. Heran nih manga, ngga abis-abis kayak sinetron Indonesia. Tapi masih seru sih walaupun udah mulai bosan koq jagoannya ngga pernah kalah lagi sekarang.</p>
<p>Kalo istri saya sempat &#8220;tertipu&#8221; oleh buku Mallory Towers sampai-sampai nekat sekolah asrama di tempat yang jauh dari orang tua karena terkagum-kagum dengan cerita Mallory Towers. Padahal mah, ya gitu-gitu aja deh sekolah asrama di Indonesia, heheheh.</p>
<p>Lalu apa bacaan favorit anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/bacaan-favorit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Waris Jari Hantu</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/waris-jari-hantu/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/waris-jari-hantu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 02:23:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>

		<category><![CDATA[Klenik]]></category>

		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/waris-jari-hantu/</guid>
		<description><![CDATA[Aktivitas klenik tidak hanya dikenal di Indonesia. Negara lain juga mengenalnya dengan nama yang berbeda. Salah satu contohnya adalah Voodoo yang terkenal di Afrika dan Amerika. Di Malaysia yang cukup kental ajaran agama Islamnya juga ada kegiatan klenik. Bahkan beberapa kegiatan klenik ini sudah dibuat filmnya. Kalau melihat filmnya saya bisa menebak sebenarnya kegiatan klenik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aktivitas klenik tidak hanya dikenal di Indonesia. Negara lain juga mengenalnya dengan nama yang berbeda. Salah satu contohnya adalah Voodoo yang terkenal di Afrika dan Amerika. Di Malaysia yang cukup kental ajaran agama Islamnya juga ada kegiatan klenik. Bahkan beberapa kegiatan klenik ini sudah dibuat filmnya. Kalau melihat filmnya saya bisa menebak sebenarnya kegiatan klenik untuk ras Melayu ini dibawa dari Indonesia. Ras Cina dan India tentu punya kegiatan klenik sendiri yang saya baru tahu satu saja, yaitu nasi kangkang yang membuat orang lain seperti dicucuk hidungnya setelah makan nasi yang dikangkangi ini.</p>
<p>Untuk ras Melayu, dikenal nama-nama seperti susuk, santet, dan ngelmu macan. Film yang sudah beredar misalnya Pontianak bercerita tentang ilmu yang merubah seseorang menjadi semacam makhluk berbadan bolong. Susuk juga sama seperti Indonesia yang bercerita tentang kemampuan membuat seseorang terlihat cantik atau menarik. Film yang sudah saya tonton dari awal sampai akhir adalah Waris Jari Hantu, yang bercerita tentang orang yang memiliki ilmu harimau.</p>
<p>Pada awalnya saya pikir ini macam ilmu khusus dari Malaysia. Tapi mendengar dialog pelakonnya, ilmu ini nampaknya datang dari tanah Minang. Pengamal ilmu ini mampu menyembuhkan penyakit orang seperti tulang patah, sakit kanker, dan lain-lain dengan hanya memakai kulit harimau atau jilatan lidah. Sebenarnya terdengar seperti sesuatu yang mustahil, tapi kemungkinan ilmu ini benar ada dan benar-benar bisa menyembuhkan penyakit.</p>
<p>Tetapi, ada suatu konsekuensi yang diterima si pengamal ilmu ini. Misalnya menurut cerita orang pengamal ilmu ini bisa menyembuhkan penyakit orang tetapi tidak akan bisa menyembuhkan penyakit keluarganya sendiri seperti istri, ortu, atau anak. Biasanya hidupnya juga tidak pernah berkecukupan. Mereka hidup miskin dengan penghasilan utamanya adalah bayaran dari orang-orang yang disembuhkan. Entah kenapa, mungkin karena pantangan.</p>
<p>Tidak semua pengamal ilmu seperti itu menjadi miskin. Saya juga pernah lihat di TV Indonesia bagaimana mewahnya hidup seorang ahli spiritual yang bergelar Ki. Tanah luas, rumah besar, mobil mewah, dan lain-lain tanda kekayaan. Tapi kayaknya itu cuma kasus kecil saja. Kebanyakan pengamal elmu seperti itu hidupnya tidaknya berkecukupan.</p>
