Hari ini, di Malaysia, terjadi pergantian pemimpin negara. Di negara federasi yang terdiri dari beberapa negeri (ada yang berupa kerajaan dan ada juga yang tidak), negara dipimpin oleh seorang Perdana Menteri. Pergantian dilakukan dari Tun Abdullah Badawi kepada Datuk Sri Najib Abdul Razak dengan perkenan dari Yang Di Pertuan Agong.
Jabatan perdana menteri yang disandang Pak Lah (panggilan akrab Abdullah Badawi) hanya sekitar 5-6 tahun saja. Termasuk salah satu yang tersingkat dalam sejarah perdana menteri di Malaysia. Jabatan ini dipegang sejak Tun Dr. Mahathir Muhammad mengundurkan diri di tahun 2003. Pak Lah juga digantikan sebagai perdana menteri setelah mengumumkan tidak berminat untuk dipilih pada pemilihan presiden UMNO, organisasi politik terbesar di Malaysia.
Berbeda dengan di Indonesia, pemimpin negara atau pemimpin daerah dipilih berdasarkan mayoritas kursi di wakil rakyat. Di sini setiap etnis memiliki partai yang akan mewakili di House of Representatif tingkat nasional dan daerah. Karena kuatnya pengaruh kaum dan tidak mungkin meraih mayoritas kursi, maka beberapa partai dari etnis-etnis tersebut akan bergabung. Misalnya di sini ada gabungan Barisan Nasional (BN) yang diikuti oleh UMNO (Melayu), MCA (Cina), MIC (India), dan beberapa partai minoritas seperti perwakilan orang Dayak di bagian timur Malaysia. Gabungan satu lagi sering dinamakan pembangkang yang dalam bahasa Indonesianya Oposisi (Opposition) yang dimotori oleh PKR (pimpinan Anwar Ibrahim), PAS (Islam), DAP (Cina) dan beberapa partai lainnya. Bila satu kumpulan memiliki mayoritas di suatu daerah maka dia berhak untuk mengajukan nama calon pemimpin daerah tersebut. Misalnya seperti nama calon Gubernur atau Presiden di Indonesia.
Calon yang diajukan itu akan dipilih kemudian oleh raja di negeri bersangkutan (kalau yang punya raja). Kadang antara nama orang yang dicalonkan atau dibeking kuat oleh partai dengan yang dipilih raja bisa berbeda seperti kasus yang terjadi di negeri Terengganu beberapa waktu lalu. Anyway by the way, selamat jalan Pak Lah dan selamat bekerja Datuk Seri Najib.
Indonesia juga sebentar lagi mau milih-milih nih. Tanggal 9 April, jangan lupa nyontreng ya. Pilih wakil rakyat terbaik yang bisa membawa kesejahteraan buat rakyat Indonesia. Udah bosen kan hidup susah.