Entries RSS Comments RSS

Posts Tagged ‘Baca Buku’

Bacaan Favorit

Sunday, October 19th, 2008

Semasa saya masih sangat-sangat muda dulu ada beberapa bacaan yang menjadi favorit. Pertama kali saya senang membaca lembaran bergambar dari koran Pos Kota. Saat itu lemberbar Pos Kota sangat banyak jumlah halaman dan tokoh ceritanya. Satu lembar penuh atau empat halaman dipakai untuk kartun-kartun baik yang cerita selewat ataupun bersambung.

Tokoh-tokohnya cukup terkenal seperti Ali Oncom yang pernah difilmkan, Doyok yang juga dipakai nama pelawak, dan Dakocan yang sering jadi bahan ejekan. Saya ingat sering membacanya dengan seorang sahabat kecil saya, Heri Purwanto. Dia adalah teman sekelas saya yang kebetulan rumahnya satu arah dengan saya. Jadi setiap pulang sekolah kami pergi dulu ke rumah saya untuk membaca lembergar dan kemudian baru pulang setelah selesai membacanya.

Selain berlangganan koran, saya juga berlangganan majalah Bobo. Dalam majalah ini saya ingat tokoh-tokoh selain Bobo yaitu Bona, Si Sirik dan Juwita, Husein, dan tak lupa Pak Janggut. Yang paling saya suka tentu Pak Janggut karena cerita serunya tentang petualangan kantong ajaib. Jangan-jangan Doraemon juga terinspirasi oleh cerita Pak Janggut ini ya. Kantong ajaib yang bisa mengeluarkan barang-barang disaat yang diperlukan.

All time favourite comic juga ngga ketinggalan. Superman. He he he. Sayangnya karena keuangan terbatas, maka saya baru bisa beli komik Superman setelah saya terima raport kenaikan kelas. Setahun sekali bo belinya, itupun kalau jadi juara satu. Kasian deh saya hehehe. Selain komik Superman tentu saja saya juga suka komik Batman. Pahlawan luar negeri semua ya? Ngga juga sih, karena saya juga senang kalo dibelikan komik Mahabharata karangan RA Kosasih.

Bicara mengenai komik, saat saya kelas 4 dan 5 adalah saat-saat saya memuaskan dahaga komik. Terutama tentunya komik Indonesia. Ada seorang tetangga yang menyewakan komik-komik cerita silat. Kalau sudah sewa buku ini, wah bisa seharian saya di tempat penyewaan. Soalnya seru sih. Tokoh yang masih saya ingat adalah serial Jaka Sembung, si Buta dari Goa Hantu, dan Pahlawan dari Kandang Haur.

Buku non gambar yang saya suka saat SD adalah cerita Lima Sekawan. Saya ada dua buah buku Lima Sekawan. Maklum lagi-lagi masalah uang yang menghambat saya mengkoleksi mereka. Sudah cukup deh baca dari buku pinjaman teman. Yang saya ingat, Lima Sekawan ini selalu tidak melupakan makan-makan selama petualangan mereka. Atau jangan-jangan semua buku karangan Enid Blyton memang selalu memasukkan makanan sebagai menu utama bacaan hehehe.

Setelah SMP saya bosan juga baca tentang makanan di Lima Sekawan. Selera berubah ke cerita Trio Detektif. Saat itu saya sudah bisa pergi ke Gramedia sendiri. Jaman itu buku di Gramedia belum dibungkusin seperti sekarang. Jadi saya sering pergi ke Gramedia hanya untuk membaca buku-buku Trio Detektif ditambah lagi buku komik Spiderman.

Lepas SMA bosan juga dengan model trio detektif. Buku bacaannya berubah menjadi Serlock Holmes dan si sel abu-abu, Poirot. Tapi ngga lama karena mulai banyak buku manga masuk ke Indonesia. Saya ingat pernah ngendon di Gramedia sampai tinggal motor saya sendiri di tempat parkir. Kayaknya tukang parkir sebel juga nungguin saya selesai baca manga seperti Dragon Ball, Kungfu Boy, dan Boy Action. Kadang kalo baca buku komik suka ngga sadar ada di mana. Pernah saya tertawa terbahak-bahak sendiri gara-gara membaca buku Boy Action di Gramedia.

Sekarang dijaman internet majalah dan komik sudah banyak tersedia di internet. Kalo lagi pengen baca ya bisa lama juga di depan komputer ngeklik manga macam bleach. Heran nih manga, ngga abis-abis kayak sinetron Indonesia. Tapi masih seru sih walaupun udah mulai bosan koq jagoannya ngga pernah kalah lagi sekarang.

Kalo istri saya sempat “tertipu” oleh buku Mallory Towers sampai-sampai nekat sekolah asrama di tempat yang jauh dari orang tua karena terkagum-kagum dengan cerita Mallory Towers. Padahal mah, ya gitu-gitu aja deh sekolah asrama di Indonesia, heheheh.

Lalu apa bacaan favorit anda?

  • Share/Bookmark