Wednesday, April 15, 2020

Obat Galau: Jadi Anak Singkong!


Gampang galau dan akhirnya lakuin hal jelek? Dalam definisi kawan-kawan di SurauKami, itu diistilahkan “mubal”. Endapan yang tiba-tiba ke atas semua, memperkeruh kebeningan. Hanya sebab sekali gerakan lembut, bubar semua itu ketenangan. Nah, banyak kan orang sekarang ini terserang kejadian begitu. Dulu ada istilah bad mood, terus bete, dan sekarang ini disingkat gabut.
.
Terapinya gampang klo menurut tradisi kuno. Salahsatunya ya hindari makan sesuatu yang tumbuhnya ada di atas tanah. Bisa padi, jagung, buah-buahan di atas, termasuk sayur-sayuran. Dikaji secara saintifik bisa saja ketemu ada kandungan apa saja yang berbeda antara yang dapat sinar matahari dan tidak. Klo secara filosofis kan gampang banget dicerna.
.
Namanya tumbuh di atas tentu akan kelihatan tiap prosesnya. Dari belum berbunga, lantas berbunga, ada hama atau tidaknya, berbuah kecil, lantas membesar dan siap panen. Tahapan itu mudah sekali dilihat mata dari kejauhan. Seperti eksistensi seseorang. Kadang, terlalu mempedulikan reputasi sampai halalkan segala cara, semisal menyemprot hama berlebihan hingga membungkus rapat si buah.
.
Lah, terus kelaparan dong menghindari makanan pokok mayoritas penduduk negeri tropis ini? Oh, tenang saja. Ada banyak asupan karbohidrat berat juga gampang ditemui di sini. Ada ketela, singkong, dan sejenisnya. Intinya yang ada di dalam tanah, tidak kelihatan, “ndelik”. Persis semut hitam berjalan di atas batu hitam, tengah malam pula. Gak kelihatan tapi ia ada dan membuat perubahan.
.
Mana yang lebih penting antara nongol di permukaan dan membenamkan diri dalam proses? Keduanya sama-sama baik. Cumaaaa, kembali ke potensi merusak seseorang. Ada yang dari sononya punya potensi narsis ya segera dibenamkan biar gak nantangin Firaun yang udah duluan narsis. Metode ini sebenarnya fokus pada mencegah potensi diri. Secara filosofis atau makna, persis seperti kenapa pakai kaos bertuliskan Suprim biar dikira kaya dan gaul.
.
Laku sangat sederhana sebagai obat galau kaum milineal. Untunglah sudah banyak bertebaran singkong keju atau olahan ketela yang sesuai selera anak muda masa kini. Tinggal tambahi topping aneh-aneh, dijamin klo jualan bisa laris manis tanjung kimpul. Udah gitu, gak gampan galau lagi.
.
Oleh Kapimoda Syanta.

0 comments:

Post a Comment