Wednesday, April 15, 2020

Jurus Hidup Penuh Hoki


Pernah gak sih kita ngasih seseorang tapi malah disinisi yang dikasih? Klo itu terjadi, hati-hati, tanda kita belum dekat dengan Gusti Allah. Ini mungkin level di bawah “nolong malah ditodong” tapi di atas “nolong dikasih kemudahan”. Ujian untuk bersabar kayak lakon TANK yang sering dibego-begoin karena mati terus.
.
Cara buat perbaiki itu ya dengan sempatkan waktu seminggu sekali untuk uzlah atau menyepi. Sendirian di satu tempat, seukuran sajadah minimal, tanpa pegang hape, baca buku, atau sejenisnya. Murni hanya diam saja. Klo gak bisa diam ya diisi dengan wirid biar gak ketiduran. Momen ini diisi untuk muhasabah atau introspeksi diri.
.
Proses temui ketenangan dan anteng alias diam ini harus bersifat sukarela. Klo gak mau, resikonya akan dipaksa oleh sunatullah atau hukum alam. Entah lewat sakit, ditipu, rugi, diputusin pacar pas lagi sange-sangenya, eh, sayang-sayangnya, sampai perkara lain yang bikin kita sakit hati. Momen pedih itu dihadirkan untuk sadarkan bahwa ada hal lain di luar kehidupan turuti keinginan kita.
.
Setelah bersemedi itu, langkah selanjutnya adalah merawat makhluk-Nya. Bisa tanaman, hewan peliharaan, sampai manusia yang diperjalankan temui kita. Entah penuhi kebutuhan hariannya, setidaknya standar jasad, makan, minum, dan istirahat, sampai sekadar berbagi kisah dan mau dengarkan masalah yang dialami kawan bicara.
.
Secara otomatis kebutuhan kita akan dipenuhi oleh-Nya. Seperti tanaman yang tak harapkan apapun, ia terus bersihkan polusi udara, dan diganjar hujan serta unsur hara dalam tanah. Maka gak usah takut akan berpisah dengan yang diberi tanggungjawab. Entah anak, istri, karyawan, sampai kerjaan. Gusti Allah akan beresi semua selama kita fokus perbaiki di sekitar.
.
Itu laku yang macho banget, seolah khusus buat pria. Ini karena cewek dicipta dengan kadar cinta yang dahsyat. Maka ketika di alam kelak akan lebih bertemu dengan Gusti Allah dengan syarat dan ketentuan berlaku, sih. Itu kenapa di Quran tak disebut bidadara, karena puncak kebahagiaan bagi cewek adalah bertemu yang ia rindukan. Dalam hal ini ya Gusti Allah.
.
Jadi, gak usah kuatir klo Corona, atau wabah apapun paksa kita mengisolasi diri. Anggap saja itu bentuk Dia sadarkan manusia untuk luangkan waktu berpikir tentang kegiatan selain dunia kejar mimpi berbalut nafsu. Terutama agar berpikir tentang kematian dan hidup setelahnya. Bukan malah plesiran dengan alasan banyak tekanan pikiran.
.
Oleh Kapimoda Syanta.
Tim Ahli KOPOK (Kelompok Organisasi Pengamat Obrolan Korona)

0 comments:

Post a Comment