<p>Selain itu pengamal ilmu seperti itu biasanya susah meninggal. Meskipun sudah sakit sangat keras, tidak juga meninggal-meninggal sampai ilmunya itu dilepaskan. Ilmu tidak bisa dilepaskan begitu saja. Kadang harus ada pewaris yang memiliki kriteria tertentu. Misalnya harus keturunan langsung dan berjenis kelamin tertentu. Di film waris jaris hantu memang diharuskan pewaris ilmu itu harus perempuan. Belum tentu orang yang akan diwarisi ilmu itu mau. Kadang ada yang memaksakan mewariskan kepada seseorang tanpa sepengetahuan orang tersebut. Jadilah orang itu terkungkung oleh pantangan-pantangan dan konsekuensi yang sebenarnya tidak dia inginkan.</p>
<p>Bagaimana membersihkan diri dari hal-hal semacam ini? Saya juga tidak tahu. Menurut teman yang tahu, katanya hal tersebut adalah sunatullah. Kenapa? Itu sebenarnya perbuatan jin yang jahat. Jin jahat, keturunan iblis memang sudah bersumpah untuk hidup di dunia menggoda manusia. Ilmu-ilmu semacam itu jadi godaan yang sangat menggiurkan untuk manusia. Bayangkan, bisa jadi kebal bisa meloncat tinggi, dan lain sebagainya.</p>
<p>Pada jaman dulu, memang ilmu seperti itu sangat diperlukan. Misalnya saja, kalau dipikir-pikir bagaimana mungkin dengan hanya bersenjatakan bambu runcing bisa mengalahkan senjata api? Bagaimana bisa mengalahkan terjangan peluru panas? Bagaimana bisa membuka lahan pertanian yang luas? Dan pekerjaan lainnya yang kalau dikerjakan oleh tenaga manusia biasa tidak mungkin terjadi. Tapi jaman sekarang apa ya manfaatnya? Tidak ada peperangan bambu runcing dengan peluru, tidak perlu lagi membuka lahan luas untuk pertanian, dan lain sebagainya.</p>
<p>Lebih baik kita hidup sebagai manusia biasa saja. Hidup dengan hanya bersandarkan diri kepada Allah. Minta rejeki kepada Allah, minta perlindungan kepada Allah, minta kesehatan kepada Allah. Mudah-mudahan kita selalu dijauhkan dari hal-hal yang sedemikian supaya hidup kita bisa lebih bahagia. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/10/waris-jari-hantu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cedera Jiwa</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/cedera-jiwa/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/cedera-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 05:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[hacked]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah baca buku dari Jeffrey Lang, tentang perjuangannya mencari kebenaran dan mempertahankan kebenaran. Betapa dia melihat kawan-kawan yang dulu bersama mencari ternyata tidak bisa mempertahankan kebenaran yang mereka dapatkan. Orang-orang yang dulunya bersemangat sekali ketika baru masuk Islam sampai mengganti nama-nama mereka dengan bahasa arab, ternyata keluar lagi dari Islam termasuk embel-embel sakit hati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah baca buku dari Jeffrey Lang, tentang perjuangannya mencari kebenaran dan mempertahankan kebenaran. Betapa dia melihat kawan-kawan yang dulu bersama mencari ternyata tidak bisa mempertahankan kebenaran yang mereka dapatkan. Orang-orang yang dulunya bersemangat sekali ketika baru masuk Islam sampai mengganti nama-nama mereka dengan bahasa arab, ternyata keluar lagi dari Islam termasuk embel-embel sakit hati mereka terhadap Islam.</p>
<p>Saya juga pernah berkawan dengan orang-orang yang pingin belajar Islam sungguh-sungguh. Mereka akhirnya masuk dalam sistem Negara Islam Indonesia dan mengikuti apapun yang menjadi tugas dari &#8220;atasan&#8221;. Termasuk diantaranya mengumpulkan uang untuk &#8220;perjuangan&#8221;. Banyak cara yang ditempuh, dari menjual barang sendiri sampai menjual barang orang lain. Keblinger dalam mencari Islam, tapi alhamdulillah mereka tersadarkan dan keluar dari sistem itu.</p>
<p>Dan sekarang ada lagi orang keblinger dengan ajaran Islam, bahkan memakai cara apapun untuk menyebarkan agama Islam. Termasuk mengambil alih blog teman saya,<a href="http://www.sawali.info"> Pak Sawali</a>, untuk menyebarkan ilmu mereka. Mereka mungkin belum membaca blog dari teman saya yang lain, Bang Aip Top, yang tersadar dari kelalaian memberikan pelatihan komputer di Masjid dengan software bajakan. Apa bisa berdakwah dengan memakai cara yang salah? Di bulan puasa bukannya berdakwah dengan cara yang indah, malah merusak rumah orang lain.</p>
<p> </p>
<div id="attachment_228" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.schoolofuniverse.com/home01/wp-content/uploads/2008/09/hacked.jpg"><img class="size-medium wp-image-228" title="P Sawali Kena Hack" src="http://www.schoolofuniverse.com/home01/wp-content/uploads/2008/09/hacked-300x236.jpg" alt="P Sawali Kena Hack" width="300" height="236" /></a><p class="wp-caption-text">P Sawali Kena Hack</p></div>
<p>Mereka ngga tau apa, kalo masuk rumah orang tanpa permisi itu berdosa. Memakai barang milik orang lain tanpa izin itu juga dosa. Ngintip rumah orang juga dosa. Lalu mereka berharap dakwah mereka menghasilkan pahala dari perbuatan dosa? Ngga mungkin. Yang mungkin adalah mereka terkena cedera jiwa.</p>
<p>Mudah-mudahan websitenya P Sawali segera pulih. Hati-hati pak, ini bisa ada kebocoran di DH, atau .info yang katanya mudah dimasuki. Mudah-mudahan punya saya tidak terkena hal yang sedemikian.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/cedera-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Ide Anda Untuk Indonesia Bangkit?</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/apa-ide-anda-untuk-indonesia-bangkit/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/apa-ide-anda-untuk-indonesia-bangkit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 09:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kebaikan]]></category>

		<category><![CDATA[Kesejahteraan]]></category>

		<category><![CDATA[bangkit]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Udah deh diselesaikan saja dulu bertengkarnya. Kalau memang punya ide untuk kebangkitan Indonesia, coba kirimkan ke google melalui website ini:
http://www.project10tothe100.com/
Google akan mengeluarkan uang sebesar 10 juta dollar US untuk membiayai ide yang anda berikan menjadi kenyataan. Ide itu haruslah sesuatu yang dapat membantu sebanyak mungkin orang. Membantu di bidang apa? Ada dibidang budaya, energi, pendidikan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah deh diselesaikan saja dulu bertengkarnya. Kalau memang punya ide untuk kebangkitan Indonesia, coba kirimkan ke google melalui website ini:</p>
<p><a href="http://www.project10tothe100.com/index.html">http://www.project10tothe100.com/</a></p>
<p>Google akan mengeluarkan uang sebesar 10 juta dollar US untuk membiayai ide yang anda berikan menjadi kenyataan. Ide itu haruslah sesuatu yang dapat membantu sebanyak mungkin orang. Membantu di bidang apa? Ada dibidang budaya, energi, pendidikan, menolong diri sendiri dan orang lain, tempat tinggal, lingkungan, peluang, dan lainnya. </p>
<p>Ini terjemahan dari <a href="http://www.project10tothe100.com/how_it_works.html">http://www.project10tothe100.com/how_it_works.html</a></p>
<h2>Bagaimana Cara Kerjanya</h2>
<p>Project 10<sup>100</sup> (diucapkan &#8220;Project 10 to the 100th&#8221;) adalah sebuah panggilan untuk ide-ide yang dapat mengubah dunia dengan menolong sebanyak mungkin orang. Begini nih cara joinnya:</p>
<p><span class="blacktitle">1. Kirimkan ide anda sebelum tanggal 20 Oktober 2008.</span></p>
<p><span class="blacktitle">Isi formulir <a href="http://www.project10tothe100.com/submit_your_idea.html">pengiriman</a> ide anda. Anda dapat menambahkan proposal ide anda dengan video sepanjang 30 detik.</span></p>
<p>2. Voting terhadap ide-ide akan dimulai 27 Januari 2009.</p>
<p>Kami akan menerbitkan seleksi dari ratusan ide dan akan meminta anda, publik, untuk memilih dua puluh semi finalis. Lalu  dewan penasihat akan memilih lima ide final.  <a href="http://www.project10tothe100.com/reminder.html">Kirimkan saya pengingat untuk memilih.</a></p>
<p><span class="blacktitle">3. Kami akan menolong ide-ide ini menjadi kenyataan.  </span></p>
<p>Kami berkomitmen untuk memberikan 10juta dolar untuk mengimplementasikan proyek tersebut, dan tujuan kami adalah untuk menolong sebanyak mungkin orang yang bisa kami tolong.  Jadi ingatlah, uang bisa menjadi batu loncatan tapi idelah yang penting.</p>
<p>Semoga beruntung, dan orang yang menolong lebih banyaklah yang akan menang.</p>
<div class="g-button g-button-wide">
<div><span><span><a href="http://www.project10tothe100.com/submit_your_idea.html">Kirimkan ide anda</a></span></span></div>
<p class="sub">Ingat, deadline <br />
October 20th, 2008</p>
</div>
<h2>Panduan</h2>
<p>Tujuan kami adalah memberikan sesedikit mungkin aturan. Tapi kami minta agar anda menempatkan ide anda pada kategori-kategiri berikut dan perhatikan kriteria penilaiannya di bagian bawah.</p>
<p><span class="title">Kategorie:</span></p>
<ul class="categories">
<li class="community"><strong>Community/Komunitas:</strong> Bagaimana kita dapat menghubungkan orang, membangun komunitas, dan melindungi budaya yang unik?</li>
<li class="opportunity"><strong>Opportunity/Kesempatan:</strong> Bagaimana caranya kita dapat menolong orang agar mereka dapat menafkahi diri mereka sendiri dan keluarganya.</li>
<li class="energy"><strong>Energy/Energi:</strong> Bagaimana kita dapat menggerakkan dunia ini ke arah energi yang aman, bersih, dan murah?</li>
<li class="environment"><strong>Environment/Lingkungan:</strong> Bagaimana kita dapat mempromosikan ekosistem global yang bersih dan berkesinambungan?</li>
<li class="health"><strong>Health/Kesehatan:</strong> Bagaimana kita menolong orang mendapatkan hidup yang sehat dan lebih lama?</li>
<li class="education"><strong>Education/Pendidikan:</strong> Bagaimana kita dapat menolong orang mendapatkan akses kepada pendidikan yang lebih baik?</li>
<li class="shelter"><strong>Shelter/Tempat Berlindung:</strong> Bagaimana kita bisa menolong memastikan setiap orang memiliki tempat yang aman untuk tinggal?</li>
<li class="else"><strong>Everything else/DLL:</strong> Kadang kala ide terbaik tidak masuk di kategori manapun.</li>
</ul>
<p><span class="title">Kriteria:</span></p>
<ul class="flush">
<li>Reach/Jangkauan: Berapa banyak orang yang akan terpengaruh oleh ide ini?</li>
<li>Depth/Kedalaman: Berapa dalam impaknya? Seberapa penting kebutuhannya?</li>
<li>Attainability/Keberjangkauan: Dapatkan ide ini diimplementasikan dalam setahun atau dua tahun?</li>
<li>Efficiency/Efisiensi: Seberapa sederhana dan efektif ongkoskah ide anda?</li>
<li>Longevity/Kelamaan: Berapa lama impak dari ide anda akan terasa? </li>
</ul>
<div>Udah siap? Yak kirimkan saja. Mudah-mudahan kalo di implementasikan di Indonesia bisa membantu Indonesia bangkit. </div>
<div>Ayo buruan ikutan. Sebarin ya ke yang lain.</div>
<div></div>
<div>Tambahan untuk pengiriman ide, ada pertanyaan ini:</div>
<div>1. Satu kalimat apa yang sangat baik menjelaskan ide anda (max 150 karakter)</div>
<div>2. Jelaskan ide anda lebih dalam (max 300 kata)</div>
<div>3. Masalah atau isu apa yang dituju oleh ide anda (max 150 kata)</div>
<div>4. Jika ide anda menjadi kenyataan, siapa yang akan meraih keuntungan dan bagaimana? (max 150 kata)</div>
<div>5. Apa langkah pertama agar ide ini bisa diimplementasikan? (max 150 kata)</div>
<div>6. Jelaskan outcome optimal ketika ide anda dipilih dan diimplementasikan. Bagaimana cara mengukurnya? (max 150 kata)</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/apa-ide-anda-untuk-indonesia-bangkit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Uang Lebaran</title>
		<link>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/uang-lebaran/</link>
		<comments>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/uang-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 09:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Healthy Wealthy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/uang-lebaran/</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu masih dibawah umur, Lebaran adalah salah satu kegiatan yang dinanti untuk menambah pundi-pundi uang. Sebagai anak-anak, tentu saja senang kalau bertamu ke rumah orang terus dikasih uang. Dulu sewaktu beli semangkuk bakso masih seharga seratus rupiah, dari kegiatan lebaran saya bisa mengumpulkan 20ribu rupiah. Bisa buat dua ratus mangkuk bakso tuh.
Biasanya sih, uang lebaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu masih dibawah umur, Lebaran adalah salah satu kegiatan yang dinanti untuk menambah pundi-pundi uang. Sebagai anak-anak, tentu saja senang kalau bertamu ke rumah orang terus dikasih uang. Dulu sewaktu beli semangkuk bakso masih seharga seratus rupiah, dari kegiatan lebaran saya bisa mengumpulkan 20ribu rupiah. Bisa buat dua ratus mangkuk bakso tuh.</p>
<p>Biasanya sih, uang lebaran dikasihkan lagi ke orangtua untuk ditabungkan. Paling-paling sehabis beli satu - dua mainan sisanya ngga akan dipakai jajan lagi. Paling besar jajanan yang menghabiskan uang lebaran adalah ketika pengen beli radio. Waktu itu saya hanya punya radio AM genggam. Ada satu stasion radio favorit, Radio Suara Kejayaan, yang pindah dari AM ke FM. Wah merananya ngga bisa dengerin lawakan Bagito selama berminggu-minggu. Padahal ada acara lawak yang dibikin serial akhirnya ketinggalan jauh. Jadi begitu terkumpul uang dari lebaran langsung dibelikan radio FM.</p>
<p>Setelah SMA sudah makin sedikit orang yang ngasih. Apalagi pas sudah kuliah, hampir ga ada deh. Jangankan orang lain, orang tua aja udah ngga ngasih lagi hehehe. Beda katanya. Dulu mah dikasih uang agak gede pas lebaran karena sehari-hari juga dibatasi uang jajannya. Pas kuliah kan dikasih uang gede buat sehari-hari, masa masih mau minta lagi.</p>
<p>Sekarang sudah berkeluarga, bekerja, dan punya anak-anak. Harus siap-siap nih membagi-bagikan uang lebaran. Untungnya belum ada keponakan jadi masih bisa menarik nafas lega setidaknya 5 tahun ke depan hehehe. Anak-anak saya nih sekarang sudah bisa nagih uang lebaran. Kasihan juga lebaran di luar negeri terbatas sekali uang lebarannya cuma dari ortu.</p>
<p>Uang lebaran juga jadi tradisi di Malaysia sini. Bedanya di sini macam angpow gitulah, dikasih amplop kecil warna-warni. Kalo di Indonesia saya cuma bisa berharap dari keluarga saja dapat uang lebarannya. Di sini koq ya aneh, anak-anak sengaja berkunjung rumah-rumah orang bahkan yang tidak dikenal supaya bisa dapat uang lebaran. Kawan saya orang Indonesia, ngga tau tentang uang lebaran ini. Pas ada yang datang, eh ditagih uang raya. Ngasih agak gede, terus disebarin ke teman-teman yang lain. Akhirnya rame juga anak-anak yang datang ke rumah dia. Padahal ngga ada satupun yang kenal hehehe.</p>
<p>Uang lebaran buat yang sudah besar juga ada. Namanya THR. Kalo yang kerja di swasta sih enak, dapat THRnya bisa berkali-kali gaji. Kami ini yang PNS kadang ngga dapat THR. Kalaupun dapat paling 10-20% gaji. Itu juga alhamdulillah masih dapat. Sekarang saya sedang tidak bekerja, ya ngga dapat THR deh. Ngga apa, mudah-mudahan rejekinya cukup meskipun ngga dapat THR. Siapa tahun THRnya diakumulasi nanti pas balik ke Indonesia.</p>
<p>Aaamiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.schoolofuniverse.com/2008/09/uang-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
